Monday, March 5, 2012

Penderita Kleptomania Tidak Akan Dihukum

Hukum Memang Harus Adil


Kleptomania menurut Wikipedia berasal dari bahasa Yunani:  kleptein yang berarti "mencuri", dan  "mania" adalah penyakit jiwa yang membuat penderitanya tidak bisa menahan diri untuk mencuri. Benda-benda yang dicuri oleh penderita kleptomania umumnya adalah barang-barang yang tidak berharga, seperti mencuri gula, permen, sisir, atau barang-barang lainnya. Sang penderita biasanya merasakan rasa tegang subjektif sebelum mencuri dan merasakan kelegaan atau kenikmatan setelah mereka melakukan tindakan mencuri tersebut. Tindakan ini harus dibedakan dari tindakan mencuri biasa yang biasanya didorong oleh motivasi keuntungan dan telah direncanakan sebelumnya.

Penyakit ini umum muncul pada masa puber dan ada sampai dewasa. Pada beberapa kasus, kleptomania diderita seumur hidup. Penderita juga mungkin memiliki kelainan jiwa lainnya, seperti kelainan emosi, Bulimia Nervosa, paranoid, schizoid atau borderline personality disorder. Kleptomania dapat muncul setelah terjadi cedera otak traumatik dan keracunan karbon monoksida.

Kabar baik bagi penderita kleptomania datang dari Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan pencurian di bawah Rp 2,5 juta tidak perlu ditahan dan cukup dihukum dengan ancaman maksimal 3 bulan penjara dan masuk dalam pasal 284 KUHP. 

Saat ini pencurian diatur dalam pasal 4 KUHP, yaitu pasal 362 tentang pencurian biasa, pasal 363 tentang pencurian dengan kekerasan, pasal 364 tentang pencurian ringan dan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan.

Pencurian ringan yang tidak perlu di tahan diantaranya mencuri helm yang diletakkan di atas motor namun motor tersebut diparkir di pinggir jalan. Mencuri buah yang jatuh di pekarangan namun pekarangannya tidak dipagar. Mencuri sepeda yang tidak dikunci dan diparkir di tempat umum. Mencuri 6 buah piring, mencuri sendal.

Beberapa waktu lalu terjadi perdebatan masalah hukum tentang pencurian ringan dengan pencurian biasa. Mungkin Anda masih ingat kasus pencurian buah kakao, sendal jepit bekas dan sebagainya yang harganya cuma Rp 2.500 dan bisa diancam hukuman maksimal 5 tahun?

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.