Thursday, July 12, 2012

Teknologi Air Bersih

Air Sumber Kehidupan, Maka Jaga Kelestariannya




Kebutuhan manusia yang mendasar mendasar adalah air. Begitu pentingnya peranan air bagi manusia dan mahluk hidup lainnya, namun sayang kadang-kadang kita tidak menyadari bahwa pola kehidupan kita sehari-hari menjurus pada pengurangan sumber ari bersih. Oleh karena itu upaya-upaya pelestarian sumber-sumber air terutama air bersih harus selalu ditingkatkan.  

Wakil Presiden RI, Boediono, saat meresmikan beroperasinya Instalasi Pengolahan Air (IPA) PT Aetra Air Tangerang menyampaikan, "Saya merasa bahagia. Karena kita bersama disini bisa menyaksikan peresmian suatu pelayanan bagi kebutuhan manusia yang mendasar, yaitu air." (VIVAnews, Rabu 11 Juli 2012)

Sebagaimana kita ketahui bahwa Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah meluncurkan aplikasi enam teknologi pengelolaan air bersih, air limbah, dan sampah yang ramah lingkungan yang akan dijalankan pada tahun ini. Teknologi tersebut dapat mempercepat peningkatan akses sanitasi dan mengatasi kelangkaan air, khususnya bagi masyarakat perkotaan. 

Berikut ini penuturan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman Kementerian PU, Anita Firmanti, tentang teknologi yang dapat mempercepat peningkatan akses sanitasi dan mengatasi kelangkaan air, khususnya bagi masyarakat perkotaan. (VIVAnews, Kamis 31 Mei 2012)

Teknologi pertama, instalasi pengolahan air limbah Grey Water Bio Rotasi yang terdiri dari sistem bio filter dan taman sanita dengan resirkulasi. Bio rotasi ini dapat mengolah air limbah rumah tangga untuk digunakan kembali menjadi air bersih. 

Teknologi kedua, instalasi Biostar yang dapat mendaur ulang air limbah menjadi air bersih. Teknologi ini bisa digunakan untuk menyaring air yang nantinya akan dibuang ke sungai agar pencemarannya berkurang.

Teknologi ketiga adalah Meralis, yang dapat mengelola instalasi air limbah menjadi air bersih. Agak berbeda dengan Biostar, bentuk Meralis lebih kompak dan praktis sehingga tidak membutuhkan ruangan yang besar.

Teknologi keempat yaitu Merotek, merupakan teknologi mengelola air baku menjadi air siap minum. Teknologi ini menggunakan sistem membran ultrafiltrasi airlift system dan membran reverse osmosis tekanan rendah.

Teknologi kelima, Instalasi Pengelolahan Air (IPA) Mobile yang dapat mengolah air baku menjadi siap minum dan telah memenuhi syarat. IPA Mobile sangat praktis karena mudah dipindahkan sehingga bermanfaat untuk daerah rawan air baku atau rawan bencana.

Teknologi keenam, adalah Tungku Sanira. Tungku Sanira merupakan teknologi dalam pengelolahan sampah dengan sistem pembakaran tanpa minyak dengan suhu hingga 800 derajat dan melalui proses filter asap. Membakar sampah secara langsung bisa merusak lingkungan. Jika menggunakan Tungku Sanira, gas ditangkap dengan sistem water spray sehingga CO2 tidak keluar ke udara.

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.