Sunday, December 4, 2011

Kartu Pelajar Bukan Pengganti KTP Atau SIM?

Kartu Pelajar Tidak Berkekuatan Hukum



"Wah si abang tembah gemuk nih...!", kataku sambil menyodorkan arloji yang sudah mati sejak dua hari lalu.
Dengan senyumnya yang seperti biasa saat menyambutku dia menerima arloji lalu tanpa banyak cakap tutup bagian bawahnya dibuka.
Sambil memasang baterai jam dia bertanya, "Dari mana aja pak?"
"Gak kemana-mana Bang, lagi liburan aja. Kebetulan lagi antar anak ke kantor pos, dia dapat kiriman uang lewat Western Union." jawabku. "tapi gak bisa diambil," kataku agak kesal.
"Emang kenapa?", si abang tukang servis arloji menyelidik.
"Gara-gara gak punya KTP, masak anak dibawah umur harus punya KTP? Kata petugas WU di Hongkong sih bisa diambil pakai Kartu Pelajar bang, mereka juga heran saat dikonfirmasi di Indonesia Kartu Pelajar nggak berlaku." Kataku serius.
"Iya pak, saya juga heran....aturan di kita aneh-aneh aja," si abang tukang servis jam menimpali.
"Kemarin itu pa", lanjutnya. "Anak saya waktu mau pergi sekolah kan pakai motor setiap hari. Dia dimintai menunjukan STNK, kebetulan ada maka dikasih lihat. Minta kartu identitas dilihatkanlah Kartu Pelajar. Lalu pak polisi itu minta anak saya menunjukan SIM, lucu kan pak kalo anak saya punya SIM? Tujuhbelas tahun aja belum kok disuruh liatin SIM?"
"Terus gimana bang?",tanyaku penasaran.
"Akhirnya abang dipanggil," katanya sambil menutupkan kembali bak jam tangan. " Abang bilang ke pak polisi, kalau bapak bisa memberi surat keterangan buat membuat KTP sekarang juga saya buat, atau bapak bisa merekomendasikan anak saya untuk punya SIM berapapun saya bayar!"
"Diberi bang?", aku tambah penasaran.
Si abang tukang servis jam diam beberapa saat. "Abang cuma disuruh bayar, katanya sidang di tempat ....", katanya pelan. "Disini kalau salah harus bayar ya? Bikin KTP dibawah umur kan salah, bikin SIM dibawah umur juga salah, dua-duanya juga harus pake bayar."
Kubayar baterai jam dan pergi lagi ke kantor pos, masih penasaran kenapa Kartu Pelajar nggak berlaku di Indondesia.

Puri Sunyi, 7 Januari 2010
dari sebuah kenangan yang tercecer

Baca Juga:
TANAH SURGA
Satire Ramadhan
KEARIFAN LOKAL
MAAF LEBARAN DITUNDA SAMPAI LUSA
SHOLATKU INGAT MUDIK
TIPS BUAT KAMERAMAN

2 comments:

  1. wah, ternyata indonesia terlalu ketat dalam pengambilan uang,

    ReplyDelete
  2. Karena ada standar yang berbeda dalam penerbitan kartu pelajar, jadi memungkinkan banyak pihak bisa memalsu. Coba kalo kartu pelajar yang nerbitkan cuma Departemen Pendidikan di Pusat, pasti berlaku deh. Apalagi sekarang kan setiap pelajar udah punya Nomor Induk Nasional.

    ReplyDelete

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.