Thursday, September 15, 2011

Arifin Silet Kepalanya di Gedung KPK

Luka di Hati Lebih Pedih dari Luka di Kepala





Foto-foto Aksi Nekat Arifin Menyayat Kepala di Kantor…


Ini yang dilakukan seorang warga ketika hati dan jiwanya terluka. Luka itu lebih pedih dari sayatan yang dibuat secara sengaja terhadap kepalanya. Arifin menyilet kepalanya di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (15/9/2011). 

Arifin, aktivis anti korupsi dari Jogya menyilet kepalanya dengan sebuah pisau didepan para wartawan di dalam gedung KPK terkait kekecewaannya terhadap KPK yang tidak dapat memberantas korupsi di negara ini.

"Ini bentuk kekecewaan saya terhadap pemimpin negara yang sudah menzolimi rakyatnya. Ini juga sebagai bentuk kekecewaan saya yang teramat dalam terhadap kinerja KPk yang tidak tegas dalam menindak", teriak Arifin.

Haruskah  revolusi terhadap bangsa yang sudah semakin terpuruk ini digulirkan? Apakah revolusi total terhadap sistem negara ini yang semakin hari semakin terpuruk dapat memperbaiki semua yang terlanjur carut marut? 

Revolusi adalah harga yang terlalu mahal untuk menebus luka hati yang terlanjur bernanah dan bau amis darah.  Semoga bangsa ini tidak gelap mata dan berkaca pada sejarah.


Sumber:

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.