Saturday, October 20, 2012

Hasil Uji Kompetensi Guru Tidak Valid?

Guru baru selesai PLPG terdaftar sebagai peserta UKG.



Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyiapkan tiga jenis diklat pada 2013 nanti bagi 900.000 guru yang telah menjalani Uji Kompetensi Guru (UKG), yaitu diklat tatap muka, daring (online) dan CD interaktif. Ratusan ribu guru dengan nilai UKG buruk akan menjalani diklat tatap muka, sedangkan mereka yang bernilai bagus akan digandeng sebagai fasilitator.

Dari hasil UKG Gelombang I, diketahui rata-rata nilai para guru 43,8 dari angka maksimal 100. Mereka yang mememperoleh nilai di bawah itu mencapai 49 persen dari total peserta. Ditambahkan UKG Gelombang II yang kini masih berjalan, saat ini tercatat 770.000 guru, dari target 900.000 guru yang terdaptar dan telah mengikuti tes.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMP2MP) Kemendikbud Syawal Gultom menegaskan, UKG dan diklat-diklat yang mengikutinya merupakan satu paket upaya peningkatan kualitas kompetensi guru. UKG semacam general check-up yang memungkinkan diklat dilakukan tepat sasaran. (Kamis, 18 Oktober 2012 di Jakarta).

Berbeda dengan penilaian Syawal, Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listiyarti menyampaikan evaluasi bahwa pelaksanaan UKG Gelombang II dinilai banyak masalah di beberapa daerah. Menurut Retno, UKG tetap tidak valid dijadikan satu-satunya alat ukur kompetensi guru. Beragam persoalan dan kelemahan masih menumpuk. Salah satunya, pemilihan peserta UKG yang terlihat ngawur karena guru yang baru selesai PLPG juga terdaftar sebagai peserta UKG.

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.