Tuesday, November 20, 2012

Ramalan Hari Kiamat Tahun 2012?

Bagi umat Islam, kiamat merupakan peristiwa aksioma.



Kata "kiamat" merupakan serapan dari bahasa Arab. Awalnya, berasal dari kata qomma yaa kummul, qiamah yang berarti berdiri. Jadi yang dimaksud, yaumul qiayamah adalah hari kebangkitan dari dalam kubur.

Kehancuran alam sudah diprediksi oleh para ilmuwan karena dunia semakin renggang. Keterangan kerenggangan benda-benda angkasa ini sudah diterangkan dalam Al-Quran, surat 88, Al-Gasyiyah (hari pembalasan) ayat 17 dan 18. Dalam ayat ini disebutkan, "Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana diciptakan. Dan langit bagaimana ditinggikan?" Menurut Drs KH E Bahrul Hidayat, MA, Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), yang dimaksud ditinggikan atau direnggangkan itu artinya antar benda-benda ini semakin lama semakin jauh. 

Fenomena ini pernah diteliti oleh para ilmuwan dengan menggunakan teleskop kolomark. Hasil penelitian itu menyebutkan, sekian puluh tahun kemudian jarak antar bintang bertambah jauh, tidak ada lagi tarik menarik satu sama lain dan tidak akan ada lagi yang disebut gaya gravitasi bumi. Jika antar benda tersebut sudah tidak ada gaya gravitasi, akan terjadi benturan di antara benda yang ada di bumi ini. 

Kehancuran total  yang disebut dalam Al-Quran disebut syaah. Namun, dalam Al-Quran tidak pernah dijelaskan tentang pastinya kapan atau kapan kiamat akan terjadi. Bagi umat Islam, kiamat merupakan peristiwa aksioma. Artinya, kebenaran tidak bisa dibantah, tetapi kapan itu terjadi, hanya Allah swt yang tahu.

Bahkan, dalam Alquran Surat Luqman, juga disebutkan ada lima perkara yang tidak bisa diprediksi manusia. Pertama, tentang kehancuran alam. Kedua, tentang posisi hujan akan turun di mana dan kapan terjadinya. Ketiga, proses terjadinya pertumbuhan janin di dalam rahim seorang ibu. Keempat, apa yang akan terjadi besok hari menimpa setiap orang. Terakhir, dimana, kapan, dan kenapa kita meninggal. Ini semua merupakan rahasia Allah swt.

Isu mengenai datangnya hari kiamat bukan baru kali ini terjadi. Pada 1806, penduduk Leeds Inggris dihebohkan oleh seekor ayam betina yang menelurkan sebutir telur bertuliskan "Yesus Kristus akan datang", yang bisa diartikan kiamat sudah dekat. Namun, terbukti telur itu merupakan rekayasa manusia. Kemudian seorang petani bernama William Miler dari New England meramalkan bahwa hari kiamat akan datang antara 21 Maret 1843 dan 21 Maret 1844. Banyak pengikutnya yang kemudian menjual atau menyumbangkan barang-barang milik mereka setelah mendengar ramalan itu.

Pada 1835, Joseph Smith dari Gereja Mormon mengumumkan bahwa hari kiamat akan terjadi pada 1891. Ramalan berikutnya menyebutkan bahwa bumi akan dipenuhi oleh gas beracun dari ekor Komet Halley yang melintasi bumi pada 1910. Lalu seorang pengkhotbah Pat Robertson menjamin bahwa pada 1982 akan terjadi "penghakiman pada dunia". Lima belas tahun kemudian, 39 anggota sekte "Heaven's Gate" melakukan aksi bunuh diri massal, setelah mendengar desas-desus tentang komet Hale-Bopp yang diikuti oleh sebuah pesawat alien.

Pada Maret 1995, Soko Asahara atau Aum Shinri Kyo di Jepang nekad meledakkan gas sarin di kereta api bawah tanah Tokyo, sehingga menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 3.000 orang. Latar belakang tindakan yang dilakukan Aum Shinri Kyo ini adalah kepercayaan bahwa kiamat akan datang pada saat itu.

Ramalan lain yang juga sempat menghebohkan dunia adalah ramalan Nostradamus yang berbunyi "The year 1999, seventh month/From the sky will come great king of terror". Setelah Juli 1999 berlalu tanpa kiamat, kekhawatiran prang-orang ternyata tidak berkahir. Jelang pergantian tahun 1999 ke 2000, banyak orang mengaku cemas bahwa komputer tidak bisa membedakan tahun 2000 dengan 1900, sehingga berakibat kehancuran mulai dari padamnya listrik, hingga bencana nuklir.

Richard Noone dalam bukunya yang berjudul 5/5/2000 Ice: The Ultimate Disaster meramalkan bahwa es di Antartika pada tanggal itu akan mencapai ketebalan tiga mil. Pada tanggal ini, bumi akan diselimuti es, sebagai tanda pergeseran Bumi menuju surga. Ramalan yang juga galal terbukti dikemukakan Ronald Weinland, dalam bukunya yang berjudul 2008 : God's Final Witnes. Dia menyebutkan bahwa ratusan juta orang akan mati pada akhir 2006, dan pada musim gugur 2008 Amerika Serikat tidak akan lagi menjadi negara adidaya.

Ramalan mengenai hari kiamat yang paling menghebohkan mungkin adalah ramalan Suku Maya tentang kiamat yang akan terjadi pada 21 Desember 2012. Perkiraan ini berdasarkan kepada apa yang mereka sebut sebagai kalender Hitungan Panjang Maya, yang merentang selama 5.125 tahun, dan berakhir pada 21 atau 23 Desember 2012.

Suku Maya percaya bahwa 21 Desember 2012 adalah puncak dari serangkaian peristiwa dari waktu ke waktu, yang mengarah pada kebangkitan spiritual utama dunia (kiamat 2012). Menurut mereka, masa depan yang terbentang setelah tanggal itu secara harfiah adalah sebuah dunia baru, ciptaan baru, atau kiamat.

Ketua Suku Maya Apolinario Chile Pixtun dan arkeolog Meksiko Guillermo Berbal mengatakan, "kiamat" adalah konsep Barat yang tidak meiliki kesamaan dengan kepercayaan Maya. Bernal menyebut ide seperti itu telah disisipkan pada Suku Maya oleh bangsa barat karena mitos mereka sendiri "lenyap".

Ramalan Suku Maya mendapat tanggapan beragam dari berbagai kelompok orang. Adrian Gilbert dan Maurice Cotterel dalam buku mereka yang berjudul The Mayan Prophecies mengatakan, akhir siklus besar yang disebut-sebut  Suku Maya merupakan puncak dari serangkaian siklus bintik matahari (sunspot cycles), yang akan menghidupkan magnet matahari. Dampak keberadaan medan magnet matahari terhadap bumi adalah gempa bumi dan banjir.

1 comment:

  1. Uraian yang sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan serta wawasan saya, Sob. Terimakasih.

    ReplyDelete

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.