Wednesday, November 30, 2011

Bagaimana Meraih Berat Badan Ideal?

Tips untuk Kendalikan Berat Badan


Siapapun yang punya masalah dengan kelebihan berat badan akan merasa bahwa menurunkan  berat badan tidak semudah yang dikatakan semua orang. Orang-orang yang sekarang ramping, atau telah berubah dari gemuk menjadi kurus akan mengatakan itu hanya masalah motivasi dan hal sepele. Sebenarnya permasalahannya tidak sesederhana itu. Lingkungan kita telah mengobarkan perang terhadap kita. Senjata mereka iming-iming hidup nyaman dan mengubah lemak menjadi pemusnah massal. Meskipun perang itu tidak bisa dimenangkan, berikut adalah beberapa tips cepat dan sederhana untuk menang!

Penuhi Kebutuhan Air. 

Tubuh kita adalah sekitar 65-70% terdiri dari air. Hal ini tidak hanya penting, tetapi menjadi pilihan terbaik untuk memilih cairan yang harus ditelan. Tubuh kita kadang-kadang akan menstimulasikan respon kelaparan, padahal sebenarnya tubuh mengalami dehidrasi. Ketika lapar, minumlah segelas atau duagelas air untuk memeriksa apakah itu bisa menekan rasa lapar Anda.

Kunyah Makanan Dengan Sempurna.

Mengunyah makanan kita dengan sangat lambat memiliki beberapa manfaat yang sering diabaikan. Hal itu memberi kita kemampuan untuk bersantai, dan menikmati makanan kita. Mengunyah perlahan-lahan adalah hal paling utama, dan merupakan bagian sangat penting dalam suatu sistem pencernaan yang kompleks. Selain itu, jika kita makan perlahan-lahan, kita mungkin merasa kenyang sebelum menyelesaikan seluruh makan, dan dapat meninggalkan sisanya untuk makan berikutnya.

Buat Pengumuman. 

Mulailah membuat blog, bergabung dengan forum, dan cari orang lain yang akan membantu Anda. Beritahu orang lain rencana Anda, itu akan membantu Anda mendapatkan motivasi untuk mencapai itu!

Membuat Jadwal Makan. 

Buat jadwal sehingga Anda hanya makan di waktu yang kurang lebih sama setiap hari. Penjadwalan ini akan mengatur ritme rasa lapar Anda, dan membantu pencernaan.

Jangan makan berlebihan. 

Tahu batas dan berhenti makan ketika Anda kenyang. Kita sering menjadi korban ingin menghabiskan makan sehingga tidak terbuang ke sampah.

Pilih camilan.

Tinggalkan keju dan lemak. Ambil wortel, apel dan biskuit bayi. Buat keputusan yang tepat!

Gaya hidup. 

Ingat, ini bukan tentang diet khusus, atau program latihan khusus. Rahasia sebenarnya adalah mengubah kesehatan Anda menjadi gaya hidup, dan berfokus pada gaya hidup sehat dengan setiap pilihan yang Anda buat.

Baca Juga:
GoVlog ODHA Terjebak Budaya Malu
(GoVlog) ODHA di Antara Remaja
Perilaku Hidup Bersih Cegah Hepatitis A
Kemeja Batik Tak Berkancing
Senyum dan Tawa Sehatkan Jantung
Ironi Negeri Serba Ada Indonesia

Tuesday, November 29, 2011

Kode Etik Bukan Hanya Untuk Jurnalis

Standar Kompetensi Wartawan



Ternyata menjadi wartawan tidak cukup hanya  bisa membawa kamera, tanya ini dan itu lalu menyusun berita dan mengirimnya ke media cetak atau elektronik. Wartawan media cetak dan elektronik di era sekarang harus  memiliki sertifikat lulus uji kompetensi wartawan. Wartawan juga harus memahami Kode Etik Jurnalistik yang menjadi etiketnya selama bekerja sebagai pers profesional.

Kode Etik Jurnalistik juga ternyata bukan hanya untuk jurnalis, kita juga sebagai masyarakat non pers berhak tahu bagaimana dan seperti apa kinerja insan pers yang sesungguhnya. Paling tidak kita bisa memahami bila ada yang mengaku-ngaku dari pers tapi tindak-tanduknya mencurigakan, biasanya yang begini ini bukan mencari berita karena ujungnya adalah uang. ('uud' - ujung-ujungnya duit).

Anggota Dewan Pers, Wina Armada Sukardi mengungkapkan, berdasar hasil survei bahwa sebagian besar wartawan di Indonesia  saat ini tidak melaksanakan kemerdekaan pers sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Hal itu karena wartawan tidak memiliki kemampuan atau kompetensi dalam melakukan kemerdekaan pers.

Berdasarkan hasil survei, saat ini hanya 21% wartawan Indonesia yang penah membaca kode etik jurnalistik secara keseluruhan. Kode etik yang jumlahnya tediri atas 11 pasal itu merupakan dasar yang harus ditaati wartawan dalam menjalankan pekerjaan jurnalistiknya.

"Bahkan, kami juga menemukan banyak wartawan payah, tidak bisa menulis berita, dan malah melakukan pemerasan. Ada wartawan wawancara nara sumber sampai enam jam, ujung-ujungnya minta 'minyak' (uang)," kata Wina Armada Sukardi.

Bila kondisi memprihatinkan ini dibiarkan berlarut-larut maka akan merusak citra profesionalisme masyarakat pers. Menyikapi hal tersebut, masyarakat pers bersepakat mempekerjakan wartawan yang memiliki sertifikasi kompetensi wartawan. Sertifikat kompetensi wartawan bisa diperoleh oleh wartawan yang telah mengikuti dan lulus uji kompetensi wartawan.

Uji kompetensi wartawan diatur dalam Peraturan Dewan Pers Nomor 1/Peraturan-DP/II/2010 tentang Standar Kompetensi Wartawan. Peraturan tersebut dibuat atas kesepakatan masyarakat pers, perusahaan pers, organisasi pers, organisasi wartawan, dan dewan pers.


Kode Etik Jurnalistik

Kemerdekaan berpendapat, berekspresi, dan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB.

Kemerdekaan pers adalah sarana masyarakat untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi, guna memenuhi kebutuhan hakiki dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Dalam mewujudkan kemerdekaan pers itu, wartawan Indonesia juga menyadari adanya kepentingan bangsa, tanggung jawab sosial, keberagaman masyarakat, dan norma-norma agama.

Dalam melaksanakan fungsi, hak, kewajiban dan peranannya, pers menghormati hak asasi setiap orang, karena itu pers dituntut profesional dan terbuka untuk dikontrol oleh masyarakat.

Untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar, wartawan Indonesia memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas, serta profesionalisme. Atas dasar itu, wartawan Indonesia menetapkan dan menaati Kode Etik Jurnalistik:

Pasal 1
Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.

Pasal 2
Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik.

Pasal 3
Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah.

Pasal 4
Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul.

Pasal 5
Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan.

Pasal 6
Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap.

Pasal 7
Wartawan Indonesia memiliki hak tolak untuk melindungi narasumber yang tidak bersedia diketahui identitas maupun keberadaannya, menghargai ketentuan embargo, informasi latar belakang, dan off the record sesuai dengan kesepakatan.

Pasal 8
Wartawan Indonesia tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku, ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa atau cacat jasmani.

Pasal 9
Wartawan Indonesia menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya, kecuali untuk kepentingan publik.

Pasal 10
Wartawan Indonesia segera mencabut, meralat, dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca, pendengar, dan atau pemirsa.

Pasal 11
Wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional.

Penafsiran Pasal Demi Pasal

Pasal 1

Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.

Penafsiran

a. Independen berarti memberitakan peristiwa atau fakta sesuai dengan suara hati nurani tanpa campur tangan, paksaan, dan intervensi dari pihak lain termasuk pemilik perusahaan pers.

b. Akurat berarti dipercaya benar sesuai keadaan objektif ketika peristiwa terjadi.

c. Berimbang berarti semua pihak mendapat kesempatan setara.

d. Tidak beritikad buruk berarti tidak ada niat secara sengaja dan semata-mata untuk menimbulkan kerugian pihak lain.

