Saturday, July 14, 2012

Aturan Menutup Tempat Hiburan Selama Puasa

Hidup Rukun Itu Indah



Tempat hiburan selama bulan Ramadhan diharapkan tutup sebulan penuh untuk menciptakan suasana tentram, nyaman dan khidmat bagi umat muslim selama menjalankan ibadah puasa 1433H. Ketentuan tentang hal itu biasanya berlaku sejak H-3 sebelum memasuki bulan puasa hingga H+3 setelah Hari Raya Idul Fitri (Lebaran).

Penutupan tempat hiburan seharusnya dilakukan secara sadar oleh pemilik tempat hiburan tersebut tanpa menunggu adanya sosialisasi atas terbitnya surat keputusan pejabat berwenang dalam bidang itu seperti selama ini. Bukankah bulan Ramadhan itu datang dan berulang setiap tahun? 

Ketentuan penutupan tempat hiburan selama bulan Ramadhan berlaku bagi semua tempat hiburan seperti diskotik, karaoke, sanggar diskotik, panti pijat, live musik, dan tempat penyelenggara permainan biliar. Sanksi akan dikenakan pada pemilik tempat hiburan yang membandel dari pemerintah, mulai dari teguran sampai pencabutan tempat ijin usaha. 

Selama bulan Ramadhan pemilik tempat hiburan harus menghormati umat muslim yang menjalankan ibadah puasa. Sanksi dari masyarakat atas keegoisan pengusaha tempat hiburan yang tidak toleran tentunya lebih tidak dapat dikompromi lagi, biasanya lebih dari sekedar sanksi moral dan sosial tapi kadang menjurus pada hal-hal yang bersifat anarkis. 

Memasuki bulan suci Ramadhan, mari kita ciptakan kehidupan rukun dan damai. Semoga Indonesia tetap kokoh dalam persatuan yang dilandasi keragaman agama, tradisi, adat dan budaya.

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.