Monday, April 30, 2012

Belajar Nasionalisasi Perusahaan Asing dari Cristina Fernandez de Kirchner

Mandiri Itu Ternyata Tidak Mudah


Ketika Indonesia menyatakan kemerdekaannya dalam keadaan tidak punya apa-apa, negara ini tidak dapat berbuat banyak. Sesuai keahliannya, Soekarno menutupi kelemahan itu dengan menggelorakan semangat revolusi. Menurutnya, revolusi Indonesia adalah salah satu revolusi terbesar di dunia sehingga bangsa ini pantas merasa sebagai bangsa yang besar.

Indonesia yang negara dengan bangsa yang besar tapi tidak punya apa-apa! Saat itu, semua potensi ekonomi mulai dari tingkat produksi sampai distribusi, dipegang Belanda. Lembaga pengendali keuangan, De Javanesche Bank, seluruh sahamnya dimiliki swasta.

Kondisi demikian diperparah sikap Belanda yang terus berusaha mengganjal. Salah satu isi Konperensi Meja Bundar (KMB) menyebutkan masalah Irian Barat (Papua sekarang) akan diselesaikan dalam waktu satu tahun. Dalam hal ini Belanda bertindak sepihak dengan menetapkan Irian Barat sebagai bagian dari wilayahnya.

Pembebasan Irian Barat ini memicu Soekarno untuk menasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda. Dasar hukum pengambilalihan perusahaan Belanda itu adalah Undang-Udang Nomor 86 Tahun 1958. Pasal 1 UU itu menyebutkan bahwa perusahaan Belanda yang berada di wilayah Indonesia dinyatakan menjadi milik negara. Penetapannya diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1959.

Nasionalisai perusahaan itu sungguh tidak mudah, apalagi setidaknya ada tujuh perusahaan Belanda yang besekala internasional. Sementara pihak Republik Indonesia tidak memiliki tenaga ahli yang cukup untuk mengendalikannya. De Javanesche Bank (kemudian menjadi Bank Indonesia), pengendalian kebijakannya sempat menimbulkan friksi antara Syafrudin Prawiranegara dan Sumitro Djojohadikusumo. 

Soekarno terus menggelorakan revolusi, pengurusan perusahaan-perusahaan Belanda yang telah diambil alih dipercayakan kepada militer. Sejumlah perwira militer, salah satunya Ibnu Sutowo dipercaya di bidang perminyakan. Setelah beberapa tahun berlalu, terbukti proses pengambil alihan perusahaan asing itu tidak segampang melontarkan gagasan.

Perkembangan selanjutnya, kebijakan Orde Baru, pemerintah justru melakukan hal sebaliknya. Hampir semua perusahaan negara diprivatisasi, termasuk perusahaan-perusahaan strategis. Investor ditawari berbagai kemudahan untuk mengambil alih porsi saham BUMN sebesar-besarnya.

Ternyata kebijakan seperti itu juga pada akhirnya disadari sebagai kekeliruan. Ada usul agar saham yang sudah terjual ke pihak asing, khususnya di bidang telekomunikasi, dibeli lagi. Ini juga ternyata tidak mudah. Di bidang perbankan pun, kita harus menelan pil pahit ketika berniat akan masuk ke wilayah Malaysia dan Singapura. Yang bersikap murah hati dan murah harga ternyata cuma kita.

Sejak dulu Indonesia memang tak punya pengalaman dalam mengokohkan potensi ekonomi bangsanya sendiri. Persoalannya berpangkal pada perilaku pemimpin bangsa yang lebih senang dengan menonjolkan gaya hidupnya yang royal dan boros.

Kita tidak mau belajar dari Swadeshi-nya Gandhi ketika melakukan perlawanan terhadap kolonial Inggris, yang mengajak rakyat India tidak menggunakan produk buatan Inggris. Rakyat India diajak menenun sendiri kebutuhan kainnya. Gerakan yang terkesan naif ini ternyata mampu melahirkan sesuatu yang sangat fenomenal. Industri tekstil yang dikuasai Inggris terancam bangkrut, dan tentunya tidak mungkin pihak kolonial menumpas perlawanan semacam ini dengan kekerasan.

Beranikah Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono mengikuti jejak Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner (59)? Presiden Argentina yang masih cantik itu baru saja menasionaliasi perusahaan minyak YFC yang sahamnya dipegang Repsol, raksasa minyak asal Spanyol. 

Cristina berpendapat, tindakannya itu untuk mengukuhkan kontrol negara terhadap ekonomi yang dipincu krisis energi. Meski Argentina memiliki perusahaan minyak raksasa, sebenarnya Argentina tetap menganggarkan tiga juta Dollar Amerika Serikat untuk impor minyak.

Bagaimana dengan Indonesia? Semoga ada keberanian, mau tetap ngotot menaikkan harga BBM atau memilih Nasionalisasi Perusahaan Asing. 

Sunday, April 29, 2012

Waspadai Topeng Monyet Tuberkolosis Positif

Jangan Jadi Korban Karena Tidak Tahu


Tuberkolosis (TB) dan rabies merupakan penyakit yang dapat ditularkan oleh monyet ke manusia. Penelitian yang dilakukan IPB di Bali, monyet di salah satu objek wisata positip terjangkit TB, demikian pula warga di sekitarnya.

Pemerintah terkesan kurang tanggap terkait isu-isu seperti itu karena belum ada kasus-kasus besar yang terkuak. Pemerintah cenderung heboh soal antraks, flu burung dan rabies. Padahal bukan hanya penyakit tersebut saja yang dapat ditularkan oleh hewan ke manusia.

