Sunday, September 9, 2012

Misteri Penyebab Histreria atau Kesurupan

Histeria Dapat Berupa Jeritan


Kasus histeria masal sebenarnya merupakan gejala psikiatrik dan neurologik yang timbul secara bersamaan. Tercatat banyak kasus histeria yang di Indonesia dikenal dengan sebutan kesurupan masal itu sudah ada sejak dulu kala dan bukan hanya ada di sini. Histeria dapat berupa jeritan, spasme seperti kejang, atau tics vokal dan sering dikaitkan dengan kesurupan arwah, kutukan sihir, serta malingering.

Histeria berasal dari bahasa Yunani yang berarti "rahim", ini menunjukkan bahwa kebanyakan yang mengalaminya adalah kaum wanita. Hipoccrates menganggap sumber masalah pada kaum wanita ini ada pada rahim wanita.

Pada era kekristenan, terjadi perubahan anggapan, bahwa histeria disebabkan kesurupan arwah. Di Salem, Massachuset tahun 1962 terjadi kasus menggemparkan, sejumlah wanita dianggap telah dikutuk oleh nenek sihir. Kemudian kasus lain yang tidak kalah menggemparkan terjadi di Koro, Singapura tahun 1967, sejumlah besar pria mengalami histeria kehilangan kelaminnya dan pergi ke dokter. Beberapa di antara mereka bahkan mengikat penisnya karena takut hilang tiba-tiba. 

Dominasi wanita terhadap histeria memudar pada masa peperangan dengan banyaknya kasus tentara pria yang mengalami histeria. Tidak hanya jeritan, namun juga berupa histeria kebutaan, kelumpuhan, kabisuan, bahkan hilang ingatan. Menurut teori Freud dalam ilmu psikiatri dinyatakan bahwa histeria merupakan reaksi psikogenetik, yang terbagi atas  gejala malingering (disadari) dan histeria konversi (tidak disadari).

Ilmu psikiatri semakin berkembang, keterlibatan faktor psikologis kemudian diakui sebagai penyebab histeria. Kasus histeria diduga merebak karena makin banyak berita sensasional di media atau pun jejaring sosial.

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.