Tuesday, June 19, 2012

Penanganan Kaus Korupsi di KPK

Mengungkap Aktor Intelektual Korupsi


Ketika akhirnya Mantan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom resmi ditahan, sangat jelas terlihat betapa KPK menangani kasus dugaan suap terhadap sejumlah anggota DPR periode 1999-2004 itu dengan sangat hati-hati. Bisa dibayangkan, ketika kasus yang melibatkan puluhan anggota DPR itu muncul pada Agustus 2008, hampir empat tahun kemudian KPK menahan Miranda. Padahal penerima suap dan yang menyerahkan cek pelawat sudah divonis bersalah dan sebagian diantaranya sudah bebas lagi.

Tentu KPK mempunyai rencana besar yang tidak dapat diungkap secara terbuka kepada publik. Kita hanya tahu KPK menyelidiki kasus itu dari penerima suap, penerima suap menyebut perantara, dan perantara akan menuding penyuap sampai akhirnya penyuap diharapkan menunjuk aktor utama dalam kasus ini.

Sangat janggal sekali pernyataan Miranda yang tidak mengenal Nunun dan sponsor utama pada pemenangan dirinya sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Teramat naif bagi seorang berpendidikan tinggi dengan jabatan guru besar seperti Miranda, kecuali memang ada alasan untuk melindunginya atau terancam bahaya bila membocorkannya.

Tanpa keterangan Miranda sekalipun, sebenarnya KPK bisa menyimpulkan keberadaan penyokong dana dengan mengevaluasi catatan keterangan seluruh terdakwa dan sejumlah saksi di persidangan. Rekam jejak Miranda selama menduduki posisi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dapat ditelusuri, terutama saat Miranda dalam posisi sebagai pengambil keputusan tertinggi, yaitu pada Rapat Dewan Gubernur. Akan terjawab siapa yang diuntungkan  oleh keputusan-keputusan yang dihasilkan Rapat Dewan Gubernur atau siapa-siapa saja yang disebut-sebut.

Kita semua berharap kasus ini segera tuntas, yang salah dihukum dan yang tidak bersalah direhabilitasi namanya. Namun tentunya kita pun memahami kalau KPK dalam menghadapi kasus ini sudah sangat berhati-hati dan itu mengindikasikan adanya tekanan yang sangat besar yang entah dari siapa atau dari mana datangnya. Jelasnya, kecerobohan langkah KPK akan mengkandaskan semua rencana besar dan mengubahnya menjadi mimpi tentang pemberantasan korupsi di Indonesia.  

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.