Tuesday, December 27, 2011

Pengemudi Wajib Kendalikan Kendaraan

 Pengemudi kendaraan sekecil apapun harus patuh peraturan lalu lintas!



Kemanapun tujuan perjalanan akhir tahun 2011 Anda atau dimanapun Anda akan menyambut awal tahun baru 2012, sepertinya bukan masalah lagi saat ini. Bukankah perjalanan itu sudah dirancang dengan matang sejak jauh-jauh hari? Meminjam istilah perang di film-film, ada rencana A dan bila gagal jalankan rencana B. Hahahaa....keren!

Apapun rencana yang sudah Anda susun, semoga terlaksana tanpa hambatan alias lancar-lacar saja. Terutama lancar di jalan sampai tempat tujuan. Ini bagian terpenting, karena banyak acara yang sudah tersusun apik menjadi amburadul gara-gara tidak bisa ditepati. Datang di tempat yang tepat pada waktu yang tepat kiranya menjadi kunci sukses acara istimewa Anda dengan pasangan atau keluarga.

Hambatan yang harus Anda jadikan tantangan adalah kemacetan lalu lintas jalan. Tidak perlu menuding bahwa kemacetan itu bersumber dari bertambahnya jumlah kendaraan bermotor dari tahun ke tahun. Anda hanya harus waspada bahwa dengan peningkatan volume kendaraan bermotor maka makin tinggi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan.

Saat ini kehadiran kendaraan bermotor baru yang beroperasi jumlahnya sangat besar, baik untuk sepeda motor atau kendaraan beroda empat atau lebih. Kemudian tidak sedikit kendaraan yang selama ini sudah tidak bisa jalan kembali lagi meramaikan lalu lintas. Semua kendaraan itu menambah panjang antrean kendaraan bermotor yang cukup panjang hampir pada semua ruas jalan dengan jarak cukup pendek, tertuama di kota-kota besar.

Agar perjalanan selamat sampai tujuan, dituntut disiplin tinggi dari pengemudi kendaraan bermotor. Dalam jarak antar kendaraan bermotor yang sangat dekat, diperlukan antisipasi yang cepat terhadap pergerakan pengguna jalan yang berada di depannya. Ancaman tidak hanya datang dari kendaraan bermotor lain saja melainkan juga dari pejalan kaki yang juga mengalami peningkatan sangat besar. Akibatnya setiap perilaku dari pengemudi kendaraan bermotor berisiko tinggi menjadi korban konflik di jalan.

Satu-satunya cara menghindari menjadi korban di jalan, bagi pengemudi tidak ada pilihan lain selain harus mampu mengendalikan kendaraan bermotornya. Alasan ini  berdasarkan data bahwa 45 persen dari kecelakaan lalu lintas terjadi karena faktor manusia dalam hal ini pengemudi. Atas dasar tersebut maka pengemudi harus meningkatkan kemampuan berkendara, apalagi mengingat sebagian besar korbannya merupakan remaja atau pelajar yang belum begitu mampu menguasai kendaraan. 

Berdasarkan data Polri, terjadi 4.744 kecelakaan lalu lintas dengan melibatkan 6.280 kendaraan bermotor. Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan 779 jiwa tersebut didominasi kendaraan roda dua atau sepeda motor. Terjadi peningkatan hampir  30 persen dibanding tahun lalu yang mencapai 3.639 kecelakaan dengan melibatkan 4.532 kendaraan bermotor.

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.