Monday, August 29, 2011

TIPS BUAT KAMERAMAN


Persiapan Kegiatan Lapangan


Persiapan yang matang dan sempurna akan menghindarkan kita dari kesalahan-kesalahan berupa pengulangan ambil gambar atau juga insiden akibat kejadian tak terduga. Tips ini berlaku buat semua yang harus berurusan dengan kamera, baik kameraman senior ataupun pemula.


1. Diskusikan dan prediksikan terlebih dahulu hal yang tidak terduga yang akan terjadi dengan team, tentang apa yang akan anda liput. 

2.Setting perlengkapan berikut cadangan, jika outddoor lengkapi dengan bag hacking…

3.Di TKP, searching sejenak obyek dan subyek serta engel dan kemungkinan-kemungkinan yg bias saja terjadi diluar teknik : Misal daun/ranting yg mungkin jatuh, burung/binatang liar yg mendadak melintas juga orang atau kendaraan yg mungkin mengganggu…

4.Merekamlah dengan selektif, jangan ada gambar mubazir ato goyang dan jangan pernah ragu2. Disiplinlah dengan star,stop dan record serta biasakan edit by kamera.

5.Diamlah ketika mengambil gambar (tutup mulut), karena audio membuat video menjadi tiga dimensi dan anda membutuhkan suara suasana sekitar

6.Jika harus mengarahkan obyek, jangan mengarahkan sambil merekam. Tapi arahkan dulu bila perlu memberi contoh baru rekamlah. Agar anda mendapat natural soundnya tanpa ada suaramu yang berisik

7.Tahan semua shoot antara 8 - 15 detik untuk mempermudah editing

8.Jangan mengulang gambar dengan obyek,komposisi dan angle yang sama.(pemborosan)..kecuali adegan salah …

9.Minimalis pergerakan kamera. Pergerakan kamera akan sangat indah jika dibarengi maksud dan motivasi. Contoh : panning untuk menunjukan luas bangunan

10.Mulailah dan akhirilah pergerakan kamera dengan still shoot 8 detik, untuk mempermudah editing

11.Merekamlah dalam sequence : wide shoot, medium, detail, variatif angle

12.Selalu gunakan tripod ketika merekam subyek yang diam

13.Selalu gunakan tripod ketika wawancara subyek yang sedang duduk

14.Jangan malas dekatilah obyek ketika mengambil gambar, minimalis zoom in karena gambar akan labil dan goyang

15.Jika subyek yang kamu wawancara melihat / sadar kamera, taruh dia tepat ditengah Close Up / Medium Close Up

16.Rubahlah angle dan perspektif seindah mungkin. Jangan perlakukan kamera seperti matamu

17.Jika subyek melihat reporter, eye level composition sangat bagus. Gunakan aturan "nose room" and " looking room" letakkan ujung hidungnya tepat di tengah kamera, jangan letakkan subyek di tengah dalam komposisi ini

18.Beritahu subyek supaya melihat reporter dan jangan pernah melihat kamera serta jangan membuat kontak mata selama merekam

19.Jika wawancara lebih dari satu subyek letakkan looking room yang berbeda antara satu subyek yang satu dengan yang lain

20.Sebagai gambar perkenalan ketika editing, rekamlah sequence perbincangan antara reporter dan subyek ( 5 - 8 angle ) 

21.Tebarlah pandangan jangan lengah waspadai setiap momen

22.Jadilah peramal dan prediksikan apa yang akan terjadi nanti

23.Untuk mendapat Depth Of Field yang sempurna, maksimalkan zoom in dan mainkan fokus

24.Buatlah sedikit efek untuk membuang kebosanan gambar. Change Focus antar satu subyek ke subyek yang lain, Efek Background menjauh / mendekat dari subyek : lakukan pergerakan track out sembari zoom in dan sebaliknya

25.Jangan ragu untuk mengambil gambar Extrem Close Up

26.Cobalah mengedit karena dengan begitu kamu akan tahu gambar apa yang mubazir dan mana yang kamu butuhkan


Sumber: (Germindo production) Gunawan Sejati

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.