Saturday, October 27, 2012

Berapa Dana Pendidikan di Perguruan Tinggi?

Diperlukan analisa keuangan yang berorientasi kedepan tentang pendidikan. 



Kesadaran masyarakat untuk mempersiapkan perencanaan keuangan dalam berbagai hal masih sangat rendah, termasuk dana pendidikan sekalipun. Sekarang ini dana pendidikan menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan, karena pendidikan itu hal penting. 

Pengabaian masyarakat akan pentingnya dana pendidikan terjadi karena mereka belum menghadapi permasalahannya secara langsung. Hampir semua berpikir hal tersebut dan dipecahkan nanti saja kalau sudah waktunya. Sementara, biaya pendidikan setiap tahun cenderung naik 10-20 persen dan hal ini umumnya tidak disadari oleh masyarakat yang memang belum bersentuhan langsung dengan hal tersebut.

Para orang tua, terutama yang masih memiliki anak berusia sangat muda pada umumnya belum memikirkan biaya pendidikan bagi anaknya yang akan jatuh pada 15-20 tahun kedepan. Umumnya mereka belum sadar betapa mahal dan sulitnya memberikan pendidikan bagi anak yang sudah beranjak dewasa. Dalam hal ini diperlukan analisa keuangan yang berorientasi kedepan, berapa biaya yang diperlukan untuk pendidikan yang perlu dipersiapkan sejak dini.

Merencanakan keuangan tentu memiliki banyak tahapan, termasuk rencana biaya pendidikan untuk anak. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah cek terhadap kondisi keuangan pribadi, apakah terkategori memiliki keuangan yang sehat atau tidak sehat.

Selama kondisi seseorang atau keluarga berada dalam keadaan berhutang, maka kondisi tersebut bisa dikatakan tidak sehat. Keuangan dapat dikatakan sehat jika pada akhir bulan kondisi keuangan itu tidak minus atau tidak memiliki hutang. 

Jika memiliki penghasilan tinggi, tetapi masih juga berhutang, maka perlu dilakukan evaluasi apakah telah terjadi kebocoran. Kebocoran yang umumnya timbul akibat berbagai keinginan yang sebetulnya tidak dibutuhkan dan justru memaksa para orang tua berhutang. Sebagai contoh, membeli telefon genggam keluaran terbaru yang tidak betul-betul diperlukan, atau ingin membuktikan kepada tetangga dengan membeli mobil baru.

Berbagai kebocoran keuangan tersebut harus dihilangkan untuk menyehatkan kondisi keuangan. Setelah kondisi keuangan sehat, tujuan dan cita-cita dapat segera ditetapkan. Tujuan dan cita-cita tersebut harus terukur dan memiliki jangka waktu, misalnya 10 tahun kedepan ingin terkumpul sejumlah uang tertentu agar anak dapat kuliah di perguruan tinggi tertentu. 

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.