Monyet atau hewan liar membawa sejumlah penyakit cukup berbahaya. Terutama jika hewan itu tidak pernah diperiksa dan berada di lingkungan yang tidak sehat seperti jalanan pada topeng monyet. Topeng monyet cenderung dieksploitasi, kurang mendapat asupan makanan yang layak, dan hidup di kawasan padat penduduk dengan pemiliknya.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia, Dr drh Heru Setijanto mengatakan, masyarakat dan instansi terkait seharusnya mewaspadai keberadaan topeng monyet yang mulai marak di pinggir beberapa ruas jalan atau perempatan jalan dan bahkan masuk ke pemukiman penduduk atau perumahan. 

Diketahui ada sekitar 1.415 penyakit yang ditularkan oleh hewan ke manusia yang mengancam manusia dengan tren penyerangan yang mengalami peningkatan. (PR, 24 April 2012)

Saturday, April 28, 2012

Berapa Biaya Hidup Bahagia?

Uang Bukan Segalanya Namun Menentukan Segalnya


Kebahagiaan memang tidak dapat langsung kita beli dengan uang, namun sebuah survei justru menunjukkan betapa sejumlah uang yang dimiliki menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepuasan dan kualitas hidup.

Tahukah Anda berapa banyak penghasilan tahunan yang dibutuhkan untuk merasa bahagia? Menurut jajak pendapat yang dilakukan peneliti di Marist Institut for Public Opinion dengan melibatkan 1.235 responden warga Amerika serikat diperoleh jawaban 50 ribu dolas AS setiap tahun atau setara Rp 450 juta (kurs Rp 9.000).

Pendapatan rumah tangga tahunan sebesar 50 ribu dolar AS diyakini cukup untuk meningkatkan kemungkinan seseorang merasa bahagia dan puas. Survei menunjukkan rumah tangga dengan pendapatan kurang dari 50 ribu dolar AS merasa kurang bahagia dibandingkan dengan mereka yang berpendapatan lebih dari 50 ribu dolar AS.

Kepuasan dalam perumahan, hubungan dengan teman-teman, dan kepuasan keseluruhan terhadap hidup merupakan kesenjangan terbesar yang dapat dirasakan di antara dua tingkat pendapatan tersebut.

"Uang adalah faktor penting dalam kepuasan terhadap kualitas hidup," kata Paul Hogan, ketua dan pendiri Home Instead Senior Care, perusahaan penyedia perawatan untuk lansia dan penyusun survei tersebut, seperti dikutip dari laman livescience.

Friday, April 27, 2012

Wortel Mentah Cegah Gejala Stroke

Mencegah Lebih Baik Dari Mengobati



Tangan sebelah kiri Agustina (43 tahun) dari pundak sampai ke jari-jari tangan dua bulan belakangan ini sering merasa kesemutan. Selain itu Agustina pun mengidap darah tinggi. 

Keluhan tersebut disampaikan oleh Agustina melalui sebuah surat pembaca kepada Shin She Su seorang ahli akupuntur. Berikut ini jawaban Shin She Su sebagaimana dimuat di Rubrik Kesehatan-Jurnal Bogor (19 April 2012).

Menurut Shin She Su keluhan tersebut dapat digolongkan dalam kolesterol. Jika kolesterol kita tinggi maka akan terasa kesemutan  di jari-jari.

Keluhan semacam itu dapat disembukan secara alami dengan memakan wortel organik mentah.  Wortel mentah sepanjang 3 cm harus di konsumsi selama 7 hari dan juga dengan menghindari makanan yang mengandung kolesterol selama kurun waktu tersebut. 

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. Pencegahan sedini mungkin akan menghindarkan kita dari penyakit stroke yang dapat mengancam siapapun.

BACA JUGA:
Daging Kambing Meningkatkan Libido?
Hidup Serba Tak Terduga
7 Tips Mencapai Jantung Sehat
Sopan Santun, Penghormatan Pada Diri Sendiri
Ongkos Demokrasi Seharga Mi dan Sembako
Gagal Jantung Saat Aktivitas Bercinta
Sakit Kepala Menahun Pertanda Stress

Thursday, April 26, 2012

Subsidi BBM Jangan Dikambinghitamkan

Apa Susahnya Ngomong? 


Ketidakberdayaan pemerintah untuk mengatasi masalah utama fiskal di negeri ini sering berujung pada solusi yang kurang cerdas, bahkan Subsidi BBM sering dituding sebagai satu-satunya kambing hitam. Padahal sejumlah insentif ekonomi dalam ekspor beberapa komoditas energi ke negara tetangga disinyalir lebih besar menggerogoti APBN setiap tahunnya. 

Benarkah demikian?

Bila memperhatikan ekspor gas dari Lapangan Tangguh, Papua, ke Fujian, Cina. Menurut anggota Komite Badan Pengatur Kegiatan Hilir Migas dan Gas (BPH Migas) Qoyun Tjandranegara, ekspor gas tersebut merugikan negara sehingga Rp 183 trilyun pertahun.

Menurut pengamat perminyakan Kurtubi, saat ini harga gas internasional berkisar antara 15 - 20 dollar AS per mbtu. Berdasarkan kontrak kerjasama yang ditandatangani pada masa pemerintahan Megawati gas disekspor dengan harga 3,35 dollar AS per mbtu. 

Dengan kondisi seperti itu, Kurtubi menilai, sungguh mengherankan jika saat ini Susilo Bambang Yudhoyono ngotot meningkatkan harga BBM subsidi, sehingga mengejar harga internasional. Sementara, "subsidi" yang diberikan kepada Cina dalam penjualan gas Tangguh sama sekali tidak diusik.

Menurut pengamat Ekonomi dari Universitas Pasundan (Unpas), Acuviarta Kartabi, seharusnya pemerintah tidak hanya membidik dari sisi subsidi. Pemerintah seharusnya lebih jeli melihat kebocoran dari sisi lain. Bukan hanya gas Tangguh, banyak kontrak kerja sama pertambangan yang berpotensi merugikan negara karena nilai kontrak yang jauh lebih kecil dari harga pasar.

