Wednesday, October 5, 2011

Kopi, Makin Panas Airnya Makin Nikmat Rasanya

Jadilah seperti biji kopi!



Suatu saat ketika kita berpikir tentang kehidupan, akan kita dapati bahwa hidup itu tidak mudah. Perlu seribu satu alasan dan dukungan untuk tetap hidup dan bertahan hidup. Semboyan berani mati, ternyata tidak sepenuhnya benar. Berani hidup, itu baru luar biasa.

Hidup tidak selalu mudah, tidak selalu menyenangkan dan kadang hidup demikian keras mendera.Semua terjadi tidak seperti yang kita inginkan; kita dihadapkan pada orang-orang yang tidak memperlakukan kita seperti yang kita harapkan. Kita sudah bekerja keras tetapi hanya sedikit sekali yang kita dapatkan. Pikirkan, apa yang terjadi ketika menghadapi kesukaran?

Mungkin dari hal-hal kecil seperti di bawah ini bisa mempermudah jalan pikiran anda. 

Taruhlah tiga mangkuk berisi air diatas api. Di mangkuk pertama masukan sepotong wortel, sebutir telur di mangkuk ke dua dan masukan biji kopi di mangkuk terkahir. Didihkan ketiga mangkuk tersebut selama beberapa menit, dan ambil apa yang sudah anda taruh di dalamnya.

Wortel yang anda masukan dalam kondisi keras, ternyata sudah berubah menjadi sedemikian lunak. Telur yang semula lembut di dalam, berubah menjadi keras di dalamnya. Biji kopi yang anda masukan sudah hilang, anda hanya akan mendapati air yang berubah menjadi berwarna kopi dengan aroma kopi yang nikmat.

Ketiga mangkuk tempat mendidihkan ketiganya adalah persoalan dalam kehidupan.Kita bisa seperti wortel, masuk dengan sangat keras tetapi keluar dengan sangat lunak dan lembek. Kita menjadi sangat lelah dan kehilangan harapan. Tidak mempunyai semangat juang lagi. Maka janganlah anda seperti wortel!

Kita juga dapat seperti telor, masuk dengan lembut dan peka tetapi berakhir dengan keras dan tanpa perasaan. Kita membenci orang lain, membenci diri sendiri. Hati kita membeku sehingga tidak menyisakan kehangatan sampai yang tersisa hanya kepahitan. Jadi anda juga jangan seperti telur!

Anda dapat menjadi seperti biji kopi, air tidak mampu merubah bubuk kopi tapi bubuk kopi yang merubah air. Airnya berubah seperti warna bubuk kopi, cium, rasakan dan minum. Anda akan takjub, ternyata semakin panas airnya semakin nikmat rasanya. Anda bisa seperti bubuk kopi, bisa memberi warna pada kehidupan ini sesuai warna pikiran anda, dan bukan kehidupan yang mewarnai anda sesukanya. Membuat suatu keindahan dari kesukaran yang kita hadapi.

Kita belajar dari hidup ini, mendapatkan sesuatu, kemampuan baru, pengetahuan baru dan keterampilan baru. Kita tumbuh bersama pengalaman yang mengiringi sejak lahir. Kita yang membuat sekeliling dunia kita menjadi lebih indah. 

Ternyata untuk menjadi sukses, kita perlu mencoba dan mencoba lagi. Kita harus yakin dan tidak boleh menyerah, harus tetap sabar dan mendorong dan mendorong semakin jauh lagi semua kesukaran dan problematika kehidupan.

Persoalan dan kesukaran sebenarnya telah memberi kita kesempatan untuk menjadi lebih kuat dan lebih baik. Bahkan lebih tanggap terhadap hidup dan kehidupan. Persoalannya sekarang, mau seperti apakah anda? Mau seperti wortel, telur atau biji kopi?

Jadilah seperti kopi!


1 comment:

  1. artikel nya bagus,,hehe ^^

    kalo sempat mampir ke blog saya yah

    http://gustav-econimics.blogspot.com/

    ReplyDelete

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.