Pasal 2

Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik.

Penafsiran

Cara-cara yang profesional adalah:

a. menunjukkan identitas diri kepada narasumber;

b. menghormati hak privasi;

c. tidak menyuap;

d. menghasilkan berita yang faktual dan jelas sumbernya;

e. rekayasa pengambilan dan pemuatan atau penyiaran gambar, foto, suara dilengkapi dengan keterangan tentang sumber dan ditampilkan secara berimbang;

f. menghormati pengalaman traumatik narasumber dalam penyajian gambar, foto, suara;

g. tidak melakukan plagiat, termasuk menyatakan hasil liputan wartawan lain sebagai karya sendiri;

h. penggunaan cara-cara tertentu dapat dipertimbangkan untuk peliputan berita investigasi bagi kepentingan publik.

Pasal 3

Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah.

Penafsiran

a. Menguji informasi berarti melakukan check and recheck tentang kebenaran informasi itu.

b. Berimbang adalah memberikan ruang atau waktu pemberitaan kepada masing-masing pihak secara proporsional.

c. Opini yang menghakimi adalah pendapat pribadi wartawan. Hal ini berbeda dengan opini interpretatif, yaitu pendapat yang berupa interpretasi wartawan atas fakta.

d. Asas praduga tak bersalah adalah prinsip tidak menghakimi seseorang.

Pasal 4

Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul.

Penafsiran

a. Bohong berarti sesuatu yang sudah diketahui sebelumnya oleh wartawan sebagai hal yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.

b. Fitnah berarti tuduhan tanpa dasar yang dilakukan secara sengaja dengan niat buruk.

c. Sadis berarti kejam dan tidak mengenal belas kasihan.

d. Cabul berarti penggambaran tingkah laku secara erotis dengan foto, gambar, suara, grafis atau tulisan yang semata-mata untuk membangkitkan nafsu birahi.

e. Dalam penyiaran gambar dan suara dari arsip, wartawan mencantumkan waktu pengambilan gambar dan suara.

Pasal 5

Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan.

Penafsiran

a. Identitas adalah semua data dan informasi yang menyangkut diri seseorang yang memudahkan orang lain untuk melacak.

b. Anak adalah seorang yang berusia kurang dari 16 tahun dan belum menikah.

Pasal 6

Wartawan Indonesia tidak menyalah-gunakan profesi dan tidak menerima suap.

Penafsiran

a. Menyalah-gunakan profesi adalah segala tindakan yang mengambil keuntungan pribadi atas informasi yang diperoleh saat bertugas sebelum informasi tersebut menjadi pengetahuan umum.

b. Suap adalah segala pemberian dalam bentuk uang, benda atau fasilitas dari pihak lain yang mempengaruhi independensi.

Pasal 7

Wartawan Indonesia memiliki hak tolak untuk melindungi narasumber yang tidak bersedia diketahui identitas maupun keberadaannya, menghargai ketentuan embargo, informasi latar belakang, dan “off the record” sesuai dengan kesepakatan.

Penafsiran

a. Hak tolak adalak hak untuk tidak mengungkapkan identitas dan keberadaan narasumber demi keamanan narasumber dan keluarganya.

b. Embargo adalah penundaan pemuatan atau penyiaran berita sesuai dengan permintaan narasumber.

c. Informasi latar belakang adalah segala informasi atau data dari narasumber yang disiarkan atau diberitakan tanpa menyebutkan narasumbernya.

d. “Off the record” adalah segala informasi atau data dari narasumber yang tidak boleh disiarkan atau diberitakan.

Pasal 8

Wartawan Indonesia tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku, ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa atau cacat jasmani.

Penafsiran

a. Prasangka adalah anggapan yang kurang baik mengenai sesuatu sebelum mengetahui secara jelas.

b. Diskriminasi adalah pembedaan perlakuan.

Pasal 9

Wartawan Indonesia menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya, kecuali untuk kepentingan publik.

Penafsiran

a. Menghormati hak narasumber adalah sikap menahan diri dan berhati-hati.

b. Kehidupan pribadi adalah segala segi kehidupan seseorang dan keluarganya selain yang terkait dengan kepentingan publik.

Pasal 10

Wartawan Indonesia segera mencabut, meralat, dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca, pendengar, dan atau pemirsa.

Penafsiran

a. Segera berarti tindakan dalam waktu secepat mungkin, baik karena ada maupun tidak ada teguran dari pihak luar.

b. Permintaan maaf disampaikan apabila kesalahan terkait dengan substansi pokok.

Pasal 11

Wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional.

Penafsiran

a. Hak jawab adalah hak seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya.

b. Hak koreksi adalah hak setiap orang untuk membetulkan kekeliruan informasi yang diberitakan oleh pers, baik tentang dirinya maupun tentang orang lain.

c. Proporsional berarti setara dengan bagian berita yang perlu diperbaiki.

Penilaian akhir atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan Dewan Pers. Sanksi atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan oleh organisasi wartawan dan atau perusahaan pers.

Jakarta, Selasa, 14 Maret 2006

Kami atas nama organisasi wartawan dan organisasi perusahaan pers Indonesia:

1. Aliansi Jurnalis Independen (AJI)-Abdul Manan
2. Aliansi Wartawan Independen (AWI)-Alex Sutejo
3. Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI)-Uni Z Lubis
4. Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI)-OK. Syahyan Budiwahyu
5. Asosiasi Wartawan Kota (AWK)-Dasmir Ali Malayoe
6. Federasi Serikat Pewarta-Masfendi
7. Gabungan Wartawan Indonesia (GWI)-Fowa'a Hia
8. Himpunan Penulis dan Wartawan Indonesia (HIPWI)-RE Hermawan S
9. Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia (HIPSI)-Syahril
10. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)-Bekti Nugroho
11. Ikatan Jurnalis Penegak Harkat dan Martabat Bangsa (IJAB HAMBA)-Boyke M. Nainggolan
12. Ikatan Pers dan Penulis Indonesia (IPPI)-Kasmarios SmHk
13. Kesatuan Wartawan Demokrasi Indonesia (KEWADI)-M. Suprapto
14. Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI)-Sakata Barus
15. Komite Wartawan Indonesia (KWI)-Herman Sanggam
16. Komite Nasional Wartawan Indonesia (KOMNAS-WI)-A.M. Syarifuddin
17. Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (KOWAPPI)-Hans Max Kawengian
18. Korp Wartawan Republik Indonesia (KOWRI)-Hasnul Amar
19. Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI)-Ismed hasan Potro
20. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)-Wina Armada Sukardi
21. Persatuan Wartawan Pelacak Indonesia (PEWARPI)-Andi A. Mallarangan
22. Persatuan Wartawan Reaksi Cepat Pelacak Kasus (PWRCPK)-Jaja Suparja Ramli
23. Persatuan Wartawan Independen Reformasi Indonesia (PWIRI)-Ramses Ramona S.
24. Perkumpulan Jurnalis Nasrani Indonesia (PJNI)-Ev. Robinson Togap Siagian-
25. Persatuan Wartawan Nasional Indonesia (PWNI)-Rusli
26. Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) Pusat- Mahtum Mastoem
27. Serikat Pers Reformasi Nasional (SEPERNAS)-Laode Hazirun
28. Serikat Wartawan Indonesia (SWI)-Daniel Chandra
29. Serikat Wartawan Independen Indonesia (SWII)-Gunarso Kusumodiningrat. (Disunting oleh Asnawin)

Monday, November 28, 2011

Mengapa 22 Merek Kopi Ini Berbahaya?

Positif Mengandung Sildenafil dan Tadalafil


Banyak penikmat kopi terjebak rayuan iklan yang menjanjikan keperkasaan dan peningkatan vitalitas. Iklan semacam ini memang sengaja dihembuskan bagi orang-orang yang tidak memiliki keyakinan pada diri sendiri tapi takut atau malu berkonsultasi dengan dokter ahli. Teliti sebelum membeli dan mengkonsusmi adalah lebih baik daripada mempertaruhkan kesehatan demi kenikmatan sesaat.

