Monday, September 17, 2012

Islam Dikenal Warga AS Setelah Tragedi WTC

Imigran Menjadi Penyebar Islam di AS


Keberadaan Islam di AS tak lepas dari eksistensi imigran gelombang pertama dari Afrika yang mayoritas memeluk Islam yang mendatangi Amerika Utara pada 1520. Kemudian beberapa abad setelah itu, diperkirakan pada 1875 dan 1912, arus imigran dari Timur Tengah juga kembali menerpa Amerika seiring dengan mulai runtuhnya Kekhalifahan Turki Utsmani.

Perlahan tetapi pasti, kaum imigran menjadi penyebar Islam sekaligus generasi pertama Muslim AS. Hingga kini, diperkirakan jumlah penganut Islam di AS mencapai 2,5 juta orang, jumlah masjid 1.209 unit dan  warga Muslim AS yang berhaji mencapai 12.000 orang.

Kehidupan warga Muslim AS terus berdinamika. Penabrakan pesawat ke menara World Trade Center (WTC) pada 11 September 2001, sempat membuat ajaran Islam dan penganutnya sekaligus mendapat cap buruk dari beberapa warga AS. Jihad sebagai salah satu ajaran Islam dilekatkan dengan doktrin kekerasan. Bahkan Islam dianggap melegitimasi kekerasan berupa aksi teror. 

Pasca tragedi WTC, masjid di seantero AS dijaga dengan ketat terkait adanya indikasi serangan balas dari warga AS. Islam fobia merebak di negeri Paman Sam kala itu. Namun, di tengah tuduhan miring tersebut warga Muslim AS juga memperoleh kesempatan untuk melakukan klarifikasi yang didukung oleh rasa keingintahuan warga non-Muslim terhadap ajaran Islam. 

Imam masjid dan tokoh Islam di berbagai wilayah AS menjadi juru bicara dalam banyak dialog dengan tokoh masyarakat yang berbeda keyakinan. Iklim dialogis yang menumbuhkan kerjasama berupa dialog lintas keyakinan mengupayakan terciptanya kondisi damai. Setiap tahun, jumlah Muslim di AS bertambah rata-rata 20.000 orang dan buku-buku mengenai Islam dicari oleh banyak warga AS serta diperbincangkan di forum-forum baik diskusi ilmiah maupun diskusi ringan. 

Keinginantahuan yang besar tentang Islam berdampak positif, kini warga Muslim AS tidak lagi identik dengan warga keturunan Afro-Amerika dan Asia, warga keturunan Amerika Latin dan kulit putih lainnya juga tertarik mempelajari Islam.

3 comments:

  1. hmmm katanya tragedi wtc rekayasa gan, betul atau tidak ya ?

    ReplyDelete
  2. rekayasa taliban sama osama plus penganut islam radikal

    ReplyDelete
  3. rekayasa bush untuk ngambil minyak irak gratis.....

    ReplyDelete

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.