Saturday, May 19, 2012

Ancaman Franchise Bagi Usaha Kecil

UMK Bertahan Dengan Manajemen Tradisional


Keberadaan franchise (waralaba) di beberapa kota dewasa ini memiliki dampak negatif dan positif. Bahkan sejumlah franchise anggotanya cukup berkembang mulai dari bentuk kuliner, produk-obat-obatan, laundry kiloan, dan sampai juga lembaga pendidikan.

Franchise dewasa ini menjadi usaha bisnis yang menjanjikan, karena keuntungan yang di dapat dari waralaba ini sungguh menggiurkan. Bisa dilihat bahwa usaha franchise banyak membuat orang menjadi jutawan dan sukses dalam berbisnis. Waralaba seakan mewabah dengan segudang produk franchise yang melimpah. (infofranchiseindonesia.blogdetik.com).

Namun pemerintah juga harus melakukan pembatasan agar keberadaan franchise tidak menjadi ancaman bagi pelaku usaha kecil. Pembatasan franchise bisa menjadi bentuk perlindungan bagi pelaku usaha kecil yang jauh dari mapan soal konsep, manajemen, pemasaran dan permodalan. 

"Jika franchise tidak mengganggu pelaku UKM tidak menjadi masalah. Apalagi sekarang ini menjadi trend bisnis dan orang menjadi termotivasi," ungkap Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Depok Mustopa Dwi Putro, (Jurnal Depok, 4 Mei 2012).

Adanya pembatasan gerai company owned  dan franchise asing selama ini merupakan langkah maju. Revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 31 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Waralaba masih perlu disosialisasikan. Terlebih lagi salah satu fungsi franchise adalah mengembangkan interpreunership dan lapangan pekerjaan. 

1 comment:

  1. LAma gak mampir, semakin mantap aja blognya gan.. happy posting

    ReplyDelete

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.