Maaf kalau saya sedikit memaksa agar Anda harus menunda mereguk kopi dan membaca artikel ini. Mungkin saja kopi yang terlanjur Anda seduh termasuk satu dari duapupuh dua kopi berbahaya yang dilarang beredar oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) karena mengandung sildenafil dan tadalafil. 

"Akhir-akhir ini ditemukan modus operandi baru yang dilakukan pelaku usaha secara tidak bertanggungjawab, yaitu memproduksi dan mengedarkan produk kopi dalam kemasan yang dicampur bahan kimia obat. Tentunya, Badan POM tidak pernah memberikan persetujuan izin edar kepada produk kopi itu," ujar Kepala Badan POM di Jakarta (25/11).

Penambahan Bahan Kimia Obat (BKO) seperti sildenafil dan tadalafil dalam makanan dilarang karena dapat menyebabkan sakit kepala, muka merah, pusing, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, infark myocard,  nyeri dada, denyut jantung cepat (palspitasi), kehilangan potensi seks secara permanen, dan kematian. 

Jadi, teruskan membaca dan jangan hiraukan kopi Anda menjadi dingin. Toh cuma secangkir kopi, bukan resiko kesehatan atau nyawa yang Anda pertaruhkan. 

Kandungan sildenafil dan tadanafil dalam kopi diketahui setelah Badan POM menguji 56 produk kopi selama dua hari dan menemukan 22 produk yang mengandung kedua BKO yang tidak terdaftar di Badan POM.  Kendati ke 22 produk itu sudah ditarik dari peredarannya untuk dimusnahkan, tidak ada salahnya Anda mencocokkan merek kopi yang sedang Anda hadapi dengan daftar berikut.


Bila merek kopi pavorit Anda tidak ada di daftar tersebut, sekarang saya minta maaf membuat kopi Anda menjadi lebih dingin. Sekedar informasi untuk menutupi kekecewaan sambil meneguk secangkir kopi dingin bahwa memproduksi dan mengedarkan kopi ber-BKO melanggar hukum. Menurut pasal 55 Undang-Undang No.7 Tahun 1996 tentang Pangan, pelanggarnya dapat dihukum penjara maksimal lima tahun dan atau denda paling banyak Rp 600 juta.

Sumber: Badan POM, Pikiran Rakyat (26/11)

Baca Juga:
GoVlog ODHA Terjebak Budaya Malu
(GoVlog) ODHA di Antara Remaja
Perilaku Hidup Bersih Cegah Hepatitis A
Kemeja Batik Tak Berkancing
Senyum dan Tawa Sehatkan Jantung
Ironi Negeri Serba Ada Indonesia

Sunday, November 27, 2011

Batasi SMS, Bedakan Antara Bangun dan Tidur

Stress Perasaan Siang "SMS Sambil Tidur"


Setiap orang menginginkan ketenangan terutama saat menjelang tidur atau tidur. Ada beberapa orang yang hanya merasa tenang bila meletakkan ponsel di meja kamar atau dekat bantalnya. Waspadai hal ini jika terjadi pada Anda karena merupakan gejala awal stress dengan perasaan siang terus. 

Dewasa ini terdapat peningkatan jumlah pengidap stress dengan perasaan mengalami siang hari terus, yang diakibatkan oleh pengaruh ponsel yang merasuki kehidupan kita terlalu dalam. Setiap saat ponsel kita memberikan informasi terkini dan email tanpa henti, akibatnya tidak terasa dan tanpa sadar dalam keadaan 'tidur mengetik SMS' walaupun saat itu sedang bermimpi, demikian penemuan sebuah studi baru-baru ini.

Ahli tidur dari Sleep Disorder Centre Melbourne mengklaim bahwa terdapat orang-orang dengan kondisi tertentu mengirim pesan teks yang membingungkan saat mereka sedang tertidur, sama sekali tidak menyadari bahwa mereka melakukannya - dan itu semua pengaruh gaya hidup kita yang selalu sibuk dan sibuk.

"Kami memiliki pasien yang telah dilaporkan mengirim pesan teks ke teman dan keluarga mereka saat tidur," kata Dr David Cunnington dari penelitian.

"Karena begitu mudah untuk menerima email terus-menerus, dan mendapatkan pemberitahuan dari smartphone, menjadi lebih sulit bagi kita untuk memisahkan kehidupan kita antara bangun dan tidur."

Dr Cunnington mengatakan orang-orang yang menginginkan tidur lelap seharusnya mengeluarkan ponsel mereka keluar dari kamar tidur. "Jika telepon Anda di atas meja, maka akan lebih sulit untuk memiliki tidur malam yang baik tanpa merasa terdorong untuk membalas pesan atau memeriksa akun Facebook."

"Kuncinya adalah bahwa orang perlu menghormati tidur mereka dan membuat upaya untuk mematikan ponsel  pada malam hari," tambah Dr Cunnington.

Sejauh manakah Anda berjuang untuk memisahkan diri Anda dari ponsel pada malam hari? Pilih ponsel atau hidup sehat dengan tidur lelap?

Baca Juga:
GoVlog ODHA Terjebak Budaya Malu
(GoVlog) ODHA di Antara Remaja
Perilaku Hidup Bersih Cegah Hepatitis A
Kemeja Batik Tak Berkancing
Senyum dan Tawa Sehatkan Jantung
Ironi Negeri Serba Ada Indonesia
18 Nasihat Saat Usia 18
Penyimpangan Perilaku Seks Remaja

Saturday, November 26, 2011

HIJRAH YANG SEMPURNA

Dedy Ruhyadi
(Toek pasangan yang berbahagia Teh Nila dan Kang Heru)

Ada getaran rasa yang merasuk dalam sukma
saat kulihat wajahmu yang tersipu malu
dan langsung menunduk layaknya gadis pemalu
ingin kuhampiri dirimu toek sekedar tahu namamu
namun sayang ....
kamu hilang begitu saja dari pandangan mataku

Bertahun sudah peristiwa itu berlalu
namun senyum darimu membekas di sanubari
menari-nari dipelupuk mataku
sampai kuberada di bumi sriwijaya

Duhai dinda yang baru kukenal
ada senyum terkembang dari bibirku
kala tak diduga kita dipertemukan kembali
mungkin benar pepatah lama mengatakan ... jodoh takkan lari ke mana

Kutahu namamu setelah sekian lama merindu
kujatuhkan hatiku pada dirimu yang mempesona
andaikan waktu tak mempertemukan kita kembali
tak akan ada putra dan putri kita yang menggemaskan

Kita sekarang ada di bumi pasundan
menata kembali rangkaian cerita cinta kita
yang telah berhijrah dari kota ke kota
dindaku yang teramat kusayang
hijrah kali ini ......
adalah hijrah yang paling sempurna


Cara Anggun C. Sasmi Betah Jauh Dari Rumah

Hindari Homesick Demi Karir


Sering meninggalkan anak dan suami di rumah karena urusan pekerjaan bisa membuat Anda mengalami homesick yang tak tertahankan. Keadaan seperti ini tentu akan menghambat urusan pekerjaan Anda, konsentrasi Anda terpecah antara kerja, anak-anak dan rumah. 

Ternyata sederhana sekali untuk mengatasi hal itu. Anggun C. Sasmi yang sering meninggalkan anak dan suaminya di Prancis untuk urusan pekerjaan seperti promo album atau kunjungan ke negara lain menceritakan, dia selalu membawa lilin untuk membuatanya merasa di rumah.

"Biar kayak bau di rumah sendiri, jadi lilin yang aku taruh di rumah  aku bawa, " kata Anggun.

Anggun memiliki kebiasaan meletakan wewangian dari lilin di kamar hotelnya sebagai penawar rindu pada suami dan Kirana, anaknya. Selama bepergian, Anggun sengaja tidak mengajak anaknya karena tidak ingin bersikap egois untuk mengikut sertakan anak dalam setiap urusan pekerjaan.

