Saturday, October 22, 2011

Belajar dari Anakhon Hi Do Hamoraon Di Ahu


Anakhon hi do hamoraon di ahu (Anakku adalah Kekayaan Bagiku) - Nahum Situmorang


Kita adalah orang tua yang akan menanggung malu bila suatu saat di masa depan terbukti karena tercatat dalam sejarah keluarga telah membiarkan anak-anak tidak mendapat pendidikan yang tertinggi sehingga tertinggal dalam persaingan kehidupan.

Kita adalah orang tua yang paling tega membiarkan anak-anak di masa kini iri dengan semua yang dimiliki teman-teman sebaya sepermainannya, iri karena: kemapanan dan kenyamanan hidup, pasilitas pendidikan dan limpahan kasih sayang.

Kita adalah orang tua yang paling kejam dan korup karena memperkaya diri dengan kemewahan duniawi. Karerna mengabaikan kesadaran untuk hidup sederhana tanpa mobil mewah, jam tangan bermerek, seluler tercanggih dan penghamburan uang melalui asap tembakau.




Seharusnya kita adalah orang tua yang paling lantang berseru :

Anakhon hi do hamoraon di ahu (Anakku adalah Kekayaan Bagiku)!

Aku rela hidup miskin asal anak-anakku bisa sekolah setinggi-tingginya dan menikmati semua kemewahan seperti yang bisa dinikmati semua anak di dunia ini.

Puri Sunyi, 18 April 2011

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.