Friday, June 22, 2012

20 Langkah Mudah Relaksasi

Meditasi Penyembuhan Diri


Kecemasan pada setiap orang cenderung bervariasi dan tidak sama walau hampir semua orang mengalami hal itu. Perasaan cemas atau sensasi anxietas sering ditandai oleh rasa ketakutan yang difius, tidak menyenangkan, bahkan sering disertai gejala otonomik seperti nyeri kepala, berkeringat, palpitasi, gelisah dan sebagainya.

Menurut Dr. Lahargo Kembaren, SpKJ Psikiater RS Jiwa Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor, gejala psikologik ketika Anda merasa cemas dapat berupa ketegangan, kekuatiran, panik, perasaan tidak nyata, takut mati, takut gila, takut kehilangan kontrol dan sebagainya. Sedangkan gejala fisik ketika Anda cemas dapat berupa gemetar, berkeringat, jantung berdebar, kepala terasa ringan, pusing, ketegangan otot, mual, sulit bernafas, baal, diare, rasa gatal, gangguan lambung, rasa sesak nafas, rasa sakit dada; kadang-kadang merasa harus menarik nafas dalam; ada sesuatu yang menekan dada; jantung berdebar; mual; vertigo; tremor; kaki dan tangan merasa kesemutan; kaki dan tangan tidak dapat diam ada perasaan harus bergerak terus menerus; kaki merasa lemah, sehingga berjalan dirasakan berat; kadang-kadang ada gagap. 

Hal yang dapat anda lakukan untuk mengurangi gejala tersebut yaitu dengan melakukan relaksasi. Relaksasi membuat otot-otot yang sebelumnya tegang menjadi santai, rileks dan nyaman. Berikut ini urutan-urutan untuk melakukan relaksasi sebagaimana dipaparkan Dr. Lahargo Kembaren. SpKJ  (Rubrik Kesehatan - Jurnal Bogor, Rabu, 20 Juni 2012).:

Sebelum mulai, atur terlebih dahulu pernafasan. 

1. Duduk atau berbaringlah dengan tenang dan nyaman.
2. Tutuplah mata dan perhatikan proses bernafas Anda.
3. Pusatkan perhatian, jangan berpikir tentang hal-hal lain selain nafas Anda. Biarkan nafas itu masuk dan keluar dari tubuh Anda. Tarik nafas dalam 3 detik dan buang nafas dalam 3 detik pula.
4. Setelah nafas Anda mulai teratur, bayangkan suatu tempat yang pernah Anda kunjungi yang menurut Anda suasananya sangat nyaman dan membuat Anda merasa rileks.
5. Bayangkan Anda benar-benar berada di tempat tersebut, Anda melihat warnanya, mendengar suara, menghirup bau dari tanaman, bunga...
6. Rasakan kedamaian dan ketenangan yang menyegarkan badan dan pikiran Anda.
7. Kepalkan kedua tangan Anda dan rasakan ketegangannya. Perlahan-lahan lepaskan..., rasakan ketegangan itu menghilang. Rasakan bedanya ketika otot menjadi rileks.
8. Tekuklah kedua tangan kuat-kuat, rasakan kontraksi otot lengan atas dan bagian depan, kemudian kedorkan perlahan-lahan.
9. Tekuklah jari-jari kaki Anda ke bawah sampai ketegangannya terasa sampai ke paha, kemudian rileks pelan-pelan dan rasakan ketegangannya mereda.
10. Tarik jari-jari kaki Anda ke atas sampai otot-otot belakang kaki Anda menegang, kemudian kendorkan.
11. Dorong perut Anda ke depan dan kencangkan.... kemudian pelan-pelan rilekskan.
12. Rasakan Anda masih berada di tempat yang menyenangkan, lengan dan kaki Anda rileks, dan nafas Anda yang teratur memberikan perasaan tenang dan melepaskan stress.
13. Tarik perut Anda ke dalam sampai terasa menekan dada, kendorkan perlahan-lahan sambil merasakan berkurangnya ketegangan otot.
14. Naikkan kedua bahu Anda ke atas sampai ke telinga. Rasakan ketegangan otot di tengkuk dan dada, kemudian perlahan-lahan rilekslah.
15. Tariklah kepala Anda ke belakang sejauh mungkin. Rasakan ketegangan otot dan kendorkan perahan-lahan. Perhatikan ketegangannya pergi.
16. Kerutkan dari dam pertahankan, rasakan juga ketegangannya. Setelah itu rileks dan rasakan ketegangannya berkurang.
17. Tutuplah mata Anda kuat-kuat, kemudian rileks....
18. Menyeringailah lebar-lebar sampai seluruh otot wajah Anda tegang.... Tahan dan kendorkan perlahan-lahan...
19. Rasakan betapa rileksnya otot-otot Anda sambil membayangkan Anda masih berada ditempat yang penuh kedamaian. Anda merasa damai, tenang. Pikiran dan perasaan Anda telah merasa segar kembali.
20. Bukalah mata Anda perlahan-lahan dan bangkitlah.

Selamat mencoba. Apabila hal tersebut belum membuat Anda merasa lebih baik, segera berkonsultasi dangan psikiater untuk mendapat terapi lebih lanjut.




No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.