"Kasihan, umur anakku sekarang sudah empat tahun dan sudah sekolah dan bersosialisasi. Ya, jadi aku lebih suka satu orang saja, yakni aku yang dia kangenin. Daripada dia harus kangen bapaknya, temannya, kamarnya. Aku enggak mau egois, belum nanti dia kecapekan. 'jetlag'," ujar Anggun mengemukakan alasannya.

Friday, November 25, 2011

GoVlog ODHA Terjebak Budaya Malu

RASA MALU MERAMPAS USIA ODHA DIAM-DIAM



Kenapa harus malu untuk mengakui dan mengungkap tentang dirimu yang sebenarnya? Semakin cepat kau melepaskan diri dari kungkungan budaya malu yang saat ini kau pertahankan, kau akan semakin cepat memperoleh harapan hidup lebih lama. Lihatlah, kau tidak sendiri dalam kasus ini. Tidak perlu malu karena kau pengidap HIV/AIDS (ODHA).

Aku hanya bisa melakukan studi pustaka karena aku tidak berwenang menjangkaumu. Paling tidak, inilah bentuk kepedulianku kepadamu. Dalam hitungan hari kita akan berada di penghujung tahun 2011, dan tahun baru 2012 akan segera kita jelang. Aku masih ingin bersamamu, tidak hanya melalui Hari HIV/AIDS sedunia 1 Desember 2011 nanti, tapi melalui berpuluh tahun lagi ke depan setelahnya. 

Jadi simak dan renungkan apa yang ingin kupaparkan berikut ini:

Potensi penyebaran penyakit HIV/AIDS di Kota Sukabumi saat ini cukup tinggi. Upaya pencegahan harus dilakukan lebih serius untuk mengurangi jumlah pengidap HIV/AIDS(ODHA). Jumlah pengidap HIV/AIDS(ODHA) terus bertambah karena banyak penderita HIV/AIDS (ODHA) yang terjebak 'budaya malu' untuk mengungkap kasus yang sebenarnya.

"Masih adanya budaya malu untuk melakukan pemeriksaan akan berakibat vatal bagi penderita HIV/AIDS. Soalnya kasus seperti ini butuh penanganan cukup serius. Minimalnya penanganan kasus ini bisa membantu memperpanjang hidupnya," papar Agus Widarsa, Manager Program YLKI, pada Pelatihan Kesehatan Reproduksi di Hotel Taman Sari Sukabumi (23/11).

Yayasan Lembaga Kasih Indonesia (YLKI) merilis data terbaru mengenai penyebaran HIV/AIDS di Provinsi Jawa Barat. Kota Sukabumi menduduki peringkat ke dua kasus HIV/AIDS setelah Bandung, dengan jumlah ODHA mencapai sekitar 477 orang. 

Menurut Agus, YLKI  telah melakukan program Pencegahan Penularan Melalui Transmisi Seks (PMTS) di Sukabumi pada Oktober 2011. Program ini dilakukan dengan melakukan penjangkauan dan pendampingan warga yang berpotensi menyebarkan HIV/AIDS, melibatkan sekitar 455 Wanita Penjaja Seks (WPS), 200 tokoh kunci, dan 1.200 pelanggan di Kota Sukabumi. Dari data yang diperoleh ternyata mayoritas diakibatkan pengidapnya melakukan hubungan seks tanpa pengaman dan penggunaan jarum suntik yang tidak seteril.

Proses penjangkauan penderita HIV/AIDS (ODHA) membutuhkan waktu lama. Seseorang yang terjangkit penyakit ini baru bisa diketahui minimal lima tahun. Ciri-ciri umumnya antara lain kehilangan 10% berat badan dalam waktu satu bulan.

Terkait rilis yang dikeluarkan YLKI, Dinkes Kota Sukabumi menyatakan bahwa Kota Sukabumi masih berada di peringkat ke tiga setelah Bandung dan Bekasi. Jumlah penderita HIV/AIDS (ODHA) di Kota Sukabumi mencapai sekitar 470 orang berdasar laporan sejumlah rumah sakit yang dijadikan pusat layanan HIV/AIDS.

Benar kan kalau kau tidak sendiri? Masih ada beratus penderita HIV/AIDS (ODHA) yang bersembunyi sepertimu. Tapi lihat juga masih ada beribu orang yang akan peduli seperti aku, mencoba mengetuk nuranimu tanpa bermaksud menggurui. Cuma untuk mengatakan, kau tidak sendiri dan kita bisa hidup lebih lama berdampingan. 

Aku tahu berat buatmu buat jujur dan mengakui segalanya, selamat berjuang ODHA!

Tautan: VIVAnews http://ureport.vivanews.com/news/read/267382-odha-terjebak-budaya-malu




Peserta dari Kota Sukabumi.

Bagaimana Bawang Putih Memperkuat Jantung?

Bawang Putih Memperkuat Jantung, Menurut Para Ahli 


Bawang putih dapat memberikan perlindungan jantung dari kerusakan sebaik dia mampu melindungi dari vampir, demikian menurut sebuah penelitian. Rempah berbau tajam ini mengandung bahan yang memiliki kekuatan untuk mencegah kerusakan jaringan jantung.

Para ilmuwan menguji senyawa diallyl trisulphide pada tikus yang mengidap risiko kerusakan jantung dengan arteri koroner tersumbat. Pengobatan penyumbatan aliran darah dapat dipulihkan dengan mengurangi jumlah jaringan jantung yang rusak sebesar 61%.

Diallyl trisulphide melepaskan hidrogen sulfida, yang sebelumnya telah ditunjukkan untuk melindungi jaringan jantung dalam konsentrasi rendah. Biasanya gas ini tidak stabil dan mudah menguap sehingga sulit untuk diberikan sebagai terapi.

Senyawa bawang putih bekerja pada mitokondria, "sel otonom" kecil dalam sel yang menghasilkan energi.

Pemimpin studi Profesor David Lefer, dari Emory University School of Medicine di Amerika Serikat, mengatakan: "Gangguan oksigen dan kerusakan mitokondria aliran darah, dan hilangnya integritas mitokondria dapat menyebabkan kematian sel. Kami melihat bahwa diallyl sulfida sementara dapat menolak fungsi. mitokondria, mempertahankan mereka dan menurunkan produksi spesies oksigen reaktif. "

Spesies oksigen reaktif adalah molekul pengoksidasi destruktif yang merusak sel.

Penemuan ini dipresentasikan pada pertemuan Sesi Scientific American HeartAssociation di Orlando, Florida.

Sumber: Huff Post - Life Style


BACA JUGA:
(GoVlog) ODHA di Antara Remaja
Perilaku Hidup Bersih Cegah Hepatitis A
Kemeja Batik Tak Berkancing
Pesan Perpisahan Di Ujung Usia
Senyum dan Tawa Sehatkan Jantung
Ironi Negeri Serba Ada Indonesia
18 Nasihat Saat Usia 18
Penyimpangan Perilaku Seks Remaja

Thursday, November 24, 2011

Ekstrak Cacing Tanah Turunkan Demam

Ketika Typhus Abdominalis Menyerang



Sebagai bloger pemula aku memang bandel, paling tidak itu yang sering diomelkan istriku. Dalam keadaan sakitpun masih menyempatkan diri ngeblog, begitu istilahnya. Beberapa tulisan di blog sebelum ini merupakan  tulisan yang kutulis sebelum aku jatuh sakit dan beberapa diantaranya malah kutulis dalam keadaan sakit. 

Sejak awal, aku selalu menulis walau tidak untuk diterbitkan. Aku pikir suatu saat dalam keadaan darurat karena sakit blog tidak boleh berhenti terbit, pembaca pasti ada yang menyempatkan diri berkunjung dan mencari-cari sesuatu. Walau minimal satu pembaca perhari dari hampir 40 ribu pembaca blog yang sempat singgah saat ini. Dan ini bernama komitment, blog harus terbit setiap hari. Artinya dalam keadaan sakit aku cukup mengeluarkan tulisan walau dari arsip blog. 

