Sunday, November 25, 2012

Mengubah Udara Menjadi Bensin?

Lebih jernih dan bersih dibanding dengan bahan bakar fosil.



Air Fuel Synthesis (AFS), perusahaan asal Inggris, mengembangkan sebuah teknologi yang mampu mengubah udara menjadi bensin. Hal tersebut dicapai dengan mengambil karbon dioksida dari udara dan hidrogen dari air, kemudian menggabungkan kedua elemen itu menjadi bensin.

Sejak Agustus lalu, AFS sudah mengaktifkan kilang berskala kecil  yang menghasilkan sekitar lima liter bensin dari CO2 dan uap air. Hingga sekarang, perusahaan yang berlokasi di Stockton-on tees, Inggris, masih bersandar pada jaringan listrik nasional sebagai sumber energi. Mereka berencana membuka kilang dengan skala lebih besar yang sudah memanfaatkan pembangkit listrik komersial dan mampu menghasilkan satu ton bensin perhari.

"Pada akhir tahun 2014, kami dapat memproduksi bensin menggunakan energi yang bisa di daur ulang dalam bisnis komersial asalkan mendapat dana yang dibutuhkan," kata CEO AFS Peter Harrison. (The Independent).

Peter menjelaskan bahwa bensin yang dihasilkan dapat langsung digunakan dalam kendaraan tanpa menambah zat aditif atau perangkat adafter. Walaupun memiliki wujud dan bau yang sama dengan bensin biasa, bensin kembangan AFS lebih jernih dan bersih dibanding dengan bahan bakar fosil.

Rencana awal AFS adalah menghasilkan cairan tambahan untuk meningkatkan performa kendaraan balap. Teknologi itu juga ideal untuk wilayah terpencil yang memiliki banyak sumber energi yang bisa di daur ulang, seperti surya, kincir angin, atau energi ombak, tetapi tidak memiliki cara untuk menyimpannya.

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.