Monday, November 19, 2012

Hati-Hati Jajan Sembarangan!

Gejala kegemukan ini bila tidak segera diatasi bisa memicu penyakit lain



Kebiasaan jajan telah dilakukan oleh banyak kalangan, mulai dari orang kantoran, mahasiswa sampai anak sekolahan. Jajanan anak sekolah semasa kecil dulu, biasanya menjadi kenangan tersendiri. Ada harum manis, gulali, cokelat, permen dan sampai gorengan dengan penggemarnya masing-masing.

Hasil penelitian, jajanan sekolah sebagian besar terbuat dari bahan tepung dan minyak, tetapi kurang mengandung vitamin, mineral dan serat. Tepung merupakan sumber karbohidrat, dan jika terlalu banyak mengonsumsi tepung bisa menyebabkan kelebihan energi dan berdampak pada obesitas.

Jajan sembarangan sebenarnya sangat tidak dianjurkan untuk anak sekolah yang sebagian besar menghabiskan waktunya dengan duduk dan jarang berolahraga. Sebab, banyak makan makanan sumber energi dan jarang bergerak bisa membuat kegemukan, sebuah gejala yang sekarang lazim ditemui di lingkungan remaja kita. Gejala kegemukan ini bila tidak segera diatasi bisa memicu penyakit lain seperti insulin resisten, diabetes melitus hingga jantung koroner.

Maraknya iklan jajanan ringan di media masa juga dituding sebagai salah satu penyebab kurangnya selera makan anak-anak remaja terhadap sayuran dan buah-buahan. Untuk mengatasi hal tersebut, sarapan pagi semestinya menjadi raja makanan. Tentu saja dengan menempatkan nasi sebagai sumber karbohidrat ditambah dengan lauk pauk yang lengkap atau setidaknya terdiri dari satu protein hewani dan satu protein nabati, serta mengonsumsi buah dan sayur.

Membawa bekal dari rumah sebenarnya sangat menjamin keamanan, kesehatan dan kualitas gizi. Namun, kebanyakan orang tua saat ini lebih sering membekali siswa SMP dan SMA dengan uang jajan karena alasan kepraktisan, kesibukan dan lain-lain. Hal ini berbeda dengan ketika anak mereka masih SD, mereka cenderung menyiapkan bekal untuk dibawa ke sekolah agar mendapat asupan gizi yang seimbang melalui kebersihan dan keamanan makanan yang dikonsumsinya.

BACA JUGA :
Ketika Budaya Antri di Jalan Hilang
Tips Memilih Partner Bisnis
Bisnis Sesuai dengan Hobi
Tiga Pilar Menjaga Kesehatan
Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Franchise
Salah Kaprah tentang Tuberkulosis
Bagaimana Menolak Kantong Plastik?
Cara Mudah Membuat Blog dengan Blogger

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.