Tidak seorangpun ingin sakit, apalagi bloger pemula sepertiku yang sedang tergila-gila menembus blantika dunia maya. Aku sangat bangga dengan 50 bendera dari 50 negara yang ada di blog berkat Vlog dan VIVAnews, dan itu terus memacu untuk terus kembali keesokan harinya dengan sesuatu yang baru untuk para sahabat pembaca dari berbagai belahan lain bumi ini. Dan celakanya, persediaan arsipku selama sakit  tidak cukup banyak sehingga aku bisa cuti terlalu lama dari depan laptop. 

Gejala awal yang aku alami ialah demam, seperti mau flu tapi tidak disertai gejala batuk pilek. Aku menduga dari masuk angin karena beberapa hari sebelumnya naik motor tanpa jaket dan kehujanan. Anehnya demam itu muncul kalau tidak sore pasti malam hari, disertai nyeri kepala hebat. 

Karena menduga masuk angin, tentu sasaran pertama jamu tolak angin dan mengisi perut sepenuh mungkin sebelum beristirahat. Demam masih tetap tinggi dan keluar keringat dingin sampai rambut dan badan terasa lengket. Esok harinya aku merasa enteng dan berani mandi air dingin, tapi sore harinya aku demam lagi. Kepala terasa nyeri lebih hebat, sampai aku harus mengikatnya dengan ulos. Ini typhus abdominalis! Dengan cepat aku membuat diagnosa atas sakitku. 

Sore itu dalam keadaan demam aku kendarai jeep setelah berhasil membujuk anakku yang masih kelas 6 SD untuk mengantarku ke apotik, dengan janji kubelikan burger akhirnya dia mau juga. Di apotik aku minta selembar antibiotik, obat radang tenggorokan dan  sari kurma. Kemudian aku menyebutkan satu merek produk, tapi ternyata produk itu tidak dikenali. Aku sebutkan produk itu berupa ekstrak cacing. Pelayan apotik rupanya cepat tanggap dan memberiku yang aku mau walau dengan nama berbeda. Aku baca sekilas untuk meyakinkan itu benar sebelum membayarnya.

Di dalam jeep, aku buka botol minum dan segera kutelan sebutir antibiotik dan tiga kapsul ekstrak cacing, kususul dua sendok sari kurma dan kututup dengan mengemut tablet hisap obat radang tenggorokan. Kujalankan lagi jeep perlahan dalam hujan untuk mencari burger dan terus ke rumah adikku untuk sekalian menjemput anakku yang tadi siang pamit latihan band.

Bagi teman-teman yang belum pernah terkena typhus tentu tidak akan mengenali penyakit itu dengan segera, beberpa gejala awal yang perlu dikenali yang akan dialami dalam beberapa hari yaitu :
  • Demam lebih seminggu, mulainya seperti flu akan tetapi jika tipus umumnya muncul sore dan malam hari.
  • Demam sukar turun
  • Nyeri kepala hebat
  • Perut terasa tidak eanak
  • Tidak bisa buang air besar
Gejala tipus ringan (paratipus), yaitu:
  • Mengalami buang-buang air
  • Lidah tampak putih susu, bagian tepinya merah terang
  • Bibir kering
  • Kondidi fisik lemah
Gejala tipus stadium lanjut, yaitu: muncul gejala kuning, karena pada tipus organ hati bisa membengkak seperti gejala hepatitis.

Sedangkan komplikasi yang akan terjadi pada penyakit tipus, pada umumnya muncul setelah minggu kedua demam, yaitu jika mendadak suhu turun dan disangka sakit sudah sembuh, sementara itu denyut nadi makin meninggi, perut melilit dan pasien tampak sakit berat. Kondisi seperti ini membutuhkan pertolongan gawat darurat, karena isi usus yang tumpah ke rongga perut harus secepatnya dibersikan.

Untuk mengetahui tipus, lebih baik dengan melakukan tes widal di lab, setelah demam menginjak hari ke tiga dan melihat gejala awalnya. Agar bisa tahu langkah pengobatan selanjutnya dan sehingga tidak terlanjur parah.

Berhubung Aku pernah berpengalaman di rawat akibat sakit typhus semasa SMA dulu maka gejala-gejala yang muncul dengan cepat bisa kukenali dan diwapadai. Salah satu jalan pintas menurunkan demam akibat typhus yang masih sangat kupercayai saat ini yaitu cacing tanah.

Sebenarnya penggunaan cacing tanah sebagai obat sudah dimulai sejak tahun 4000 SM oleh bangsa Cina. Ia tercatat dalam Bencao Gang Mu sebagai pu shuks yang di kalangan awam disebut naga tanah atau ti lung kam. Khasiat yang disebutkan beragam seperti melancarkan air seni (diuresis), menetralkan bisa gigitan laba-laba, mengobati sakit malaria, membasmi cacing pita, mengobati sakit kuning dengan perut buncit, meredakan demam dan kejang demam dan menyembuhkan stroke.

Di zaman kembali ke alam ini, cacing tanah (earth worm) digunakan sebagai antitrombosis di Korea Selatan, Cina dan Vietnam; bahan makanan di Jepang, Hongaria, Thailand, Filipina dan Amerika Serikat; pertumbuhan kanker di Amerika Serikat; dan makanan obat di berbagai negara Asia Afrika. Di Jepang dikenal vermijuice dan di Eropa, worm burger, worm spagheti, crispy earthworm dan verne de terre.

Malam hari tiba kembali kujalani ritual minum obat seperti sore tadi.  Tubuh saat itu masih demam dan kepala juga masih terasa berat, kueratkan ikatan ulos di kepala untuk menahan sakitnya.  Aku cuma ingin berbaring di bawah selimut. 

Tidak sampai satu jam, keluar keringat di sekujur tubuh dan kepala. Perut tiba-tiba merasa lapar dan ingin makan, segera segelas susu dan beberapa biskuit marie berpindah ke perutku. Masih kurang puas, aku susulkan beberapa butir telur rebus menemani biskuit marie dan susu. Aku simpulkan saat itu; aku sehat.

Indikator sehat itu nikmat makan dan nikmat tidur. Tapi aku belum bisa merayakan rasa sehatku dengan olahraga kecuali dengan menulis blog ini untuk Anda. Dengan satu syarat dari istriku, tidak boleh begadang atau dikarantina lebih lama dikamar cuma ditemani laptop!

Tulisan ini didedikasikan kepada istri tercinta di perantauan 
dan para orangtua tunggal
Penyimpangan Perilaku Seks Remaja
Jalan Pikiran Bebas Hambatan
Anda Kaya Tanpa Anda Sadari
Kopi Herbal Tingkatkan Libido
Menggapai Berat Badan Ideal

Wednesday, November 23, 2011

Sifat Pemarah Akibat Perkembangan Zaman

Mengapa Kita Harus Memaafkan Diri Sendiri


Menjadi pemarah mungkin bukan tabiat bawaan sejak lahir, tapi lebih cenderung disebabkan karena lingkungan. Dulu bangsa kita terkenal ramah dan murah senyum, bahkan santun kepada siapapun walau dia orang asing sekalipun. Setelah jaman berganti, tampak perbedaan tabiat yang mengikuti perkembangan dunia. Mungkin maskudnya ingin seiring kemajuan jaman, dan tampak terseok-seok  mengejar laju globaliasi sementara adat istiadat juga ditinggalkan.

Dulu, sebelum walkman populer dan pada perkembangannya diikuti discman, lalu muncul mp3 dan akhirnya mp4. Tak ada earphone yang menyumpat telinga, seolah kita siap mendengarkan apapun. Di kendaraan umum antar orang asing bisa saling bertegur sapa dan berkenalan kemudian terlibat pembicaraan yang mengasyikan. Sekarang, di kendaraan umum kita lebih banyak duduk diam membisu seolah berdampingan dengan orang asing yang memiliki bahasa yang sukar untuk dimengerti oleh masing-masing sehingga tidak perlu berkomunikasi.

