Saturday, December 15, 2012

Plus Minus Kartu Kredit

Gunakanlah kartu kredit dengan bijaksana

Kartu kredit bagaikan pedang bermata dua bila dipandang dari sudut perencanaan keuangan. Ketika kartu kredit digunakan sebagaimana fungsinya, ia bisa membantu kita menyelesaikan transaksi secara cepat.

Namun harus dipertimbangkan, kartu kredit adalah peminta bunga terbesar dalam dunia keuangan, sekitar 40 persen per tahun. Sesuai dengan namanya, kartu kredit adalah kartu yang memberikan kredit bagi konsumen yang menggunakannya.

Jika kartu kredit digunakan untuk transaksi bisnis yang keuntungannya melebihi bunga kartu kredit, utang kita adalah utang pasif, karena secara logika kita mampu membayar utang kartu kredit itu secepatnya. Sedangkan, ketika kita menggunakan kartu kredit untuk memberi barang konsumtif yang mengalami denominasi ata penurunan nilai setelah dipakai, utang kartu kredit yang kita punya adalah utang aktif dan makin membesar ketika kita tidak segera melunasinya. 

Kartu kredit akan terasa berguna bagi pengguna yang sering bepergian, mempermudah transaksi pemesanan moda tranportasi dan akomodasi. Di zaman internet seperti sekarang, banyak transaksi untuk mobilitas dilakukan lewat situs web dan pembayarannya menggunakan kartu kredit. 

Terlepas dari plus minus penggunaan kartu kredit tersebut, berikut ini ringkasan aturan terkait dengan kartu kredit yang termuat dalam Surat Edaran Bank Indonesia yang mulai diberlakukan Juni 2012. 

Batas umur: Minimal 21 tahun atau minimal 18 tahun bila sudah menikah, yang diberlakukan mulai 1 Januari 2013. 

1. Batas Gaji Nasabah : Minimal Rp 3 juta, berlak 1 Januari 2013. 
2. Batas Bunga : 3 persen per bulan, berlaku 1 Januari 2013. 
3. Plafon Pinjaman : Tiga kali gaji, berlaku 1 Januari 2013. 
4. Kartu Tambahan : Umur minimal 17 tahun atau sebelum 17 tahun tapi sudah menikah. 
5. Waktu Penagihan : Diatur cara penagihan dan jadwal penagihan. 
6. Penggunaan PIN : minimal enam digit, berlaku 1 Januari 2013. 

Gunakanlah kartu kredit dengan bijaksana dengan menghindari belanja konsumtif. Tidak ada salahnya memiliki kartu Visa dan Mastercard dengan saldo kredit yang tinggi, simpan untuk digunakan sewaktu-waktu di saat darurat. 

Kredit dapat membuat pemiliknya mendapatkan kredibilitas di mata pihak lain karena tidak semua orang bisa dipercaya untuk mendapatkan kartu kredit. Daya ungkit seperti ini menjadi gengsi tersendiri, bergaya walau berhutang boleh-boleh saja asal kita disiplin dalam penggunaan kartu kredit.

BACA JUGA :
Pentingnya Mitigasi Dalam Pembangunan
Akankah Kurikulum 2013 Lebih Baik?
Bagaimana Memahami Aturan Korupsi?
Misteri Seputar Peringkat Korupsi Indonesia
Ancaman Pemutusan Hubungan Kerja di Akhir 2012?
Cara Maria Selena Mengatasi Pro Kontra Miss Univer...
Lima Skor Tertinggi Indeks Persepsi Korupsi

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.