Thursday, October 20, 2011

INTERNET TUMPULKAN OTAK

SIHIR PELAJAR MENJADI MALAS DAN KETAGIHAN

Kemajuan teknologi, diwarnai munculnya Internet yang  membantu menjalankan segala aktivitas, termasuk di bidang pendidikan. Mahasiswa dan pelajar, merupakan orang-orang yang tidak lepas dari pemanpaatan Internet untuk kegiatan pembelajaran dan perkuliahannya. Namun seringkali, kemudahan Internet disalahgunakan dengan budaya copy paste yang semakin dianggap lumrah.

Kemudahan Internet membuat copy paste menjamur. Tugas-tugas kuliah bisa diselesaikan hanya dengan Googleling atau search di Internet lalu dipindahkan. Ajang pembodohan seperti ini membuat mahasiswa malas berpikir. Apalagi biasanya mahasiswa malas ke toko buku dan lebih mengutamakan Internet. Hanya mengetik atu kata dari data yang dicari, maka akan muncul jutaan hasil dari satu inti kata tersebut. Hal inilah yang disebut Internet mampu menumpulkan otak.

Banyak mahasiswa yang saat ini menjadikan Internet sebagai kebutuhan pokok, mulai dari menyelesaikan tugas-tugas kuliah dan hiburan. Tidak sedikit mahasiswa yang kehilangan kepercayaan diri bila harus mengandalkan otak utuk berpikir dalam rangka menyelesaikan tugas-tugas kuliah. Cara instan atau browsingpun menjadi satu-satunya jalan untuk ditempuh.

Harus diakui bahwa Internet turut membentuk cara berpikir dan bertindak. Kehadiran Internet seharusnya dapat dimanfaatkan dengan baik, bukan untuk disalah gunakan. Sudah banyak korban dari dampak Internet karena kurang mengetahui dampaknya. Sepantasnya  mahasiswa/pelajar tetap berpegang pada kode etik dalam mengutip tulisan, peninjauan ulang dan pencantuman sumber akan menghindari perbuatan plagiarisme.

Dibalik kesempurnaan Internet ternyata ada bahaya yang menyertainya bagi pengguna, yaitu pendangkalan otak. Saat saraf otak sudah diracuni Internet, maka otak menjadi pasif ketika diajak untuk berpikir kreatif. Kini saatnyalah kita membatasi diri sehingga bisa berinternet sehat, terlepas dari sihirnya yang membuat siapapun menjadi ketagihan dan sulit lepas dari ketergantungan Internet.

Link:

4 comments:

  1. Sebenarnya tergantung orangnya sih, kalo mereka punya cukup moral yang baik tidak akan copy paste dari internet. Tapi jika moral mereka kurang baik, pasti nyari copas deh. Padahal internet itu bisa memudahkan mencari referensi untuk tugas, bukan untuk copas tugas. :)

    ReplyDelete
  2. Tergantung dari sudut pandang mana anda melihatnya, saya juga sering mengerjakan tugas kuliah dengan copas dari internet tapi bukan asal sembarang copas karena saya harus melihat catatan kaki dari postingan tersebut apakah ada atau tidak. Selain itu banyak juga teman -teman saya yang copas dari internet namun ada dasarnya maksudnya kami mencari dan mengunduh ebook dari internet dan kami mencari bagian - bagian mana yang akan kami gunakan sebagai laporan. dalam hal ini ebook berarti adalah buku virtual sama seperti buku biasa namun berbentuk soft file. saya sendiri punya banyak ebook dengan jumlah halaman yang mencapai ratusan bahkan ribuan sebut saja ebook levine, harper, guyton dll semua berjumlah banyak dan sama dengan buku aslinya. semua ebook yang saya pakai untuk bahan membuat tugas tersebut juga saya dapat dari download di internet. jadi menurut saya, internet bukan menumpulkan otak saya tapi otak saya semakin berkembang karena mendapat tambahan materi dari ebook di internet. oh iya tambahan juga kenapa saya tidak membeli buku dan memilih untuk menggunakan ebook?? karena buku - buku luar negeri tersebut sangat sulit di cari di daerah saya, mangkanya dengan internet semua menjadi mudah.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. menggunakan internet memang ada kebaikan dan ada keburukannya mas dan semua kembali pada orang yang mnggunakannya...

    salam kenal
    jimmy Hartono
    http://telepongenggam-jimmy63.blogspot.com/
    kalau ada kesempatan mampir ya..

    ReplyDelete

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.