Thursday, November 17, 2011

Kemeja Batik Tak Berkancing

Staples Pengganti Kancing Kemeja Batik

Batik (atau kata Batik) berasal dari bahasa Jawa “amba” yang berarti menulis dan “titik”. Kata batik merujuk pada kain dengan corak yang dihasilkan oleh bahan ‘malam’ (wax) yang diaplikasikan ke atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna (dye), atau dalam Bahasa Inggrisnya “wax-resist dyeing”.

Batik secara historis berasal dari zaman nenek moyang yang dikenal sejak abad XVII yang ditulis dan dilukis pada daun lontar. Saat itu motif atau pola batik masih didominasi dengan bentuk binatang dan tanaman. Namun dalam sejarah perkembangannya batik mengalami perkembangan, yaitu dari corak-corak lukisan binatang dan tanaman lambat laun beralih pada motif abstrak yang menyerupai awan, relief candi, wayang beber dan sebagainya. Selanjutnya melalui penggabungan corak lukisan dengan seni dekorasi pakaian, muncul seni batik tulis seperti yang kita kenal sekarang ini.

Batik ditinjau dari asal kata/atau bahasa ya seperti itu tadi, juga bila ditinjau secara historis tidak jauh berbeda seperti yang sudah diungkap seperti di atas. Kali ini aku cuma ingin mengungkap kenanganku tentang kemeja batik kesayanganku.

Sebelum Presiden SBY mencanangkan penggunaan batik sebagai busana nasional sebenarnya bahan batik sudah sedemikian akrab bagi bangsa Indonesia. Batik begitu terkenal dan sangat disukai turis mancanegara. Penggunaan batik oleh lembaga perusahaan atau intansi pemerintah juga sudah lajim. 

Aku mempunyai beberapa batik. Koleksi itu berasal dari teman yang kebetulan melawat ke suatu kota yang kebetulan kota itu memiliki ciri khas batik. Teman yang dari Cirebon sewaktu mudik kemarin menghadiahi aku batik khas Cirebon. Batik Pekalongan aku dapatkan dari teman yang bertugas ke kota itu. Aku juga punya baju batik dari Bali, kubeli sebagai kenang-kenangan dari Bali walau yang jual menyarankan aku membelinya di Solo saja sambil pulang. Batik yang lain yang berasal dari Solo, batik ini dari pedagang jamu gendong keliling yang mampir di tempat kerja. Dan kotaku Sukabumi juga punya batik, motifnya Gurilaps... Kata Tenny sang kreatornya, gunung - rimba - lautan - pantai dan sungai. 

Ada photoku dengan istri yang diambil di studio berkemeja batik. Istriku memintaku mengenakan batik itu sebagai tanda pengingat, karena kemeja itu saksi kami di pelaminan. Setelah jadi poto itu dipajang dalam bingkai besar di ruang tamu. Aku suka sekali memandang photo yang kadang membuatku nasris tersebut, mungkin karena istriku terlalu memuji kegantenganku....ce ileee..... hehehee.....

Hari ini kemeja batik itu membuat story yang luar biasa. Kancingnya copot. 

Sebenarnya sudah sejak lama kancing batik itu melonggar jahitannya karena dipaksa cuci dengan mesin. Mungkin karena kualitas jahitan yang rendah atau memang batik memiliki pantangan untuk dicuci dengan mesin. Semasa aku kecil sering aku melihat ibu mencuci batik dengan tangan menggunakan lerak.

Ketika kancing pertama copot aku tidak peduli, aku cuma memungut kancing itu dan menyimpannya di laci lemari dengan harapan nanti bisa dipasang lagi. Kancing pertama yang copot itu letaknya sekitar pusar dan bisa tertolong dengan pengunaan ikat pinggang. Saat kancing ke dua yang berada di sekitar dada juga copot, aku cukup dengan memasang peniti untuk membuat kemeja itu tetap bisa dikenakan.

Tadi kancing kemeja batik yang berada di bawah peniti juga copot. Kali ini aku tidak bisa tenang karena tidak mungkin mencari peniti. Aku terlalu malu meminta peniti ke teman-teman wanita yang memakai kerudung, biasanya wanita berkerudung pasti mempunyai peniti.

Setelah beberapa saat berkeringat dingin akhirnya aku menyelinap ke toilet dengan membawa staples di saku celana. Tidak tanggung-tanggung aku staples tiga kali sesuai letak kancing. Aku keluar toilet dan berjalan sambil bersiul meletakan stapes di tempatnya di meja tata usaha.

Tadi kancing ke tiga masih sempat kupungut, mungkin akan kusimpan sebagai kenang-kenangan juga.

BACA JUGA:
PUISI INSPIRATIF
KREATIF DENGAN BOTOL BEKAS MINERAL
DHARMA GITA MAHA GURU
HATI HATI KAMERA TERSEMBUNYI DI SEKITAR ANDA
KAKEK SAKIT GIGI, JANGAN MAIN MERIAM BULUH!!!
Benarkah Makkah Hanya untuk Orang Kaya dan 'Mirip ...

3 comments:

  1. kunjungan valik gan, nice blog. Salam..
    http://berkecukupan.blogpsot.com/
    http://gadget-fans.blogspot.com/

    ReplyDelete
  2. Jadi batik tanpa kancing itu karena copot dan dimakan usia kali ya Pak ? He...x9

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah's Blog

    ReplyDelete
  3. Hiks...jadi sedih saat baca kembali...Kasihan euy masku.

    ReplyDelete

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.