Sangat disayangkan, pemerintah selama ini lebih sering menyoroti persoalan subsidi seperti BBM dan listrik yang sebenarnya diperuntukkan bagi rakyat Indonesia. Pemerintah seolah menutup mata adanya 'subsidi' yang digulirkan bagi negara tetangga, seperti Cina, Jepang dan Korea, dalam bentuk insentif ekonomi. 

Kita memberi Cina harga energi yang murah. Di sana dipergunakan untuk produksi dan produksinya dijual ke Indonesia dengan harga yang sangat murah sehingga diserbu pembeli. Sementara pelaku usaha kita, khususnya UMKM diberi energi mahal. Akibatnya ketika datang produk Cina dengan harga sangat murah, daya saing produk lokal sejenis tergerus sangat dalam.

Ironis sekali! Kita memajukan ekonomi negara lain dan memukul ekonomi sendiri. Pertanyaan bersama kita, beranikah pemerintah (SBY) melakukan renegosiasi gas ke Cina? 

Sumber:  (Ekonomi dan Bisnis - PR, 24 April 2012)

Wednesday, April 25, 2012

RUU-KKG Berpotensi Bahaya Dekadensi Moral

Ketakutan Akan Masalah Duniawi Lebih Mencekam


Tidak ada ribut-ribut soal RUU Keadilan dan Kesetaraan Gender (RUU-KKG) yang akan segera disahkan menjadi Undang-Undang. Padahal bila sesuatu hal sudah di Undang-Undang kan maka masyarakat dianggap sudah tahu dan wajib mentaatinya sehingga pelanggaran terhadap pasal-pasalnya dapat dikenai sanksi hukum yang kadang tidak dapat di tawar lagi.

Heboh rencana pemerintah menaikkan BBM beberapa waktu lalu rupanya terlalu menyita perhatian masyarakat demikian besarnya dan membuat hal-hal yang bersifat mendasar yang bersinggungan dengan aqidah ini terlupakan. Padahal DPR memberikan batas sampai 15 April kemarin, dan tahun ini RUU-KKG itu diprioritaskan untuk diselesaikan. 

Jika RUU-KKG ini lolos, maka musibah besar telah terjadi. Harus di sadari bahwa RUU-KKG ini bertentangan dengan Syariah Islam. Dengan RUU-KKG, waris disamakan, poliandri (lebih dari satu suami) dan aborsi dibolehkan, gay, lesbian dan pernikahan berbeda agama bisa menjadi bagian dari UU tersebut jika di sahkan. 

Hal yang paling lucu dengan RUU-KKG, kelak bila suami mencolek istri dan istri tidak tidak setuju, maka itu dianggap KDRT (Kekekerasan Dalam Rumah Tangga). Suami akan diadukan dan dikenai hukuman yang bisa sampai 12 tahun penjara hanya karena mencolek istri. Padahal hal tersebut adalah halal sebagai pasangan suami istri.

Fakta tersebut adalah bukti bertentangannya RUU-KKG dengan Syariat Islam. Pembiaran atas hal ini sangat membahayakan aqidah umat dan merusak tatanan kehidupan bermasyarakat dalam pandangan Islam.

Mari kita semua berharap, pemimpin kita setidaknya masih punya kecerdasan spiritual sehingga tidak akan mengesampingkan masa depan hal paling mendasar ini hanya dengan mengejar dan menata masalah duniawi.

Betapapun kedengarannya kenaikan harga BBM lebih mengerikan dan membuat semua orang takut tidak dapat berkendaraan bahkan takut tidak dapat makan karena membayangkan harga-harga melonjak tajam, justru porak porandanya tatanan kehidupan di masa depan lebih dari sekedar bencana dekadensi moral.

Sumber Bacaan: surat Abu Zaky (Anggota DPD II HTI Kota Bogor), Jurnal Bogor, 23 April 2012.

Tuesday, April 24, 2012

Pentingnya Menjaga Kebugaran Fisik

Pelajaran dari Pak Gondrong


Kapan terakhir kali Anda berolah raga? Jawabnya bisa sehari yang lalu, atau seminggu yang lalu dan bisa juga sebulan yang lalu atau mungkin enam bulan yang lalu. Faktor kesibukan menghadapi pekerjaan yang sangat menyita tenaga dan pikiran kadang membuat kita menjadi sangat malas bergerak yang akibatnya tubuh mulai mengalami penurunan daya tahan.

Masih lekat dalam kenangan kita tentang Pak Gondrong Widjajono yang menjadi Wakil Menteri ESDM dan dilantik oleh Presiden SBY beberapa bulan lalu. Kenangan itu juga selekat ketika Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Prof Dr Widjajono Partowidagdo tutup usia, dalam sebuah ekspedisi pendakian Gunung Tambora di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Selama hidupnya, Widjajono memang dikenal sebagai pendaki gunung.

Kepergiannya yang tiba-tiba tentu saja mengundang banyak tafsir, bahkan ada yang menduga adanya ketidak wajaran. Namun menurut dokter spesialis kebugaran, Bahrumsjah Sjahruddin, untuk mendaki gunung, standar yang harus dipenuhi adalah standar fisik kebugaran. Jika secara fisik tidak ada masalah, seseorang akan mampu melakukan pendakian dengan lancar. 

Bahrumsjah memahami kalau Wamen Widjajono merupakan seorang yang gemar olahraga dan sering melakukan pendakian. Namun, Bahrumsjah menyatakan kondisi kesehatan Widjajono sebelum pendakian juga penting untuk diketahui.

Menurutnya, jika sebelumnya orang yang rutin berolahraga, kemudian tidak berolahraga selama 10 sampai 12 pekan, maka kekuatan, kebugaran dan kemampuan fisik seseorang akan melorot hingga 50 persen. "Jika 6 bulan tidak berolahraga, kemampuan fisiknya bisa seperti orang yang tidak pernah berolahraga," ujarnya.

Bahrumsjah berpesan bagi yang hobi berolahraga, apalagi pendaki, untuk berolahraga agar menjaga kebugaran secara rutin.

