Saturday, September 15, 2012

Waspadai Batu Empedu Bagi Penggemar Bakso

Bakso : Panganan Paling Dicari


Kaum hawa di mana pun selalu identik dengan penggemar bakso. Bagi mereka, seminggu tidak makan bakso bisa menjadi siksaan luar biasa. Rata-rata kaum hawa terbiasa mengonsumsi bakso tiga kali dalam seminggu, bahkan kadang lebih.

Menurut pengamatan dr H Bambang Sutrisno (27), setahun terakhir di salah satu rumah sakit swasta Kota Tasikmalaya, dalam seminggu pasiennya kebanyakan mengonsumsi bakso 2-5 kali. Mereka adalah pasien perempuan dengan keluhan penyakit batu empedu atau penyumbatan dari hati ke empedu oleh lemak. Dari 10 pasien yang dirawat dalam sebulan, 8 diantaranya terkena batu empedu.

Lemak yang pencernaannya dilakukan oleh tubuh di hati dan didetoksifikasi di empedu, memenuhi saluran antara kedua organ tersebut karena jumlahnya berlebihan. Jika lemak sudah seperti batu, jalan keluarnya adalah operasi. Batu empedu biasanya diawali gejala-gejala seperti mual dan muntah seperti penyakit lambung (maag), dan bisa juga disertai nyeri hingga kram perut bahkan bagi yang sudah parah bisa disertai pingsan.

"Dampak batu empedu jika dibiarkan dan terus dijejali makanan berlemak, bisa menjadi perlemakan hati. Dari perlemakan hati bisa menjadi sirosis jika dalam perjalannya juga terjadi injury liver," kata dr Bambang. 

Tingginya kandungan lemak dalam tubuh tidak bisa dikeluarkan melalui detoksifikasi karena bukan tergolong racun. Jika makan bakso sudah tergolong hobi, sebaiknya konsumen memilih bakso yang kuahnya diracik dengan bumbu dan penggantian air yang benar. Namun kebanyakan orang justru menyukai bakso yang kuahnya tidak diganti karena rasanya dinilai lebih lezat.

"Lemak biasanya berada di dalam kuah dan biji bakso itu sendiri. Untuk mengujinya mudah, dinginkan saja baksonya. Pasti ada semacam lemak di permukaannya," ujar dr Bambang. (PR, 1 September 2012)

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.