Monday, December 24, 2012

Pola Transportasi di Jakarta

Jadi, salah siapa kalau Jakarta macet?


Transportasi merupakan aspek penting yang menopang kelancaran pergerakan manusia, barang, dan jasa yang mendorong pertumbuhan kawasan. Namun, transportasi pun menimbulkan masalah seperti terjadinya kemacetan lalu lintas di beberapa kota besar. Akibatnya, laju pertumbuhan kota yang diharapkan menjadi tersendat.

Terjadinya kemacetan lalu lintas umumnya disebabkan oleh : 

(1). Terbatasnya daya tampung jalan akibat jumlah panjang jalan dan jumlah kendaraan bermotor yang tidak seimbang. 
(2). Jumlah pengguna kendaraan pribadi yang proporsinya jauh lebih besar daripada kendaraan umum. 
(3). Terjadi ketimpangan fungsi kota, akibat tidak berjalannya konsep planologis dalam perencanaan kota. (4). Sulitnya pengembangan infrastuktur kota akibat kendala pengadaan lahan bagi kepentingan umum. 
(5). Terbatasnya fasilitas pendukung berupa gedung dan taman parkir, baik di pinggiran kota maupun dalam kota, 
(6). Masih rendahnya disiplin pengguna kendaraan bermotor yang kurang menghiraukan kondisi dan keberadaan rambu lalu lintas.

Tidak dapat dihindari, kebijakan rekayasa lalu lintas yang berkaitan dengan pembatasan penggunaan kendaraan pribadi, harus juga ditopang oleh pelayanan transportasi yang memadai, seperti ketersediaan kendaraan umum yang aman, nyaman dan murah. Penyediaan pasilitas parkir yang memadai di tempat-tempat keramaian umum, atau pada titik yang dapat menimbulkan kerawanan kemacetan lalu lintas merupakan suatu keharusan.

Pembatasan penggunaan kendaraan pribadi dengan menerapkan pola "3 in 1" di DKI Jakarta, ternyata setelah dievaluasi secara seksama, belum dapat mengatasi masalah kemacetan lalu lintas, atau mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Bahkan penerapan pola tersebut akan ditinjau ulang. Kemudian Gubernur DKI Joko Widodo, telah mencanangkan mulai bulan Maret 2013 akan diberlakukan pola nomor ganjil-genap untuk penggunaan kendaraan pribadi.

Selain banjir yang menjadi langganan tahunan, Jakarta ternyata punya langganan harian berupa kemacetan lalu lintas. Bukan Jakarta kalau tidak macet. Jadi, salah siapa kalau Jakarta macet?

Kemarin, Om-nya anak-anak yang di Bekasi telpon, kalau mau ajak anak-anak berlibur ke sini jangan pada tanggal merah atau hari besar atau Sabtu-Minggu, nanti waktunya habis di jalan. Mungkin itu juga alasan yang membuat mereka enggan bertandang ke Sukabumi, karena bisa seharian di jalan dalam kemacetan lalu lintas.

Jadi, tahun baru bagusnya kemana ya?

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.