Friday, March 16, 2012

Mengatur Pengeluaran Keuangan dan Tabungan

Sehari Satu Sen, Setahun Sepenuh Celengan Ayam Jago



Tanpa tabungan sepeser pun  dalam keadaan gaji minus dan dililit utang sana sini tentu sangat mengerikan sekali. Keadaan seperti itu merupakan gambaran hampir umum keluarga pekerja di kita saat ini.

Alasan utama tidak menabung biasanya karena gaji tidak mencukupi, kalaupun mencukupi pun sudah terpotong untuk membayar utang bank tiap bulan, cicilan motor atau angsuran kredit lain.  Selalu ada alasan untuk menggali utang, entah itu utang produktif atau utang konsumtif. 

Utang produktif berarti berutang untuk usaha, dari usaha atau bisnis ini diharapkan menghasilkan keuntungan atau profit. Sedangkan utang konsumtif berarti utang untuk belanja konsumtif dan tidak akan menghasilkan profit.

Pengeluaran untuk belanja konsumtif yang berpangkal dari gaya hidup ini sangat mempengaruhi kondisi keuangan. Sebagai contoh, ada sebuah keluarga dengan anggota 4 orang masih bisa menabung karena semua anggota keluarga bisa berhemat dan  membayar hanya keperluan yang penting saja, padahal penghasilannya hanya Rp1 juta per bulan. 

Kemudian ada keluarga lain dengan 3 orang anggota tapi tidak punya tabungan, bahkan utangnya juga banyak. Penghasilan Rp 30 juta per bulan tidak mencukupi karena gaya hidup berlebihan, selalu berbelanja barang-barang konsumtif yang tidak perlu hanya demi gaya hidup dan komunitas.

Untuk bisa memiliki tabungan dan melunasi utang sebenarnya sederhana sekali. Bagi yang mempunyai kartu kredit, usahakan mulai bulan ini stop penggunaan kartu kredit itu dan jika perlu gunting kartu kreditnya dan lunasi utangnya secara berkala.

Lakukan pencatatan belanja selama 6 - 12 bulan terkahir, pisahkan pembelian barang-barang konsumtif yang tidak penting. Kemudian mulai bulan ini catat pengeluaran penting selama satu bulan dan ulangi pada bulan berikutnya. Buat daftar prioritas dan kewajiban biaya bulanan seperti; bayar listrik, telefon, air, internet, uang sekolah anak, uang kuliah anak, dan ini masuk pada yang harus didahulukan.

Akhirnya selalu sisihkan 10 persen dari pendapatan. Buat rekening baru di bank yang jauh dari rumah dan tidak perlu membuat ATM supaya tidak tergoda untuk menarik tabungan. Jika masih mungkin, jalankan usaha sampingan yang tidak terlalu menyita waktu.

Anda tertarik mencoba? Selamat hidup hemat dan merintis masa depan dengan aman. Percayalah, dengan cara ini saldo tabungan Anda akan terus meningkat!

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.