Saturday, March 24, 2012

Lift, Awalnya Hanya Untuk Raja Louis XV

Ketika Jaman Berubah, Manusia Harus Berubah


Ketika itu era tahun 70-an, tepatnya entah tahun berapa yang jelas Saya masih sekolah di SD. Sukabumi memiliki gedung yang memiliki eskalator untuk yang pertama kalinya, bertempat di Sukabumi Shopping Centre. Kemudian hanya berselang beberapa tahun, tidak jauh dari tempat tersebut dibangun juga Capitol Plaza Sukabumi yang dilengkapi dengan eskalator dan  lift. 

Eskalator yang ada di kedua gedung pertokoan  dan bioskop itu tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Hampir setiap hari orang-orang berbondong datang hanya untuk melihat dan mencoba eskalator itu. Terkesan kampungan memang, tapi itulah kondisi masyarakat Sukabumi saat itu. Apapun yang bisa dijadikan hiburan gratis pasti akan dinikmati tanpa kecuali. 

Eskalator dan lift sepertinya menjadi syarat mutlak yang harus ada di gedung bertingkat, apalagi gedung pencakar langit. Sulit sekali membayangkan apa jadinya gedung pencakar langit tanpa kedua perkakas tersebut, terlebih utama lagi tanpa lift. Tentu para penghuni gedung akan sering merasa kelelahan karena harus menggunakan tangga untuk bisa mencapai setiap lantainya.

Lift pertama kali diciptakan tahun 1743, untuk mengangkut dan menurunkan Raja Louis XV dari balkon istananya di Prancis. Saat itu lift hanya bisa mengangkut satu penumpang dan bergerak naik satu lantai dengan tenaga penggerak manusia atas perintah raja.

Lift bertenaga uap mulai diperkenalkan di dunia pada tahun 1850. Temuan itu kemudian disempurnakan tahun 1854 oleh Elisha Graves Otis penemu asal Amerika Serikat yang menambahkan alat pengaman khusus agar lift tidak jatuh ketika kabelnya gagal mengangkat beban. Otis baru memasang lift tersebut pada 1857 pertama kali di pusat perbelanjaan Haughwout di New York. 

Sepeninggal Otis, kedua putranya Charles dan Norton Otis mengembangkan penemuan ayahnya dan mendirikan Otis & Co di tahun 1867. Berkat keberhasilan perusahaan tersebut, hingga tahun 1873 lebih dari 2.000 lift temuan Otis dipergunakan di gedung-gedung perkantoran, hotel, dan pusat perbelanjaan di seluruh Amerika Serikat. Lima tahun kemudian mereka juga berhasil dalam pemasangan lift hidraulis penumpang pertama sebagai hasil penembangan dari temuan Otis.

Saat gedung pencakar langit mulai banyak dibangun di berbagai negara pada tahun 1889, temuan Otis mulai dihubungkan dan diarahkan ke mesin listrik sebagaimana lift yang kita kenal sekarang.

2 comments:

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.