Sumber: VIVAnews

Monday, April 23, 2012

Arizona Muse, "Anak Pembawa Rezeki"

Tataplah Kedua Bola Matanya Sesaat Sebelum Kau Pergi, 
Akan Kau Temukan Binar Do'a di Sana


Tidak sedikit pasangan muda yang menunda mempunyai anak di awal-awal tahun perkawinannya. Seolah-olah kehadiran seorang anak adalah penghambat karier, terutama bagi karier seorang model. 

Biasanya model akan menunda punya anak terlebih dahulu agar dapat fokus berkarier. Alasannya sangat klasik, karena ingin menjaga bentuk tubuh tetap cantik, menarik dan anggun mempesona.

Karier model Arizona Muse memang agak berbeda dibandingkan dengan peragawati lainnya. Arizona Muse (23), pesohor ternama dunia dari Amerika Serikat percaya bahwa anak pembawa rezeki. Muse percaya bahwa dia menjadi model terkenal setelah melahirkan putranya, Nikko pada 2009 lalu. 

Muse mengaku, awalnya dia tidak pernah lagi berharap kembali ke dunia model, bahkan tidak pernah bermimpi akan menjadi model di tingkat internasional. Pokoknya saat itu dia hanya fokus mengurus anak dan sudah menerima kenyataan bahwa kariernya sebagai model akan selesai. 

"Selama setahun pertama, saya benar-benar di rumah, mengurus anak," ujar Muse.

Tawaran tak terduga datang justru setelah Muse menjadi seorang ibu. Bahkan Muse diperbolehkan membawa serta anaknya. Jadilah Muse dan balitanya melenggang-lenggok di beragam panggung peragaan busana intersional.


Sunday, April 22, 2012

R.A Kartini dan Pejuang Emansipasi Wanita

Merekat Serpihan Retak Sejarah


Ketika sejarah hanya mengenal wajah Kartini sebagai pejuang emansipasi wanita tentu bukan karena dia dilahirkan sebagai wanita Jawa keturunan ningrat yang ingin mendobrak tradisi. Sejarah terlanjur memotret wajah Kartini, bukan Dewi Sartika dari Pasundan, Siti Aisyah We Tenriolle dari Sulawesi Selatan, Sultanah Safiatuddin dari Aceh, atau Rohana dari Padang.

Ketika itu era pemerintahan Hindia Belanda di penghujung abad ke-19 dicemaskan aliran deras nilai-nilai baru holitisme khas Islam yang melahirkan jiwa nasionalisme Islam. Hal ini dinilai Christiaan Snouck Hurgronje sebagai transformasi yang sistematis  sekaligus perusakan struktur kultur lama melalui penetrasi struktur kultur yang baru.

Tentu hal tersebut membuat Batavia cemas. Terlebih dari Sulawesi Selatan, Siti Aisyah We Tenriolle mempesona sejarawan Belanda BF Mathes dengan epos "La-Galigo" yang berjumlah lebih dari 7.000 halaman folio. 

Snouck kian cemas ketika Siti Aisyah mendirikan sekolah moderen yang terbuka untuk pria dan wanita di Tanette pada 1908, sehingga Snouck berulang kali mengunjungi JH Abendanon untuk melampiaskan kecemasan kultural dan meminta agar Direktur Departemen Pendidikan, Agama, dan Kerajinan, JH Abedanon saling silaturahmi dengan RA Kartini.   

"Pembaratan kaum elite pribumi melalui dunia pendidikan adalah langkah penting untuk menjauhkan mereka dari Islam," kata Snouck. 

Strategi yang diterapkan kala itu dengan mempengaruhi lapisan pribumi yang berkebudayaan lebih tinggi dengan asupan adab barat. Setelah itu, akar rumput akan mengikuti jejak pemimpin tradisional mereka. 

"Dalam perlombaan bersaing melawan Islam bisa dipastikan bahwa asosiasi kebudayaan yang ditopang oleh kebudayaan Barat akan keluar sebagai pemenang. Apalagi, jika di dukung oleh Kristenisasi dan pemanfaatan adat." (Politik Islam Hindia Belanda, Dr. Aqib Suminto).

Berkat Abendanon, pada suatu resepsi di Istana Bogor, Kartini berkenalan dengan istri ajudan Gubernur Jenderal Hilda de Booy-Boissevain. Estella Zeehandelaar, seorang aktivis gerakan Sosciaal Democratische Arbeiderspartij (SDAP) mengagumi Kartini. Bahkan Kartini ditampilkan sebagai pendekar wanita sosialis oleh HH van Kol dan penganjur "Haluan Etika" CTh van Deventer.

Pada suatu senja, Maret 1902, di Teluk Batavia, Snouck Hurgronje dan Abendanon menyeringai aneh karena sudah bisa menebak arah angin sejarah Kartini. Kabar angin menyampaikan kalau Kartini meyakini orientalis-kolonialis Belanda itu sebagai sosok suci, berkebudayaan tinggi, dan patut untuk dijadikan kitab kebudayaan.

Snouck tidak bisa menahan senyum membaca surat Kartini untuk Abendanon bertanggal 18 Februari 1902, " Apabila Nyonya bertemu dengan teman Nyonya Dr Snouck Hurgronje, sudikah Nyonya bertanya kepada beliau tentang hal berikut, apakah dalam agama Islam juga ada hukum akil balig seperti terdapat dalam undang-undang bangsa Barat? Ataukah sebaiknya saya memberanikan diri langsung kepada beliau? Saya ingin sekali mengetahui sesuatu tentang hak dan kewajiban perempuan Islam serta anak perempuannya." (Surat-surat kepada Ny. RM Abendanon-Mandri dan Suaminya, hal. 234-235)

Bisa jadi saat itu Kartini tidak mengetahui alur pikir Snouck Hurgronje yang sudah diyakini sebagai pemikir Islam yang mumpuni. Dia murid para Syaikh al-Azhar Kairo dan Snouck berganti nama menjadi Abdul Ghaffar pada 1885, dan dianggap "Mufti Hindia Belanda bergelar Syaikhul Islam Jawa". Padahal sejatinya, seperti ditulis PSJ Van Koningweld dalam Snouck Hurgronje en Islam, Snouck Hurgronje adalah pengikut jejak orientalis Yahudi, Ignaz Goldziher!

