Sunday, April 1, 2012

Aneka Ria Perkawinan dari Sarlito W. Sarwono

Ada Dua Hal Yang Tidak Boleh Dicoba; Kawin dan Mati


Tidak boleh dicoba atau cuma coba-coba saja dalam hidup ini yaitu perkara Kawin dan Mati. Mungkin terdengar guyon karena diucapkan di hari Minggu ya?

Saya tidak sedang ingin melucu atau mengundang tawa. Serius nih! Bayangkan kalau Kau mencoba untuk Kawin atau Mati. Hanya satu saja dari keduanya sudah tidak boleh apalagi kalau dua-duanya dicoba.

Kawin memang bukan untuk dicoba atau cuma coba-coba karena akan menuntut tanggung jawab secara moral di mata Tuhan dan secara sosial di mata masyarakat. Seseorang yang berani Kawin, dianggap sudah dewasa dan berani mengambil risiko dalam hidup ini.

Kawin dan hidup bahagia dengan pasangan yang memberikan keturunan tentu saja menjadi tujuan sebuah hubungan baik antara dua orang berbeda jenis kelamin. Karena ada juga kan perkawinan dengan kelamin sejenis? Kalau yang ini entah apa tujuan mereka melakukan perkawinan, atau mungkin bisa jadi cuma melecehkan lembaga perkawinan itu sendiri tujuannya.

Bagaimana dengan mencoba Mati? Hmmmm.... yang ini memang tidak boleh dicoba karena kalau mati betulan susah untuk hidup lagi. Sepertinya mati juga bukan pilihan untuk main-main, dicoba atau juga cuma coba-coba. Bahkan seseorang yang mencoba untuk bunuh diri pun andai dia selamat maka dia akan dituntut ancaman hukuman menghilangkan nyawa orang lain, dengan percobaan pembunuhan.

Kita mengenal tradisi Sepuku di Jepang dan ini sangat dihormati di sana. Sepuku adalah jalan yang di pilih seseorang untuk mengakhiri hidupnya sesuai kepercayaan yang berlaku di Jepang. Mati mungkin dipandang lebih baik daripada hidup tapi membuat susah orang lain.

Bagi kalian yang sudah memilih untuk Kawin, selamat dan semoga berbahagia sampai di ujung usia. Tulisan berikut adalah kumpulan anekdot seputar perkawinan yang pernah di tulis oleh Pak Sarlito W. Sarwono, Prof, Dr. Beliau adalah psikolog terkenal yang sering dimintai pendapatnya tentang berbagai hal yang tengah merebak di masyarakat mulai dari masalah keluarga, perkawinan, pendidikan anak dan perilaku.

Jadi teruslah membaca! Kau tidak akan dibuat menyesal telah memilih Kawin dan tidak akan memilih Mati. Tulisan yang sangat renyah sehingga selalu segar di baca setiap saat, terutama di saat kejenuhan menjalani perkawinan melanda. Semoga dapat memperbaiki hubungan perkawinan Anda dan menjadi lebih mesra.

1. Ada dua pilihan dalam hidup:
    Melajang dan hidup amburadul, atau
    Menikah dan akhirnya ingin bunuh diri

2. Pernikahan bagaikan rame-rame ke restoran: anda pesan makanan kesukaan anda, tetapi ketika pesanan datang dan anda melihat makanan pesanan teman anda, anda justru ingin makan yang itu.

3. Pada suatu pesta perkawinan, seorang nyonya bertanya kepada nyonya yang lain: “Kok kamu pakai cincin kawinmu di jari yang salah?”. Jawabnya: “Biarin aja, aku juga kawin dengan laki-laki yang salah, kok!”

4. Seorang wanita memasang iklan: “Dibutuhkan seorang suami”. Keesokan harinya ia menerima ratusan surat. Isinya semua sama: “Ambil saja suami saya”.

5. Kalau suamimu diambil wanita lain, tidak ada cara lain yang lebih sadis untuk membalas dendam: biarkan dia memilikinya.

6. 80% pria yang menikah, berselingkuh di Jakarta. Yang 20% berselingkuh di Puncak.

7. Laki-laki belum lengkap jika ia belum menikah. Setelah itu …. Habislah riwayatnya.

8. Anak laki-laki: “Ayah, katanya di desa laki-laki tidak mengenal isterinya sebelum malam perkawinan?”. Ayah: “Itu sih di mana-mana, bukan hanya di desa”

9. Seorang isteri berkata pada kawannya: “Sayalah yang membuat suami saya milyuner”.
    Kawannya bertanya: “Memangnya sebelumnya dia apa?”
    Jawab: “Trilyuner”.

10. Perkawinan adalah keunggulan khayalan atas akal sehat. Perkawinan kedua adalah keunggulan harapan atas pengalaman.

11. Kalau anda ingin pasangan anda mendengarkan dan memperhatikan setiap kata-kata anda, berbicaralah ketika tidur.

12. Setelah betengkar tentang masalah anggaran rumah tangga, suami berkata: “Makanya, kalau kamu bisa masak, kan kita bisa PHK tukang masak kita”.
Isteri: “Oh, ya? Coba kalau kamu pandai main seks, kita bisa PHK supir dan tukang kebun kita!”

13. Hasil survey: ketika sedang ML, kebanyakan suami berkhayal bahwa isterinya tidak sedang berkhayal.

14. Definisi perkawinan menurut para suami: Suatu cara yang paling mahal untuk mendapatkan cucian gratis.

15. Suami I :”Isteriku benar-benar seorang bidadari”.
      Suami II: “Kamu beruntung, isteriku masih hidup!”

16. Mengapa wanita telah kawin lebih berat daripada wanita single ?
     Wanita single pulang rumah, menengok apa yang ada di lemari es dan pergi ke tempat tidur.
     Wanita telah kawin pulang rumah, menengok apa yang ada di tempat tidur dan pergi ke lemari es.
17. Adam bertanya kepada Tuhan: “Mengapa Tuhan menciptakan wanita demikian cantiknya ?”
      Jawab Tuhan: “ Agar kamu dapat mencintainya.”
      “Tapi Tuhan,” protes Adam, “ Mengapa Tuhan membuatnya demikian tolol ?”
      Jawab Tuhan: “ Agar ia dapat mencintaimu.”

18. Seorang anak laki membuka celananya dan dengan bangga bertanya kepada seorang anak perempuan : “Apakah kamu punya ini ?”
Anak perempuan itu membuka roknya dan menjawab:” Ibu saya bilang, Kalau kamu punya ini, kamu bisa mendapatkan banyak yang seperti itu.”
”Jangan sombong !” Protes si anak laki, “tanpa yang seperti ini, punya Kamu itu tidak mungkin bisa mendapatkan yang seperti ini.”


No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.