Monday, August 13, 2012

Maria TV, Saluran TV Untuk Wanita Mesir

Emansipasi Bagi Wanita Mesir Berniqab



Kesempatan kerja dan kebebasan berekspresi para wanita Mesir bercadar (niqab) yang sering termarginalkan semasa pemerintahan Presiden Husni Mubarak mulai menunjukkan eksistensinya. Bahkan mereka berani berkiprah di industri pertelevisian. 

Awal Ramadhan lalu sebuah saluran televisi satelit bernama 'Maria TV' mengudara dari sebuah apartemen kecil di Distrik Abbasiya. Tayang perdana televisi itu meluncurkan program-program siaran yang mengakomodasi berbagai kepentingan wanita, budaya dan anak-anak.  Nama 'Maria' diambil dari seorang wanita Kristen Koptik yang kemudian masuk Islam bernama Mariah al-Qibthiyah yang menikah dengan Nabi Muhammad saw.

Saluran televisi satelit Maria sepenuhnya dikelola oleh para wanita bercadar hitam, dengan hanya memperlihatkan bagian mata saja. Namun kiprah mereka di dunia pertelevisian mendobrak tradisi industri yang selama ini selalu bertaburan dengan wanita seksi dan bintang-bintang opera sabun.

Tampilan para wanita bercadar di televisi tentu saja tidak serta merta diterima. Bahkan ada yang berpendapat, jika wajah mereka tertutup tak ubahnya seperti mendengarkan radio. 

Selama bertahun-tahun media resmi Mesir melarang dan mengesampingkan wanita bercadar dari sorotan kamera, meski pun mereka memiliki pekerjaan di media televisi namun mereka tidak pernah di depan kamera. Adanya saluran itu menunjukkan bahwa wanita berniqab memang eksis di Mesir. 

"Tujuan utama dari saluran ini adalah untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa wanita bercadar juga dapat memiliki peran aktif di masyarakat, bisa sukses menjadi dokter, insinyur, atau pun suskes di media," ujar Abeer Shaheer kepala program saluran televisi itu seperti dilaporkan kantor berita AFP belum lama ini.

Studio Maria TV menegaskan bahwa stasiun televisinya bukan saluran televisi keagamaan, namun merupakan salah satu upaya untuk mengakomodasi kepentingan wanita. Kendati pun begitu, pakar media Mesir, Yasser Abdul Aziz, sangsi Maria TV akan mampu menarik banyak penonton. Sebab selama puluhan tahun, stasiun televisi yang paling laku adalah yang dikuasai Muslim moderat.

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.