Dulu sebelum ada HP, sebelum komunikasi demikian cepat dan singkat yang diawali era penyeranta, SMS, MMS dan e-mail. Kita bisa berkumpul di telepon umum, atau menulis surat dengan  dengan tangan  sendiri lalu mengirimnya dan menunggu balasan dengan sabar. Sekarang kesabaran seperti itu sudah lenyap, kita tidak bisa lagi mengantri seperti di telpon umum atau berdebar-debar menunggu balasan surat. Kita ingin serba cepat dan instan, kalau tidak kita marah.

Mau tidak mau, harus diakui kemajuan teknologi yang serba cepat membuat kita menjadi temperamental, sangat - sangat  - sangat pemarah. Tidak rakyat juga tidak pemimpin. Rakyat bisa berkelahi tanpa sebab meski saat itu sedang berjoget dangdut, yang  nyata-nyata sedang menikmati hiburan. Pemimpin juga marah kepada pemimpin lain kalau dia kalah suara dalam pemilihan, menghasut orang banyak dan membuat demo besar-besaran.

Agar tidak menjadi pemarah, kita hanya perlu kata maaf untuk diri sendiri. Ternyata untuk memaafkan diri sendiri sama dengan memilih tahanan untuk dibebaskan dan tahanan itu justru Anda. Jadi tunggu apalagi? Segera bebaskan diri Anda! Semoga kisah inspiratif berikut dapat menawarkan hati Anda.

Penyembuhan
Pada suatu masa hiduplah seorang wanita yang memiliki temperamen buruk. Dia berteriak dan memarahi semua orang di sekelilingnya. Dalam sepanjang hidupnya dia percaya kemarahan berapi-api di dalam dirinya adalah karena kesalahan orang lain. Tapi suatu pagi dia bangun dan menyadari bahwa ia telah mengisolasi diri dari semua orang yang dia kasihi dalam hidupnya. Dia tidak punya teman lagi, dan bahkan keluarganya tidak ingin berhubungan dengannya. Dia menyadari bahwa ia harus membuat perubahan.

Pergilah ia menemui seorang biarawan Buddha yang sangat dihormati untuk meminta saran. Biarawan itu menyuruhnya untuk mengambil kendi tanah liat besar dari dapur, mengisinya dengan air, dan berdiri di luar di trotoar di depan rumahnya. "Udara di luar panas, dan di trotoar banyak pejalan kaki lalu lalang," kata rahib saat dia menunjuk ke luar jendela depan rumahnya. "Ketika pejalan kaki lewat, Anda harus menawarkan mereka segelas air. Lakukan itu sampai tidak ada lagi  kemarahan yang tersisa dalam dirimu."

Wanita dengan temperamen buruk itu bingung - ia tidak mengerti bagaimana hal itu  akan membantunya. Tapi ia pernah mendengar bahwa rahib ini dikenal karena kebijaksanaan yang tidak lazim dan memiliki metode  penyembuhan paling mutahir, dan oleh karena itu ia bersedia melakukan apa saja untuk menyembuhkan dirinya sendiri dan membangun kembali hubungan dengan mereka yang ia kasihi.

Kemarahan
Jadi ia berdiri di luar dengan teko air dan menyediakan air bagi pejalan kaki setiap hari selama beberapa minggu berikutnya. Dan setiap pagi ia bertanya pada dirinya sendiri apakah masih berdenyut marah melalui pembuluh darahnya. Dan setiap pagi jawabannya adalah, "ya." Jadi dia terus melayani memberi air. Sampai sore ini ketika seorang pria kekar berjalan, menyambar kendi air dari tangannya, minum langsung dari kendi itu, dan kemudian melemparkan kendi di tanah lalu ia melanjutkan perjalanannya.

Kemarahan dalam diri wanita memuncak  tak tertahankan. Tidak dapat menahan diri, dia mengangkat kendi tanah liat dari tanah dan dengan sekuat mungkin dia melemparkannya pada pria kekar yang berjalan menjauh. Lemparannya mengenai pria itu, kendi hancur menjadi pecahan ketika menghantam bagian belakang kepalanya dan dia jatuh tergeletak di tanah dengan berdarah.

Begitu kemarahan wanita itu mereda, dia menyadari apa yang telah dilakukan dan mulai menangis. Dia menggunakan telepon umum untuk menelepon polisi dan melaporkan kejadian tersebut. Sebuah ambulans dan dua mobil polisi tiba. Sebagai tindakan darurat medis pria kekar itu diikat ke brankar, polisi memborgol tangan dan kakinya tapi. Kemudian salah satu petugas polisi mendekati wanita itu, yang masih menangis, dan berkata, "Kota ini berutang 'terima kasih' padamu." Pria itu telah ada di daftar orang yang paling kami cari selama lebih dari satu tahun belakangan ini. Dia adalah tersangka utama dalam kasus pembunuhan berantai dan perampokan dengan kekerasan. "

Pesan Moral
Pesan moral dari cerita ini adalah bahwa kita tidak tahu. Kita ingin mempercayai bahwa jika kita benar-benar melepaskan diri dari kegelapan batin maka kita maka kita akan selalu bisa membuat pilihan yang tepat, dan memberi pelayanan kepada diri kita sendiri dan orang di sekitar kita. Tapi hidup tidak begitu jelas dan mudah diduga. Terkadang kegelapan kita sengaja membawa kita untuk melakukan hal-hal yang mempengaruhi dunia dalam cara yang positif, seperti cinta tanpa syarat kita kadang-kadang memaksa kita untuk mengabaikan perbuatan kriminal  yang dilakukan di depan kita.

Saya menceritakan kisah ini tidak bermaksud mendorong Anda menggunakan kemarahan untuk mencapai kebaikan bagi diri Anda, tetapi lebih tertuju pada kesediakan membuka diri untuk memaafkan diri sendiri secara manusiawi - saat Anda merasa gelap karena kemarahan. Karena, bahkan di saat-saat tergelap, ada cahaya yang bersinar dalam diri kita yang memiliki potensi untuk melayani diri kita sendiri dan orang lain dengan cara yang mungkin tidak kita pahami sepenuhnya.

BACA JUGA:
(GoVlog) ODHA di Antara Remaja
Perilaku Hidup Bersih Cegah Hepatitis A
Kemeja Batik Tak Berkancing
Pesan Perpisahan Di Ujung Usia
Senyum dan Tawa Sehatkan Jantung
Ironi Negeri Serba Ada Indonesia
18 Nasihat Saat Usia 18
Penyimpangan Perilaku Seks Remaja

Tuesday, November 22, 2011

Cinta Antara Tumapel dan Singasari

Antara Cinta dan Sayang

Kalau kita melihat atau mendengar kabar cerita kawin - cerai para artis walau rumah tangga mereka relatif baru atau menimpa sejumlah pasangan yang sudah sampai usia kakek - nenek tapi masih saja harus menjalani perceraian, ternyata kisah semacam ini telah ada sejak jaman dahulu kala. Dalam legenda Ciung Wanara, tergambarkan betapa jahatnya Dewi Pangrenyep terhadap madunya,  Naganingrum, bahkan ketika suaminya sakit parah sampai tega berselingkuh dengan Permana Dikusumah.

Cinta seperti itu tentulah cinta yang bercampur aduk dengan napsu. Bahkan dalam naskah Pararaton karya  R.M Mangkudimedja (1979), ada kisah Tunggul Ametung. Sebagaimana dikisahkan dalam cerita itu, semasa itu akuwu tunggul ametung, mungkin di jaman ini setara dengan camat yang singgah di desa Panawijen serta bertemu dengan seorang gadis muda belia nan cantik rupawan Ken Dedes, yang ternyata anak seorang pendeta, Mpu Purwa.

Tunggul Ametung jatuh cinta teramat sangat dan tak sabar menunggu Mpu Purwa yang sedang berada di hutan karena ingin segera meminang Ken Dedes menjadi istrinya. Ken Dedes meminta Tunggul Ametung bersabar menunggu ayahnya, namun karena sudah tidak kuat menahan cinta (napsu) malah dia menculik Ken Dedes dan membawa dengan paksa ke Tumapel. Tentu saja Mpu Purwa murka begitu tahu anaknya tidak dijumpai di rumahnya karena ada yang menculik, dia lalu mengucapkan kutukan bahwa siapapun yang telah menculik anaknya akan mati terbunuh oleh keris.

