Friday, January 6, 2012

Pilih Bank Umum atau Syariah?


Istilah-istilah di Bank Syariah

Bank Syariah sudah menyemarakan dunia perbankan Indonesia sejak 1990-an, kemudian tumbuh secara sporadis di tahun 2004. Namun hingga kini masih banyak masyarakat yang belum mengenal baik tentang bank syariah, terutama istilah-istilah dalam bahasa Arab yang digunakan.

Bank tersebut memakai nama ‘syariah’ karena beroprasi berdasarkan prinsip-prinsip Islam. Kata syariah itu sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti ‘jalan yang ditempuh’ atau ‘garis yang mesti dilalui’.

Perbedaan mendasar antara bank syariah dan bank konvensional adalah pada akad atau perjanjiannya. Akad di bank syariah tidak memnggunakan sistem bunga, melainkan bagi hasil.

Dengan sistem bagi hasil keuntungan yang diperoleh nasabah bisa berubah-ubah tergantung pendapatan atau keuntungan yang diperoleh bank. Umumnya persentase bagi hasil sudah sudah ditetapkan oleh pihak bank.

Perhitungan bagi hasil di bank syariah ada dua jenis yaitu profit/loss sharing  dan revenue sharing. Dalam sistem profit/loss sharing, besar kecilnya pendapatan bagi hasil yang diterima nasabah tergantung pada keuntungan bank. Sedangkan pada revenue sharing, penentuan bagi hasil tergantung pada jumlah dana yang berhasil dihimpun oleh bank dari keseluruhan nasabah. Bank-bank syariah Indonesia umumnya menerapkan sistem revenue sharing.

Istilah-istilah di bank syariah yang sering Anda temui :

MURABAHAH

Transaski jual beli di mana bank menyebut jumlah keuntungannya. Bank bertindak sebagai penjual dan nasabah sebagai pembeli.

SALAM

Transaksi jual beli dimana barang yang diperjual belikan belum ada. Barang diserahkan secara tangguh, sedangkan pembayaran secara tunai. Bank bertindak sebagai pembeli dan nasabah sebagai penjual. Bedanya dengan sistem ijon, dalam transaksi ini kualitas, kuantitas, harga dan waktu penyerahan barang harus ditentukan dengan pasti.

IJARAH

Pada dasarnya , prinsip ijarah sama saja dengan prinsip jual-beli, perbedaannya terletak pada objek transaksinya. Bila pada jual-beli objek transaksinya barang, pada ijarah berupa jasa.

MUSYARAKAH

Terjadi kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu. Para pihak yang bekerja sama memberikan kontribusi modal. Keuntungan maupun risiko usaha akan ditanggung bersama sesuai kesepakatan.

MUDHARABBAH

Transaksi dalam bentuk kerja sama antara dua belah pihak, dimana pihak pertama menyerahkan modal untuk dikelola pihak kedua. Keuntungan yang diraih akan dibagi diantara para pihak tersebut yang besarnya tergantung pada kesepakatan kedua belah pihak. 


BACA JUGA:
Pria Tertarik Wanita Langsing?
Siapa Penerima Surat Wasiat atau Testamen?
Ban Serep Jangan Ditinggal di Rumah
Alasan Ketika Cinta Berakhir
Kembang Api dan Terompet, Tradisi Malam Tahun Baru...
Sa'atMu
Wasit adalah Penentu Offside!
Saat Memilih untuk Bercerai
Pembentukan Watak Generasi Anti Korupsi
Eksploitasi Perempuan Bukan Pemberdayaan!
Pengemudi Wajib Kendalikan Kendaraan

2 comments:

  1. Maaf sebelumnya..
    mungkin judulnya (Bank Umum) bisa di edit jadi bank konvensional.
    Pengertian bank umum juga mencakup bank syariah juga...

    ReplyDelete
  2. @Mas Sofyanmohammed, terimakasih masukannya... sepertinya kata konvensional malah membingungkan bagi kosa kata bangsa kita, dia akan bertanya lagi apaan tuh?

    ReplyDelete

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.