Kamis, 25 Oktober 2012

Bagaimana Meningkatkan Etika Kerja?

Etika kerja seharusnya berkaitan dengan apa yang semestinya dilakukan karyawan.



Timbulnya persoalan yang berhubungan dengan sumber daya manusia sering menghambat pencapaian maksimal tujuan perusahaan. Salah satu masalah yang sering muncul itu adalah etos kerja karyawan yang dinilai buruk. 

Agar tujuan perusahaan tercapai maksimal, maka karyawan dituntut memiliki etos kerja dan etika kerja yang tinggi. Etos kerja diperlukan perusahaan karena sangat terkait erat kepada pekerja keras, ketekunan, loyalitas, komunikasi, cara pengambilan keputusan, sikap, perilaku, dedikasi, dan disiplin tinggi para karyawannya. Sementara etika kerja sangat terkait dengan etos kerja yang memperhatikan aspek moral, etika, keadilan, dan intergritas dalam menciptakan nilai tambah.

Dalam praktik bisnis, perusahaan menginginkan keuntungan yang maksimal dengan biaya minimal. Praktik yang mengutamakan keuntungan dengan cara apapun akan membuat perusahaan mempraktikkan etos kerja tanpa mempedulikan etika dan integritas. Akhirnya demi mendapatkan bisnis dan keuntungan yang lebih besar karyawan dan pimpinan terjadi pengabaian terhadap sistem, prosedur dan kode etika perusahaan.

Etika kerja dalam perusahaan merupakan sistem nilai atau norma yang digunakan seluruh karyawan, termasuk pimpinannya dalam pelaksanaan kerja sehari-hari. Etika kerja seharusnya berkaitan dengan apa yang semestinya dilakukan karyawan dan meningkat dari waktu ke waktu. Perusahaan dengan etika kerja yang baik biasanya karyawannya memiliki dan mengamalkan nilai-nilai kejujuran, keterbukaan, loyalitas kepada perusahaan, konsisten kepada keputusan, dedikasi kepada stakeholder, kerjasama yang baik, disiplin, dan bertanggung jawab.

Penerapan etika kerja di kalangan karyawan tidaklah semudah teori di atas kertas. Tidak jarang, bukan saja karyawan tetapi para manajer banyak yang kurang memahami etika kerja. Hal ini dapat dijumpai dengan tampilnya ego sekelompok karyawan bahkan manajer. Pembiaran atas hal ini tentu akan mengganggu proses kerja dan mutu kinerja secara keseluruhan.

Dalam membangun dan meningkatkan etika kerja, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan, diantaranya :

1. Membuat kode etika kerja dengan melibatkan para karyawan,
2. Pelatihan tentang pengertian dan penerapan etika kerja,
3. Pelaksanaan proses sosialisasi dan internalisasi kerja,
4. Meningkatkan komunikasi horisontal dan vertikal secara formal dan nonformal,
5. Meningkatkan fungsi pengawasan kerja,
6. Memberikan penghargaan kepada para karyawan yang beretika kerja tinggi sebagai motivasi bagi karyawan lainnya dalam meningkatkan etika kerja.

Selain itu, terdapat beberapa prinsip yang harus diperhatikan oleh karyawan, diantaranya :

1. Datang lebih awal, setidaknya karyawan sudah ada 15 menit sebelum mulai jam kerja. 
2. Bersikap profesional, ramah dan bersahabat kepada staf lain di perusahaan. Menghindari kebiasaan bergunjing dan fokus pada masalah-masalah pekerjaan.
3. Bersikap positif terhadap komentar negatif. 
4. Selalu punya inisiatif menangani proyek baru dan menjalankan semua tanggung jawab.
5. Menjadi pekerja yang produktif.
6. Menghargai kontribusi rekan lain dan dapat berkerja sama dalam tim serta dapat saling menghormati satu sama lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.