Terkisahkan, Ken Dedes dijadikan istri oleh Tunggul Ametung. Kisah selanjutnya Tunggul Ametung mempunyai pengawal kepercayaan bernama Ken Arok, yang sebenarnya adalah buronan penjahat yang paling dicari di Kediri. Namun karena bantuan seorang pendeta dari India, Lohgawe, dia bisa bekerja di Tumapel. Diam-diam Ken Arok menyimpan rasa cinta terhadap Ken Dedes yang telah diramalkan oleh Lohgawe akan menurunkan raja-raja di Tanah Jawa. 

Terngiang ucapan Lohgawe, cinta Ken Arok semakin membara. Ken Arok akhirnya menggunakan keris Mpu Gandring untuk menjalankan maksud jahatnya. Awalnya dia meminjamkan keris itu ke sesama kolega pengawal, yang bernama Kebo Ijo. Oleh Kebo Ijo keris itu dipamerkan ke setiap orang sampai semua orang berpendapat bahwa itu adalah keris Kebo Ijo. Pada suatu malam tanpa sepengetahuan Kebo Ijo, Ken Arok mengambil keris itu dari rumahnya dan menuju kamar Tunggul Ametung serta menghabisi akuwu Tumapel hingga ajal. Esok harinya geger gonjang ganjing, Tunggul Ametung tewas dengan keris Kebo Ijo tertancap di tubuhnya. Karena hal itulah, Kebo Ijo dihukum mati memakai keris itu juga.

Sepeninggal Tunggul Ametung, niat Ken Arok memperistri Ken Dedes pun dilaksanakan walau tahu dalam rahim Ken Dedes ada bayi dari Tunggul Ametung yang kemudian setelah lahir diberi nama Anusapati. Ken Arok pada akhirnya mampu mengalahkan Raja Kediri, Kertajaya, serta mendirikan Kerajaan  Singasari pada tahun 1222. Singkat cerita, Anusapati mengetahui bahwa yang membunuh bapaknya adalah Ken Arok dan membalas dendam dengan membunuh Ken Arok lewat tangan kanannya.

Yang membingungkan, dalam kisah itu Ken Dedes sebenarnya menyaksikan bahwa yang membunuh suaminya ialah Ken Arok, tapi kenapa malah mau dinikahi Ken Arok. Ternyata ada kisah terlupakan (terpaksa) yaitu semasa dibawa kabur oleh Tunggul Ametung dari rumah ayahnya, atau bisa jadi matinya Tunggul Ametung akibat kutukan manusia sakti saat itu. 

Ken Dedes sebenarnya menjadi tokoh kunci, yang kadang tampak tega, tetapi ketika anaknya memaksa ingin mengetahui perihal ayahnya hatinya justru luluh dan menceritakan kisah sebenarnya walau dia sudah bisa meramalkan kejadian yang akan menimpa suaminya Ken Arok seperti apa. 

Dalam hal ini, sayang terhadap anak tidak bisa dihalangi oleh cinta yang lain. Juga, ternyata wanita dapat menggoyahkan iman lelaki yang tidak bisa menjaga hati. Bahkan sekarangpun tidak sedikit lelaki yang tersungkur di bawah kaki seorang wanita. 

Adiksi Pornografi Internet Pemicu Anoreksia

Mematikan Gairah Sex Lelaki



Terdapat anggapan yang salah bahwa dengan mengakses situs penyedia pornografi dapat membantu membangkitkan gairah yang menurun. Ternyata ibarat kehausan saat berenang dilautan, tidak bisa serta merta melepas dahaga dengan meminum air laut. Sekali saja air laut terminum, maka rasa haus berikutnya akan lebih mencekik. Demikian halnya dengan akses terhadap pornografi internet, akses pertama akan diikuti oleh akses-akses berikutnya yang membabi buta tak kenal waktu. Sampai akhirnya tanpa sadar telah menjadi demikian adiksi.

Saat ini banyak anak muda tumbuh berkembang bersama akses pornografi internet kecepatan tinggi dan mengalami gejala kecanduan. Fakta tersebut, menurut American Society of Addiction Medicine, telah menempatkan pornografi menjadi sebagai salah satu bentuk pemicu adiksi yang perlu ditangani.

Pengertian definisi Adidksi yang dirilis pada April lalu menyebutkan, perilaku apa pun yang sifatnya memberikan imbalan atau penghargaan dan tidak sebatas barang dapat menimbulkan adiksi atau kecanduan, termasuk di antaranya "aktivitas seksual". "Inilah apa yang kita sebut dengan proses adiksi," ungkap David Smith, MD, mantan Presiden American Society of Addiction Medicine dan penulis buku Unchain Your Brain.

Kita bisa bisa menjadi kecanduan terhadap dopamin. Perilaku seperti pornografi, makan atau berjudi melepaskan hormon dopamin dan memicu adiksi. Wilson berpendapat, internet akan membuat akses terhadap pornografi menjadi sangat mudah sehingga memudahkan otak terhubung dengan sejenis stimulus visual. Pornografi jenis baru ini akan mempercepat pengeluaran hormon dopamin, tetapi juga dapat menyebabkan seseorang ketergantungan dan tak bisa mencapai kepuasan.

Laporan terbaru para ahli yang tergabung dalam Italian Society of Andrology and Sexual Medicine menyatakan, banyak pria yang sudah mengakses pornografi sejak usia belia (sekitar usia 14) mengalami gangguan libido pada usia 20-an. Mereka kecanduan pornografi setiap hari sehingga mengalami penurunan gairah seksual, bahkan ada yang sampai tidak mampu ereksi. Menurut para ahli, gangguan yang dialami pria ini dapat dikategorikan sebagai anoreksia seksual.

Fenomena lelaki kecanduan pornografi, ketika mereka berada di tempat tidur bersama pasangan dengan kondisi lampu gelap, mereka tidak akan mendapatkan stimulus visual yang mereka butuhkan sehingga tidak bisa melakukannya. Meski demikian, gangguan seksual ini masih dapat diatasi melalui terapi. Menurut Robinson, waktu untuk menyembuhkan anoreksia sekual pada setiap individu bervariasi.

"Untuk lelaki dewasa perlu waktu sekitar 8 pekan untuk terapi penyembuhan. Tetapi untuk lelaku muda, di usia 20-an yang kecanduan pornografi perlu waktu 3 hingga 4 bulan karena mereka tidak terhubungan dengan pasangan dan sentuhan nyata sewaktu muda," ujarnya.

Monday, November 21, 2011

Modo - Modi Maskot Sea Games

Modo - Modi Made In Bekasi


Indonesia mendapat kesempatan menjadi tuan rumah penyelenggara SEA Games XXVI. Maskot pun dipersiapkan untuk diserahkan kepada para juara saat naik podium kehormatan. Maskot dapat merepresentasikan identitas sang tuan rumah selain sebagai penanda ajang tertentu seperti olahraga nasional maupun internasional.

Modo - Modi, sepasang komodo merepresentasikan maskot ajang olah raga internasional yang diikuti negara-negara se-Asia Tenggara. Pemilihan komodo dilatarbelakangi semangat mengkampanyekan binatang yang telah hidup 40 juta tahun lalu itu sebagai Keajaiban Dunia Alami yang saat itu digencarkan.

Modo - Modi dikerjakan di Kota Bekasi oleh bukan pemenang lelang, karena memang tidak pernah mengajukan diri di ajang tersebut. Kendatipun demikian Modo - Modi setinggi 25 cm mulai di rakit. 

"Saya justru tidak tahu bahwa boneka ini untuk maskot SEA Games. Mengajukan model untuk ikut lelangpun tidak. Sekitar tiga minggu lalu ada yang datang minta dibuatkan boneka seperti gambar yang dibawanya." jelas pemilik Hakashi Toys Anang Sujana,(PR 26-10).

