Wednesday, April 25, 2012

RUU-KKG Berpotensi Bahaya Dekadensi Moral

Ketakutan Akan Masalah Duniawi Lebih Mencekam


Tidak ada ribut-ribut soal RUU Keadilan dan Kesetaraan Gender (RUU-KKG) yang akan segera disahkan menjadi Undang-Undang. Padahal bila sesuatu hal sudah di Undang-Undang kan maka masyarakat dianggap sudah tahu dan wajib mentaatinya sehingga pelanggaran terhadap pasal-pasalnya dapat dikenai sanksi hukum yang kadang tidak dapat di tawar lagi.

Heboh rencana pemerintah menaikkan BBM beberapa waktu lalu rupanya terlalu menyita perhatian masyarakat demikian besarnya dan membuat hal-hal yang bersifat mendasar yang bersinggungan dengan aqidah ini terlupakan. Padahal DPR memberikan batas sampai 15 April kemarin, dan tahun ini RUU-KKG itu diprioritaskan untuk diselesaikan. 

Jika RUU-KKG ini lolos, maka musibah besar telah terjadi. Harus di sadari bahwa RUU-KKG ini bertentangan dengan Syariah Islam. Dengan RUU-KKG, waris disamakan, poliandri (lebih dari satu suami) dan aborsi dibolehkan, gay, lesbian dan pernikahan berbeda agama bisa menjadi bagian dari UU tersebut jika di sahkan. 

Hal yang paling lucu dengan RUU-KKG, kelak bila suami mencolek istri dan istri tidak tidak setuju, maka itu dianggap KDRT (Kekekerasan Dalam Rumah Tangga). Suami akan diadukan dan dikenai hukuman yang bisa sampai 12 tahun penjara hanya karena mencolek istri. Padahal hal tersebut adalah halal sebagai pasangan suami istri.

Fakta tersebut adalah bukti bertentangannya RUU-KKG dengan Syariat Islam. Pembiaran atas hal ini sangat membahayakan aqidah umat dan merusak tatanan kehidupan bermasyarakat dalam pandangan Islam.

Mari kita semua berharap, pemimpin kita setidaknya masih punya kecerdasan spiritual sehingga tidak akan mengesampingkan masa depan hal paling mendasar ini hanya dengan mengejar dan menata masalah duniawi.

Betapapun kedengarannya kenaikan harga BBM lebih mengerikan dan membuat semua orang takut tidak dapat berkendaraan bahkan takut tidak dapat makan karena membayangkan harga-harga melonjak tajam, justru porak porandanya tatanan kehidupan di masa depan lebih dari sekedar bencana dekadensi moral.

Sumber Bacaan: surat Abu Zaky (Anggota DPD II HTI Kota Bogor), Jurnal Bogor, 23 April 2012.

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.