Wednesday, February 1, 2012

Stop Banjir Dengan Lubang Resapan Biopori

Air Mengalir Sampai Jauh, Akhirnya Ke Laut



Tanpa disadari kadang kita menyalahkan iklim sebagai penyebab utama banjir. Padahal penyebab banjir yang sesungguhnya adalah kurangnya upaya pemanfaatan air bersih yang di kirim melalui hujan maupun dari hulu sungai. Air itu dibiarkan mengalir begitu saja hingga ke laut.

"Seharusnya air yang datang itu dimanfaatkan dengan disimpan ke dalam tanah dan tidak dibuang begitu saja," kata Ir Kamir R Brata, M.Sc penemu teknologi lubang resapan biopori.

Dahulu kala, air dapat masuk begitu saja ke dalam tanah karena belum ada beton atau lapisan keras lainnya yang menutupi permukaan tanah. Maka agar air bisa meresap ke dalam tanah salah satu upaya yang bisa kita lakukan adalah dengan membuat lubang resapan biopori.

Lubang resapan biopori adalah salah satu cara meresapkan air ke dalam tanah yang dibantu oleh organisme di dalamnya. Cara pembuatan lubang resapan biopori adalah dengan membuat lubang diameter 10 cm dengan kedalaman 1 meter. Lubang resapan biopori ini dapat dibuat dalam kondisi atau jenis tanah apapun menggunakan bor biopori.

Inti dari teknologi resapan biopori adalah dengan memanfaatkan mahluk Tuhan di dalam tanah, yang tidak hanya mikro organisme namun juga termasuk cacing tanah, semut dan hewan lainnya. Hanya dengan menghidupi mereka maka semua akan membantu dalam upaya peresapan air ke dalam tanah.   

BACA JUGA:
Cara Membangkitkan Gairah di Usia Senja
Berburu Barang Bekas di Bandung
Dari Hobi Jadi Profesi
DPR Jangan Boros Lagi!
Nasehat Investasi Orang Terkaya No. 2 Di Dunia
Surat Permintaan Maaf Afriyani Susanti
Ekstasi Nikmat Sesaat Berujung Maut
Bagaimana Mengontrol Emosi?
Kaki Indah Tanpa Varises

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.