Saturday, September 22, 2012

Empat Langkah Tawaf Seperti Malaikat

Tawaf Adalah Mengelilingi Kabah Tujuh Putaran


Tawaf merupakan salah satu ibadah yang sering dilakukan oleh jemaah haji selama berada di kota Mekah. Selain melakukan tawaf yang berkaitan dengan haji, jemaah juga dianjurkan untuk memperbanyak tawaf tathawau' (sunat).

Tawaf yang dilakukan di Masjidilharam merupakan ibadah utama. Sebagaimana diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr ra bahwa ia pernah mendengar Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya perbuatan yang paling utama di sisi Allah adalah tawaf tujuh (putaran) di Baitullah dan salat dua rakaat."

Ketika seseorang melaksanakan tawaf, Allah swt akan mencurahkan rahmat kepadanya. Sabda Rasulullah saw, "Setiap hari, Allah menurunkan 120 rahmat di Masjidilharam, 60 rahmat diberikan bagi yang tawaf, 40 rahmat diberikan bagi mereka yang salat, dan 20 rahmat bagi merekayang menyaksikan" (Hadis Riwayat Baihaqi dari Ibnu Abbas ra).

Tawaf tujuh putaran di mulai dari Rukun (sudut) Hajar Aswad dan berakhir di Hajar Aswad pula. Agar tawaf para jemaah diterima Allah, hendaknya sesuai yang dicontohkan oleh Rasulullah sebagaimana tawaf yang dilakukan para malaikat.

Dalam kitab Ihya' Ulumuddin, Imam Alghazali mengatakan, "Ketahuilah bahwa dengan bertawaf, engkau seperti para malaikat muqarrabin yang berkerumun di seputar 'Arsy dan mengelilinginya."

Bertawaf seperti malaikat dapat diwujudkan dalam beberapa langkah, diantaranya:

Pertama, menyucikan diri dari hadas dan najis serta membersihkan hati dan perbuatan dari menyekutukan Allah swt.

Kedua, lakukan tawaf dengan khusuk, menghadirkan hati, menghadirkan perasaan keagungan Allah 'azza wa Jalla, takut kepada-Nya, dan ingin mendapatkan apa yang ada di sisi-Nya.

Ketiga, tidak berbuat durhaka kepada Allah swt dengan menyalahi perintah-Nya, seperti menyakiti orang lain dengan perkataan dan perbuatan. Menyakiti orang Muslim itu haram, apalagi di Baitullah. 

Keempat, memperbanyak zikir, do'a, dan berselawat kepada Rasulullah saw.

Ketika jemaah bertawaf seperti malaaikatilmuqarrabin yang disertai dengan syarat dan sunahnya, maka tawaf itu akan diterima Allah dan mendatangkan kebaikan baik di dunia maupun di akhirat. Insya Allah.

BACA JUGA :

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.