Sunday, June 3, 2012

Dekadensi Kepatuhan Sosial

Selama Adil, Rakyat Akan Tentram


Ketidakpatuhan sosial muncul secara sporadis dimana-mana dan semakin sulit diatasi oleh aparat pemerintah. Kini betapa mudahnya amuk masa seperti aksi kekerasan sosial, pembakaran, pendudukan, sampai pengeroyokkan beramai-ramai oleh masyarakat seolah-olah yang berlaku adalah hukum rimba.

Hilangnya kepatuhan sosial masyarakat disebabkan banyaknya ketidak adilan dalam hukum yang dirasakan oleh masyarakat. Penegakkan hukum yang tidak berwibawa jelas tidak akan dapat mengontrol  masyarakat yang lebih senang menggunakan hukumnya sendiri dalam menyelesaikan masalah.

"Ramai-ramai membunuh orang, tidak ada yang ditangkap dan tidak ada yang bersalah, polisi membakar. Dimana-mana sekarang asal ramai-ramai bertindak sepertinya tidak apa-apa," kata mantan presiden Jusuf Kalla, (Editor, edisi 50 Januari 2012).

Menurut Jusuf Kalla, ketidakpatuhan sosial dimulai dari Tragedi Tanjung Priok di mana terjadi pembunuhan beramai-ramai dan pembakaran namun tidak ada yang dihukum dan dinyatakan bersalah.

Hukum dapat menjadi alat pengatur masyarakat dan tegak berwibawa bila ada keteladanan dari para pemimpin. Jelasnya harus ada perilaku adil yang dicontohkan para pemimpin dan masyarakat tidak dibuat cemburu sosial. 

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.