Berdasarkan gambar Anang mencoba merealisasikan konsep ke bentuk tiga dimensi. Pada percobaan kedua, representasi boneka buatannya diterima dan dijadikan contoh untuk diproduksi dalam jumlah banyak. 

Sunday, November 20, 2011

Pengalaman Adalah Guru Terbaik

Tidak Mau Bukan Berarti Tidak Mampu



Manusia sudah mulai belajar sejak baru lahir ketika ia belum mengerti bahasa yang digunakan pengajarnya. Ini berarti bahwa bayi belajar lewat pengalamannya.

Setiap menemukan pengalaman yang tidak difahaminya manusia membuat sejumlah dugaan yang diuji kebenarannya dalam pengalaman selanjutnya.

Dugaan yang dibuat bisa benar tapi juga bisa salah. Tanpa mengetahui benar dan salahnya dugaan manusia sulit belajar. Belajar membutuhkan umpan balik.

Dapatkah seseorang mengetahui rasanya buah apel jika kepadanya hanya ditunjukan buah apel? Tentu jawabnya 'tidak'.

Mana cara terbaik untuk menjelasakan rasanya apel?
  • Menjelaskan susunan kimianya
  • Membandingkan dengan rasa lain
  • Menyuruh orang makan apel
Menyuruh orang makan apel berarti memberi orang pengalaman. Kebanyakan orang belajar lewat pengalaman-pengalaman.

Manakah cara terbaik untuk menjelaskan cara menyetel TV?
  • Ceramahkan
  • Contohkan
  • Contohkan lalu suruh coba
Manakah cara terbaik untuk mengajar orang berenang?
  • Jelaskan teorinya
  • Berikan contohnya
  • Suruh dia mencoba
Mengenal warna dan rasa adalah pengetahuan. Bisa berenang adalah keterampilan sedangkan disiplin bukan sekedar pengetahuan atau keterampilan.

Memberi contoh dan menyuruh murid berarti memberi murid pengalaman. Kebanyakan murid belajar dari pengalaman.

Untuk jadi terampil orang tidak cukup hanya diberi tahu. Ia juga harus sempat mencoba dan berlatih.

Pengalaman belajar bisa berupa; mendengar, mencoba, membaca dan merenungkan.

Bagaimana pengetahuan bisa bertambah jika yang didapat dari pengalaman hanyalah kata-kata yang tidak difahami artinya?

Sebelum menyukai akibat, terlebih dahulu orang harus menyadari akibat itu. Untuk sadar ia butuh pengalaman.

Tahu dan mampu tidak langsung membuat orang mau. Agar mau melakukan sesuatu orang harus menyenangi hasil atau akibat perbuatannya. Tidak mau bukannya tidak mampu.

Baca Juga:

Saturday, November 19, 2011

Yoga Seimbangkan Tubuh dan Pikiran

9 Posisi Yoga Penghubung Tubuh dan Pikiran

Kita mendambakan kebugaran sebagai modal untuk menjalani rutinitas kehidupan yang sehat dan bahagia.  Kebugaran itu idealnya berupa keharmonisan antara kebugaran tubuh kita dan kehidupan emosional kita. Yoga akan membawa Anda bisa merasakan harmoni itu, sebuah pengalaman dari penyatuan tubuh fisik dan  tubuh emosional Anda.

Relevansi dari tujuan Yoga: kita semua harus mengatasi bagaimana kita hidup di tubuh kita dan bagaimana kita hidup di rumah tangga kita. Rahasia besar dari keduanya yang harus diungkap ialah : pendekatan kebugaran bukan hanya dari otot Anda, tetapi kesehatan dari seluruh diri Anda luar dalam.

Resonansi

Resonansi terjadi ketika sistem mampu menyimpan dan mudah transfer energi antara dua atau lebih mode penyimpanan yang berbeda (seperti pendulum, mampu mentransfer antara energi kinetik dan energi potensial). Ketika Anda menyesuaikan tubuh fisik Anda dalam yoga, Anda meningkatkan resonansi diri karena Anda akan lebih mampu menggeser "mode", atau bergerak dari satu tempat ke tempat lain secara elegan dan siap menghadapi setiap transisi dan tantangan emosional yang mungkin timbul. Dengan kata lain, latihan fisik benar-benar membantu Anda tetap tenang, tidak peduli apapun bentuk masalahnya.

Kita memperbaiki resonansi kita secara keseluruhan melalui latihan, kita menjadi lebih tenang, lebih lapang hati, lebih terbuka pada saat-saat ketidaknyamanan atau merasa dalam keadaan transisi. Ternyata keterbukaan diri lebih dalam menghasilkan kesabaran, kesabaran  membantu dalam memecahkan setiap kontek permasalahan.

Rangkaian gerak dalam urutan sederhana ini akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperkuat otot dan membangun kesadaran Anda, dan membuka jalan untuk mendengarkan hal paling halus di setiap saat kehidupan Anda. Bernapas dan berdiri dengan baik, dan cobalah raih kesadaran Anda setelah  merasakan efek gerakan pada seluruh diri Anda.

Posisi 1 Dan 2: Lengan ke atas dan Terentang


Berdiri dengan kaki sejajar, tangkupkan kedua telapak tangan di atas kepala setinggi mungkin. Dengan tatapan  mata yang lembut, bentangkan lengan Anda lebar-lebar setinggi bahu. Ulangi ini 9 kali.

Bernapaslah seiring gerak lengan Anda, gunakan seluruh perasaan dan biarkan pernapasan Anda mengalir secara alami.

Rasakan tubuh Anda menyerap energi dari gerak itu.

Posisi 3 Dan 4: Peregangan Sisi


Kaki paralel, gunakan tangan kanan untuk memegang pergelangan tangan kiri dan regangkan ke kanan. Bernapaslah 9 kali tarikan napas di sini, isi seluruh tubuh, mulai dari kaki sampai ujung jari.

Biarkan mata Anda dan leher rileks. Kemudian lakukan sisi lain.

Rasakan sisi tubuh bertenaga dan melentur.


Posisi 5 Dan 6: Buka Jantung; Bergerak di Dalam


Tarik napas sambil membuka lengan lebar dan sedikit lebih tinggi dari kepala, buka perlahan, lalu hembuskan sambil menutup kedua lengan, pertahankan lengan lurus kedepan seperti menyembah.

Ulangi menghirup dan menghembuskan napas 9 kali.

Rasakan keluasan ruang jantung Anda di sini sejenak.

Posisi 7 Dan 8: Peregangan Panjang dan Membungkuk Ke Depan


Jalin tangan Anda di atas kepala, putar tangan Anda ke luar dan sambil tarik napas lakukan peregangan dari kedua ujung  kaki sambil  menarik punggung ke belakang, buka kaki selebar bahu.

Tahan napas beberapa saat, buka tangan Anda ke samping dan jalin kembali telapak tangan di belakang penggung lalu lipat tubuh ke bawah dengan kaki lurus dan  tangan di atas kepala hembuskan napas untuk mengosongkan jantung.

Tarik napas sambil membuka tangan ke samping dan menjalinnya lagi diatas kepala dan mengubahnya menjadi dorongan ke luar di atas kepala, tahan napas itu dan buka tangan untuk dijalin kembali dibelakang punggung, hembuskan napas sambil membungkuk. Ulangi 3-9 kali.

Posisi 9: Tangan Penyembuhan Untuk Tubuh


Tempatkan tangan kiri di jantung, tangan kanan pada perut. Sistem kekebalan Anda baru saja direvitalisasi, sirkulasi energi dan pencernaan, juga sistem saraf telah di kalibrasi ulang.

Rasakan kelapangan dalam tubuh Anda, dan rasakan  keheningan di dalam hati. Hal ini dengan cepat meningkatkan daya kekebalan sebagai  langkah nyata menuju arah penyembuhan diri.

Referensi: Elena Brower, Founder, co-owner of Virayoga
Baca Juga:
Menggapai Berat Badan Ideal
Pengaruh Cahaya Terhadap Tidur Lelap
Impikan Perut Ramping dan Rata
Natasha Hasting Tiru Patung Olimpiade Roma
Ingin Suami Romantis Seperti Di Film