Saturday, September 1, 2012

Pentingnya Vaksinasi

Update Vaksin Sebelum Terlambat!


Kini sedang terjadi epidemi pertusis di Wisconsin, Amerika Serikat. Padahal, pertusis dapat dicegah melalui vaksinasi. Angka infeksi yang berbahaya bagi bayi dan anak ini, diduga terus meningkat akibat menurunnya kekebalan dan angka vaksinasi. 

Di Amerika Serikat, terdapat 85.000 kasus infeksi setiap tahun, yang seharusnya dapat dicegah dengan vaksinasi. Namun, orang tua menolak vaksinasi dan dokter yang seharusnya memberi penjelasan lengkap mengenai vaksin, selama ini mendukung pendapat orang tua yang takut anaknya terlalu banyak disuntik, takut menjadi autis dan memperoleh efek samping serius, juga karena dokter muda skeptis terhadap efektivitas dan keamanan imunisasi, terutama vaksin tertentu seperti folio oral, measles/mumps/rubella (MMR), dan varicella.

Untuk mendukung pemerintah, sejumlah dokter anak menyatakan menolak merawat keluarga yang terus menerus menolak vaksin untuk anaknya. Vaksin dapat diberikan setiap saat kepada orang sehat. Pemberian tepat dapat mencegah penyakit serta menekan biaya yang dikeluarkan pemerintah setiap tahunnya.

Pada pertemuan tahunan Infectious Diseases Society of America (IDSA) tahun 2011 terungkap, pemberian vaksin influenza pada orang yang obesitas, memiliki efektivitas yang sama dengan mereka yang tidak. Vaksin influenza yang diberikan secara intrakutan lebih efektif dibandingkan jika diberikan secara intramuskuler, terutama dianjurkan bagi mereka yang immunocompromissed dan berusia lanjut.

Sumber: Ethical Digest, September 2012

1 comment:

  1. saya mau tanya, kalo vaksin kan berarti memasukan virus ke manusia. bukannya secara alami, antibodi manusia bisa mengenalinya ya?
    #nanyaaja, no offense :)

    ReplyDelete

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.