Tuesday, September 20, 2011

Kapolri: Yang Ingin Berkarir, Silakan


Kapolri tidak menyebut spesifik bahwa pernyataannya itu ditujukan bagi Briptu Norman



Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo membuka pintu seluas-luasnya bagi seluruh anak buahnya yang ingin berkarir lebih maju. Kapolri menyampaikan pernyataan ini terkait rencana pengunduran diri Briptu Norman Kamaru, anggota Brimob Polda Gorontalo yang namanya mencuat karena video Chaiyya-chaiyya di Youtube.

"Intinya, siapa pun akan kami beri kesempatan berkarir jika itu lebih maju," kata Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo sebelum rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin 19 September 2011. 

Meski demikian, Kapolri tidak menyebut spesifik bahwa pernyataannya itu ditujukan bagi Briptu Norman Kamaru. Sebab meski Norman telah menyatakan akan mundur dari korp Brimob, hingga kini Kapolri belum menerima surat resminya. 

"Saya cek dulu. Kapolda belum laporan," kata mantan Kapolda Metro Jaya ini. Apakah Briptu Norman diizinkan keluar dari institusi Kepolisian RI? "Saya belum terima laporan, belum ada laporan," jawab Kapolri. 

Di Mabes Polri, Keluarga Briptu Norman Kamaru sudah tiba pukul 10.50 WIB. Mereka berniat mengantarkan surat dari anaknya kepada pimpinan polisi.

Mereka terdiri dari ayahnya Norman, Idris Kamaru, dan ibunya, Halima Marthinus, bersama dengan 6 sanak keluarga Norman lainnya. 

Sekadar diketahui, saat nama Norman mencuat, ia sempat diklaim oleh Polri menjadi ikon mereka dalam kemitraan kepada masyarakat. Namun belakangan pihak keluarga kecewa karena merasa Polri tidak menepati janjinya. Bahkan, syuting video klip Briptu Norman sempat dihentikan. (umi)
• VIVAnews                                 

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.