Tidak jelas apakah sampai akhir hayatnya Kartini sadar siapa sejatinya Snouck itu. Yang bisa dijelaskan enam tahun setelah Kartini wafat pada 1911, Abendanon menerbitkan kumpulan surat-surat Kartini yang diberi judul Door Duisternis tot Lich. Dua tahun setelah itu pada 27 Juni 1913 didirikan Komite Kartini Fonds yang diketuai CTh van Deventer. 

Kartini barangkali bukan pejuang emansipasi, namun hanya putri sejati yang sedang mencari jati diri yang namanya diharumkan Abendanon dan orientalis Snouck Hurgronje. 

Mengikuti jejak pikir Abendanon dan Snouck Hurgronje di masa kini tak lebih dari langkah salah wanita Indonesia yang berupaya merekat serpihan retak sejarah.

Sumber:
Kartini dan Kartu Kredit Emansipasi, Tandi Skober, Penasihat Kebudayaan Indonesia Police Watch PR - 21 April 2012

Saturday, April 21, 2012

Pilih Beras Analog untuk Hidup Lebih Sehat

RIP: Lumbung Padi Asia Tenggara 


Kalangan kelas menengah pada strata sosial masyarakat Indonesia pada umumnya masih berpikiran jika mampu memakan nasi putih berarti tidak miskin. Selain itu media masa juga memperparah keadaan dengan memberitakan berita kekurangan pangan jika ada kaum kelas menengah ke bawah makan ubi atau jagung. 

Harus diakui bahwa opini semacam itu seolah-olah mengabaikan bahwa setiap daerah memiliki karakteristik makanan masing-masing dan tidak semua orang harus makan nasi. Kini kita semua harus menata ulang kembali tradisi makan makanan pokok. 

Hal ini berawal di tahun 1980-an dimana beras atau nasi dapat mendongkrak status sosial masyarakat. Kampanye pemerintah yang diiringi melimpahnya produksi beras membuat konsumsi pangan lain seperti jagung, singkong, dan sagu menurun drastis. Ketika itu menguat anggapan orang dianggap tidak sejahtera kalau menyantap singkong, sagu dan jagung.

"Melimpahnya produksi padi dan ketakutan dianggap miskin yang menjadi penyebab utama mengapa masyarakat Indonesia memaksakan diri mengonsumi beras. Pada gilirannya kebiasaan ini menjadi budaya yang sulit dirubah," kata Direktur Technopark Institut Pertanian Bogor, Slamet Budijanto. (PR, 16 April 2012)

Menghadapi tantangan seperti itu, peneliti  dari F-Technopark IPB mengembangkan beras analog. Beras analog atau produk mirip beras diolah dengan menggunakan teknologi ekstruder.

"Semula beras non padi ini dikembangkan berdasarkan kebutuhan untuk kesehatan. Misalnya untuk para penderita diabetes agar indeks glikemiknya rendah atau diet nasi. Nilai gizi beras analog lebih besar ketimbang beras biasa. Energi per 100 gram (kalori) beras analog sebesar 378, sedangkan pada beras biasa 350," kata Slamet.

Di Cina dan Filipina, telah diproduksi beras serupa dari beras menir menjadi beras utuh untuk kebutuhan fortifikasi vitamin atau mineral tertentu. Namun beras analog ITB di buat dari tepung lokal selain beras dan terigu yaitu tepung sorgum, sagu, umbi-umbian dan penambahan berbagai kandungan serat, antioksidan dan kandungan lain yang diinginkan.

Cara memasak beras analog sama persis dengan beras biasa. Bedanya beras analog tidak membutuhkan pencucian seperti beras biasa. Soal rasa pun memiliki kesamaan dan tidak ada bedanya dengan nasi biasa. 

Kelemahan beras analog ialah masih terciumnya bau dan warnanya yang lebih kecokelatan dibanding beras biasa. Kekurangan ini dapat diakali dengan penambahan daun pandan waktu menanaknya atau dibuat nasi uduk.

Harga jual beras analog saat ini masih relatif mahal karena belum di produksi massal. Harga per kilogram  berkisar antara Rp 9.000 sampai Rp 14.000 tergantung dari kandungan yang ada di dalamnya. 

Friday, April 20, 2012

Hakim Berhati Nurani "Bismar" Telah Berpulang

Hakim Adalah Wakil Tuhan di Dunia


Kini pendekar hukum itu telah berpulang dengan damai meninggalkan beribu kenangan bagi bangsa yang mendambakan sosok seperti dirinya. Mantan Hakim Agung Bismar Siregar, wafat pada usia ke-84 tahun pukul 12.25 WIB di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis 19 April 2012.

Hidupnya  didedikasikan bagi penegakan hukum di tanah air sebagai sosok cermin bagi para hakim karena kebeningan hati nuraninya. Sebagai hakim, Bismar mengandalkan hati nuraninya dalam setiap kali mengambil keputusan, sebab baginya hati nurani tidak bisa diajak berbohong.

Bismar Siregar berani melawan arus demi tegaknya keadilan. Baginya, undang-undang dan hukum hanyalah sarana untuk mencapai keadilan. 

Bismar kerap melakukan terobosan hukum dan tak mau diintervensi siapapun dalam mengambil keputusan, termasuk oleh atasannya demi tegaknya keadilan. Karena bagi seorang Bismar, hakim adalah undang-undang. Walau kadang prinsipnya ini mengundang kontroversi dan banyak koleganya yang menganggap Bismar sebagai hakim yang aneh.

