Tuesday, April 17, 2012

Car Free Day Harus Ditata Ulang

Hari Bebas Yang Bablas


Kebijakan pemerintah di beberapa kota besar yang menetapkan beberapa ruas jalan tertentu dan pada hari-hari tertentu dibebaskan dari kendaraan bermotor merupakan suatu kebijakan yang patut dipuji.

Kebijakan  Car Free Day (CFD) yang cerdas untuk menurunkan tingkat pencemaran udara yang semakin mencemaskan dari tahun ke tahun. CFD walau belum 100 persen menuntaskan masalah polusi udara namun setidaknya kebijakan ini merupakan angin segar bagi semua yang peduli pada lingkungan yang lebih sehat. 

Berbagai diskusi dan gelar wicara sering terlihat digiatkan selama CFD untuk mencari dukungan pemerintah agar bersedia memberlakukan kawasan bebas kendaraan bermotor. Setelah CFD diberlakukan di beberapa ruas jalan, sudahkan apa yang di idam-idamkan terwujud? 

Kawasan CFD semakin lama justru semakin semrawut. Semua orang larut dalam euforia merayakan hari bebas kendaraan bermotor pada setiap hari Minggu pagi. 

Semua orang beraktivitas di sepanjang jalur CFD. Mulai dari berjalan kaki, aerobik, bermain bola, bulu tangkis, sakteboard, bersepeda, mengasuh bayi sampai mengasuh hewan peliharaan seperti anjing, dan bahkan terdapat juga aktivitas live perfomance kesenian. 

Badan jalan selama CFD tertutup bagi orang lain yang ingin menggunakan jalan atau sekedar lewat, dan ini sebenarnya mengganggu orang lain yang tidak boleh protes. CFD juga merupakan lapak baru para pedagang kaki lima yang menambah kumuh suasana.

Kawasan CFD sudah saatnya ditata ulang oleh pemerintah daerah setempat. Sepotong jalan yang hanya beberapa ratus meter saja itu harus dimanfaatkan warga dengan berbagai kegiatan yang walau penuh antusiasme tapi tanpa mengganggu aktivitas masyarakat yang lain. 

Para pejalan kaki harus merasa nyaman tanpa terganggu yang suka jogging atau bersepeda, demikian juga sebaliknya. Bagi yang suka berkesenian dapat mengadakan live perfomance tanpa menutup seluruh badan jalan, sehingga jalan masih dapat dilalui walau terdapat penumpukan orang baik penonton atau pedagang. 

Meski penataan ulang kawasan CFD belum tentu serta merta ditaati semua orang saat diberlakukan, setidaknya langkah ini sudah di tempuh dan seiring berjalannya waktu serta sosialisasi rasanya semua orang tidak keberatan menaati aturan yang dibuat untuk kepentingan bersama. 

Sumber : Euforia Car Free Day, Susilo B Sutomo, Vice President Telkom Cycling Community Indonesia, PR 14 April 2012.  

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.