Sunday, December 11, 2011

Bagaimana Saran Ahli Tentang Makanan?

Perhatikan Kesehatan Sumber Makanan Demi Kesehatan


Setiap orang yang menginginkan hidup sehat tentu harus memperhatikan semua makanan yang harus dikonsumsinya. Tidak semua bahan makanan memenuhi setandar kesehatan yang memadai karena dihasilkan dari lahan pertanian yang tidak memperhatikan penggunaan bahan kimia seminimal mungkin karena mengejar target produksi dan pasar.

Memilih bahan makanan organik jauh lebih baik daripada bahan makanan yang melibatkan bahan kimia saat pengolahannya. Selain bersih dari bahan kimia, pengolahan makanan sebaiknya juga terjaga dari kontaminasi bakteri. Masih bisa dijumpai produsen yang metode pengolahan makanannya tidak cukup bersih yang menghasilkan gangguan bagi kesehatan kita, lingkungan ataupun keduanya.

Beberapa ahli menyarankan  mengenai makanan  yang sebaiknya kita konsumsi, dikutip dari FoxNewsHealth (7/12) sebagai berikut:

  1. Ahli endokrinologi menyarankan jangan mengkonsumsi tomat kalengan karena resin kaleng mengandung bisphenol A (BPA). BPA merupakan sebuah estrogen sintetis yang telah dikaitkan dengan penyakit mulai dari masalah reproduksi, penyakit jantung, diabetes, dan obesitas. Keasaman dari tomat dapat menyebabkan BPA larut ke dalam makanan.
  2. Ahli peternakan menyarankan jangan mengkonsumsi daging sapi yang memakan jagung bukan rumput. Sapi berevolusi untuk makan rumput bukan biji-bijian. Tetapi pakan ternak dan kedelai seringkali digunakan untuk menggemukan agar hewan ternak lebih cepat untuk disembelih.
  3. Ahli toksikologi menyarankan jangan mengkonsumsi makanan yang dimasak dengan microwave. Menurut sebuah penelitian baru daru UCLA, bahan kimia, termasuk asam perfluorooctanoic (FPOA), adalah bagian dari sebuah kelas senyawa yang dapat dikaitkan dengan ketidak suburan pada manusia. Dalam pengujian hewan, zat kimia tersebut dapat menyebabkan kanker hati, testis dan pankreas.
  4. Ahli pertanian menyarankan jangan mengkonsumsi bahan makanan yang buakn organik. Akar sayuran dapar menyerap herbisida, pestisida, dan fungisida dari tanah. Solusinya adalah pilihlah buah dan sayuran organik.
  5. Ahli perikanan menyarankan untuk tidak makan ikan hasil budidaya. Ikan hasil budidaya biasanya memakan makanan yang tidak sehat bahkan memakan sampah. Akibatnya ikan-ikan tersebut lebih rendah vitamin D dan lebih tinggi kontaminan, termasuk karsinogen, PCB, brominated flame retardants, dan pestisida seperti dioxin dan DDT.
  6. Peneliti kanker menyarankan untuk tidak mengkonsumsi susu yang diproduksi dengan hormon buatan. Produsen susumemperlakukan sapi dengan hormon pertumbuhan sapi rekombinan (rBGH atau rBST) untuk meningkatkan produksi susu.Tetapi rBGH juga meningkatkan infeksi dalam susu. Hal tersebut juga mengarah pada tingkat yang lebih tinggi dari hormon yang disebut insulin-like-growth dalam susu.
  7. Peneliti makanan organik menyarankan untuk tidak makan apel yang disemprot pestisida. Apel adalah individu yang dicangkokkan atau diturunkan dari satu pohon. Sehingga setiap varietas mempertahankan rasa yang khas. Dengan demikian, apel tidak mengembangkan resistensi terhadap hama.

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.