Bahkan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Profesor Satjipto Rahardjo, dalam Ensiklopedi Tokoh Indonesia mengatakan Bismar adalah sosok yang lurus. Ia tidak bersandar pada pasal-pasal hukum sebagai landasan untuk mengambil keputusan, melainkan pada hati nurani. Sesudah hati nuraninya memutuskan, barulah ia mencari pasal hukum sebagai dasarnya.

Mengenang sosok Bismar berarti juga mengenang sejumlah vonis fenomenal yang gaungnya masih terasa sampai hari ini. Ketika ia menjabat sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Sumatera Utara, Bismar pernah menambah vonis sampai 10 kali lipat dari tuntutan terkait perkara perdagangan 161 kilogram ganja kering yang dilakukan Cut Mariana dan Bachtiar Tahir.

Kedua terdakwa yang awalnya dijatuhi hukuman 10 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Medan, akhirnya harus mendekam masing-masing 15 dan 10 tahun di penjara setelah Pengadilan Tinggi Sumatera Utara yang dipimpin Bismar melipatgandakan hukuman mereka.

Contoh kasus lain yang juga terkenal, ketika Bismar mengubah hukuman bagi seorang kepala sekolah yang mencabuli muridnya sendiri dari hanya 7 bulan menjadi 3 tahun. Kasus itu terjadi pada tahun 1965, masa keemasan Partai Komunis Indonesia.

Kepala sekolah yang diadili karena berbuat cabul tersebut adalah seorang tokoh Barisan Tani Indonesia/PKI. Namun Bismar tak ragu melawan tekanan PKI. Ia berpendapat, hakim adalah wakil Tuhan di dunia.

Kini Bismar telah menutup mata dan juga perjalanan hidupnya dengan penuh syukur. Kehidupan yang diliputi  prihatin sejak kecil berhasil menempa dirinya dan menyandang gelar yang cukup bergengsi di bidang hukum.

Bismar menjadi Hakim Agung pada 1984 sampai 2000. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia tahun 1956 dan pernah mengenyam pendidikan di National College of The State Judiciary, Reno, Amerika Serikat pada 1973. Selain itu almarhum juga sempat mengambil studi di American Academy of Judicial Education, Tecalossa, Amerika Serikat pada 1973.

Bangsa ini akan senantiasa merindukan sosok seperti Bismar Siregar, apalagi dalam situasi seperti sekarang ini ketika wajah hukum terlihat carut marut. Namun pendekar hukum itu kini telah tiada, setelah pria kelahiran Sipiro, Sumatera Utara, 15 September 1928 itu dinyatakan koma sejak Senin 16 April 2012 sekitar pukul 12 siang. 

Selamat jalan Pak Bismar Siregar.

Sumber: VIVAnews

Thursday, April 19, 2012

Ujian Nasional Ketinggalan Zaman dan Tak Adil

Anak-anak Kita Tidak Siap di Abad ke 21


Ternyata soal-soal yang diujikan dalam Ujian Nasional kita, terutama soal matematika dinilai stagnan dan tidak ada perkembangan. Bahkan, soal-soal yang disajikan dalam beberapa tahun terakhir selama UN berlangsung dianggap ketinggalan zaman.

"Di kawasan Asia Tenggara saja kita ketinggalan jauh. Apalagi dibandingkan dengan tes-tes level internasional semacam Cambridge. Ketinggalan kita. Sebab, di Indonesia soal UN hanya mengedepankan manipulasi dan hitung-hitungan, sedangkan nalar dikesampingkan," kata Guru Besar Institut Teknologi Bandung Prof Iwan Pranoto di Balai Pertemuan Ilmiah ITB, (30 Maret 2012).

Menurut Iwan, matematika adalah masalah keseharian yang diterjemahkan ke dalam bahasa matematika seperti persamaan dan lain -lain. Baru di dalamnya ada penyelesaian secara aljabar. Di Indonesia justru sebaliknya, soal matematika justru lebih mengedepankan aljabar dan hitung menghitungnya.

"Indonesia hanya fokus pada manipulasi, padahal dunia menuntut bagaimana mematematikakan dunia nyata. Anak Indonesia sangat sulit di situ. Menghitung dan aljabar biasanya jago, tetapi pada saat mematematikakan kehidupan sehari-hari mereka lemah. Sekarang zaman teknologi maju, kalkulator murah dan komputasi tidak begitu dipentingkan. Yang terpenting itu nalar," tandas Iwan.  

Selanjutnya Iwan mengemukakan, "Kita belajar matematika untuk apa. Itu yang utama. Sekarang masih dipentingkan hitung-hitungan, nalar masih minim. Semua tingkat mulai dari tingkat terendah SD sampai perguruan tinggi. Kalau begini terus, anak-anak kita tidak akan siap di abad ke 21. Kita akan kekurangan tenaga kerja yang intelek dan bernalar tinggi." 

Iwan beranggapan UN masih dirasa tidak memberi keadilan pada siswa. Karena siswa yang memperoleh fasilitas kurang baik disamaratakan dengan yang fasilitas pendidikannya sangat minim.

Orang yang tinggal di daerah seperti Papua misalnya, yang harus menempuh perjalanan dua hari untuk sampai di sekolah di uji dengan ujian yang sama dengan orang-orang yang tinggal di kota. Sialnya, kalau tidak lulus malah disalahkan. 

Dalam pendidikan memang harus ada ujian, namun harus jelas dulu ujian itu untuk apa. Bila sekadar untuk menentukan lulus atau tidak lulus dengan ujian yang berpusat ke Jawa, jelas tidak adil.

Sumber: Pengukuhan Guru Besar ITB, PR 31 Maret 2012

Wednesday, April 18, 2012

Terapi Pijat Bayi Makin Populer

Sentuhan Cinta yang Lembut Berasal dari Hati ke Hati


Terapi sentuh tertua dan terpopuler di belahan bumi manapun tiada lain berupa pemijatan. Pemijatan bisa dilakukan siapapun, kapanpun dan dimanapun yang telah memahami teknik dasar-dasar memijat seperti mendorong, mencubit, meremas dan menggetarkan.

