Sunday, August 12, 2012

Optimalisasi Mobil Mudik

Cara Cerdas Mudik dan Balik



Tradisi tahunan yang bernama lebaran di dalam kultur budaya masyarakat Indonesia identik dengan ketupat dan mudik. Sepertinya tidak afdal jika tidak berlebaran dengan keluarga atau keluarga besar, maka untuk itu mudik merupakan upaya agar bisa berlebaran dengan keluarga dan handai tolan.

Perjalanan jauh dengan menggunakan mobil tentu memerlukan persiapan yang optimal agar perjalanan lancar hingga ke kampung halaman dan bisa menyambut lebaran bersama sanak saudara. Supaya perjalanan tetap nyaman dan aman, ada baiknya mempersiapkan kendaraan seperti langkah berikut ini.

1. Tune Up
Kondisi mesin mobil perlu disegarkan dengan tune up agar dapat menempuh perjalanan jauh dengan aman. Perfoma mesin yang tidak prima selalu akan jadi hambatan ketika harus melintasi jalanan yang tidak rata dan menanjak.

2. Ganti Oli
Panas yang berlebihan pada mesin atau overheating bisa disebabkan oli yang telat diganti. Maka ganti oli dengan yang baru untuk memperlambat proses pemanasan mesin karena semakin tinggi beban mesin kendaraan, semakin tinggi mengalami overheating, terutama jika mobil membawa penumpang dengan kapasitas penuh, dengan jarak tempuh yang jauh serta sering melintasi kemacetan dan jalan yang buruk.

3. Suspensi Mobil
Ketika melakukan perjalanan jarak jauh atau mudik, kendaraan mutlak memerlukan suspensi yang bekerja dengan baik. Kapasitas penumpang penuh akan membebani suspensi belakang sebagai penahan berat kendaraan dan membebani suspensi depan sebagai pengendalian kendaraan.

4. Ban
Tekanan pada ban sangat mempengaruhi handling kendaraan, selain itu ban berfungsi juga sebagai suspensi.   Agar kendaraan memiliki handling yang baik untuk berkendara jarak jauh, pastikan kendaraan telah melewati proses spooring dan balancing. 
Tekanan ban berpenumpang penuh dianjurkan 30-32 psi, dan membawa ban cadangan dengan tekanan lebih tinggi agar saat digunakan takanan ban tidak kurang dari 30 psi.

5 Rem
Pastikan rem bekerja dengan baik dengan memperhatikan kanvas rem, sistem caliper, sil dan master rem dalam kondisi baik juga. Ganti minyak rem dengan dot yang memiliki grade tinggi (dot 4 misalnya) yang memiliki daya cengkram lebih stabil untuk semua kondisi temperatur. 

Setelah kondisi kendaraan isap mudik, persiapkan juga mental pengemudi. Kemacetan di jalan akan mempengaruhi kondisi mental dan fisik pengemudi, untuk itu sekedar informasi agar tidak tejebak dalam antrian panjang di jalan yang melelahkan pertimbangkan untuk menghindari mudik pada puncak arus mudik dan juga puncak arus balik. 

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan memperkirakan puncak arus mudik Lebaran akan terjadi pada tanggal 16 Agustus atau H-3. Sementara puncak arus balik diperkirakan H+4 atau tanggal 24 Agustus hingga H+5 tanggal 25 Agustus 2012.

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.