Teknik-teknik memijat tersebut dapat dipelajari dengan mudah baik secara autodidak dengan membaca atau  hanya berdasar pengalaman pernah dipijat dan melakukan imitasi gerakan. Jadi siapapun yang pernah di pijat pasti bisa melakukan pemijatan seperti dilakukan di Spa atau rumah pijat. 

Kalau akhir-akhir ini terapi pemijatan menjadi populer di kota-kota besar itu karena pijat plus-plus bagi orang dewasa. Entah apanya yang plus-plus itu. Mungkin karena dilakukan wanita-wanita cantik dengan bayaran tertentu, di tempat tertentu dan layanan tertentu juga.

Tak kalah populer dari pijat plus-plus kini muncul pijat bayi. Pijat bayi ini sebenarnya sudah sejak zaman dahulu dipraktekan sebagai cara untuk mendapatkan tumbuh kembang bayi yang sehat. 

Pijat bayi merupakan salah satu bentuk dari terapi yang diberikan kepada bayi dengan penuh pengertian, rasa kasih sayang dari orang tua, untuk memperoleh rasa nyaman seperti sewaktu bayi dalam kandungan. Demikian diungkapkan Daniel Sadana, Fisioterapis Anak RS. Azra pada Workshop Pijat Bayi Sehat (7 April 2012).

"Pijat bayi dapat dilakukan kapanpun juga sesuai dengan keinginan orag tua. Paling baik dilakukan setiap hari sampai dengan usia 7 bulan. Usahakan bayi dalam keadaan senang, rileks dan mau dipijat," terang Daniel.

Kendatipun dapat dilakukan setiap hari, dalam beberapa kondisi bayi tidak boleh dipijat, diantaranya; dalam keadaan demam (suhu > 37), keadaan tidak nyaman, dan pada daerah oedem (bengkak).

Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memijat bayi, tangan harus bersih dan bebas dari perhiasan yang dapat menggores. Sebelum memijat tangan juga dihangatkan dengan menggosok-gosokkan kedua telapak tangan.  

Dengan memberikan sentuhan fisik berupa pemijatan, orang tua dapat menunjukkan rasa kasih dan sayang hanya dengan belaian. Berikut adalah beberapa manfaat pijat bayi selain dapat lebih mempererat ikatan batin antara anak dan orang tua:
  • Meningkatkan berat badan
  • Meningkatkan pertumbuhan
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Membuat bayi tidur lelap dan meningkatkan kesiagaan
  • Membina keterikatan orang tua dan anak
  • Memperbaiki sirkulasi darah dan pernapasan
  • Mengurangi depresi dan ketegangan
  • Mengurangi kembung dan kolik
  • Merangsang fungsi pencernaan serta pembuangan

BACA JUGA:
Waspadai Penyalahgunaan Obat Perangsang
Siasat Agar Terlihat Tinggi Semampai
9 Tips Pencegahan Penuaan Dini
Mitologi Buaya Biru pada Suluk Linglung Sunan Kali...
Seni Mehndi Sebenarnya Untuk Calon Pengantin
Panduan Pengeritingan Bulu Mata

Tuesday, April 17, 2012

Car Free Day Harus Ditata Ulang

Hari Bebas Yang Bablas


Kebijakan pemerintah di beberapa kota besar yang menetapkan beberapa ruas jalan tertentu dan pada hari-hari tertentu dibebaskan dari kendaraan bermotor merupakan suatu kebijakan yang patut dipuji.

Kebijakan  Car Free Day (CFD) yang cerdas untuk menurunkan tingkat pencemaran udara yang semakin mencemaskan dari tahun ke tahun. CFD walau belum 100 persen menuntaskan masalah polusi udara namun setidaknya kebijakan ini merupakan angin segar bagi semua yang peduli pada lingkungan yang lebih sehat. 

Berbagai diskusi dan gelar wicara sering terlihat digiatkan selama CFD untuk mencari dukungan pemerintah agar bersedia memberlakukan kawasan bebas kendaraan bermotor. Setelah CFD diberlakukan di beberapa ruas jalan, sudahkan apa yang di idam-idamkan terwujud? 

Kawasan CFD semakin lama justru semakin semrawut. Semua orang larut dalam euforia merayakan hari bebas kendaraan bermotor pada setiap hari Minggu pagi. 

Semua orang beraktivitas di sepanjang jalur CFD. Mulai dari berjalan kaki, aerobik, bermain bola, bulu tangkis, sakteboard, bersepeda, mengasuh bayi sampai mengasuh hewan peliharaan seperti anjing, dan bahkan terdapat juga aktivitas live perfomance kesenian. 

Badan jalan selama CFD tertutup bagi orang lain yang ingin menggunakan jalan atau sekedar lewat, dan ini sebenarnya mengganggu orang lain yang tidak boleh protes. CFD juga merupakan lapak baru para pedagang kaki lima yang menambah kumuh suasana.

Kawasan CFD sudah saatnya ditata ulang oleh pemerintah daerah setempat. Sepotong jalan yang hanya beberapa ratus meter saja itu harus dimanfaatkan warga dengan berbagai kegiatan yang walau penuh antusiasme tapi tanpa mengganggu aktivitas masyarakat yang lain. 

Para pejalan kaki harus merasa nyaman tanpa terganggu yang suka jogging atau bersepeda, demikian juga sebaliknya. Bagi yang suka berkesenian dapat mengadakan live perfomance tanpa menutup seluruh badan jalan, sehingga jalan masih dapat dilalui walau terdapat penumpukan orang baik penonton atau pedagang. 

Meski penataan ulang kawasan CFD belum tentu serta merta ditaati semua orang saat diberlakukan, setidaknya langkah ini sudah di tempuh dan seiring berjalannya waktu serta sosialisasi rasanya semua orang tidak keberatan menaati aturan yang dibuat untuk kepentingan bersama. 

Sumber : Euforia Car Free Day, Susilo B Sutomo, Vice President Telkom Cycling Community Indonesia, PR 14 April 2012.  

Monday, April 16, 2012

Cara Membuat Keputusan di Bawah Tekanan?

Mundur Satu Langkah Untuk Maju Ke Delapan Penjuru



Kalau saat ini sebuah keputusan penting harus Anda ambil namun justru di saat yang sama pikiran Anda malah di liputi rasa cemas akan anak-anak Anda yang sedang mengikuti Ujian Nasional, lebih baik tunda pengambilan keputusan itu sampai nanti. Beberapa studi menunjukkan bahwa stres secara signifikan mempengaruhi pengambilan keputusan. Terlebih lagi, pria dan wanita bereaksi secara berbeda terhadap stres.

Sebuah studi 2009 oleh Lighthall dan rekan dari Unversity of Southern California memberikan gambaran  sejauh mana jenis kelamin menentukan perbedaan pada pengambilan keputusan. Para peneliti telah melibatkan 45 responden memainkan permainan balon sebagai evaluasi risiko-hadiah yang terselubung: tujuannya adalah untuk memenangkan hadiah uang yang paling banyak dengan memompa balon. Namun seiring balon mengembang sebagai nilai, demikian pula risiko itu bermunculan.

Pria dan wanita melakukan permainan dalam skenario yang tanpa tekanan, ketika mereka bermain dalam keadaan setelah stres (tangan mereka dibenamkan dalam air dingin), hasil pun bergeser. Pria menanggapi stres dengan mengambil lebih banyak risiko (12,5% memompa balon lebih banyak), sementara perempuan menekankan mengambil risiko yang lebih sedikit (21% memompa balon lebih sedikit).

Bagaimana mentransfer model menghindari risiko dalam kehidupan nyata? Sebuah studi 2011 dari University of California Davis melihat satu kehidupan nyata dengan beban - investasi merupakan aktivitas berisiko tinggi terukur (perdagangan). Dari 27.000 investor, pria-lah yang membuat perdagangan 45% lebih banyak pada portofolio mereka.Tingkat perdagangan tinggi menyebabkan kinerja buruk, menyebabkan investor laki-laki kehilangan nilai lebih pada portofolio mereka daripada investor perempuan.

Penelitian lebih lanjut masih harus dilakukan untuk mencari bias gender yang mungkin dalam pekerjaan lain, tetapi penelitian Universitas Davis adalah awal yang menarik. Sebagaimana ilmuwan mempelajari lebih lanjut tentang proses yang terlibat dalam pengambilan keputusan, ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk memastikan bahwa keputusan yang Anda buat dengan jelas dan tenang.

Tips untuk membuat keputusan jelas dan tenang.

Pikirkan konsekuensi masing-masing sebelum Anda membuat keputusan. Hadiahi diri Anda sendiri untuk setiap kali membuat pilihan yang baik. Melakukan permainan seperti Adu Kecepatan misalnya adalah latihan yang bagus untuk tetap akurat dan tenang dalam situasi sensitif terhadap waktu. Anda dapat mencoba Route to Sproute, permainan yang dapat membantu dengan perencanaan strategis dan pemecahan masalah. Membuka akses penuh dan tetap tenang serta jernih dalam semua pengambilan keputusan Anda.


Sumber : www.lumosity.com

Sunday, April 15, 2012

Kisah Seram Hantu Kapal Titanic

Kamu Harus Menghormati Mereka atau Mereka Akan Mengganggu



Tenggelamnya RMS Titanic pada 15 April 2012 kini memasuki masa 100 tahun. RMS Titanic adalah sebuah kapal pesiar penumpang Britania Raya yang tenggelam di Samudra Atlantik Utara pada tanggal 15 April 1912 setelah menabrak sebuah gunung es pada pelayaran perdananya dari Southampton, Inggris ke New York City. 

Tenggelamnya Titanic mengakibatkan kematian sebanyak 1.514 orang dalam salah satu bencana maritim masa damai paling mematikan sepanjang sejarah. Titanic merupakan kapal terbesar di dunia pada pelayaran perdananya. Satu dari tiga pesiar samudra kelas Olympic dioperasikan oleh White Star Line. Kapal ini dibangun pada 1909 sampai 1911 oleh galangan kapal Harland and Wolff di Belfast. Kapal ini sanggup mengangkut 2.224 penumpang. (dikutip dari Wikipedia).

Meski cerita tragis soal kapal pesiar mewah ini sudah sering jadi berita utama, namun ada cerita-cerita lain yang muncul dari Titanic, kisah-kisah hantu. Berikut adalah kisah-kisah seram dari Titanic.
  1. Setelah tragedi Titanic, tim SAR menemukan 328 korban Titanic dan untuk sementara mengevakuasi jasad mereka ke Rumah Rias Jenazah Snow & Co di Halifax, Nova Scotia. Menurut majalah Encompass, rumah rias jenazah tersebut kini menjadi restoran Five Fisherman, dan katrol yang digunakan untuk mengangkut jenazah para korban Titanic ke bagian atas gedung masih ada di atap ruang penyimpanan wine. Kini, berbagai peristiwa aneh seperti gelas terbang dari lemari atau alat makan yang jatuh ke lantai meski tidak ada orang di sekitarnya, sering terjadi di restoran tersebut. Manajer Gary MacDonald bilang, "Kamu harus menghormati mereka atau mereka akan mengganggu."

  2. Pada 2008, Jurnal Atlanta Constitusion menerbitkan sebuah cerita tentang Akuarium Georgia setelah pameran "Titanic Aquatic" di sana. Beberapa relawan pameran tersebut melaporkan kejadian aneh saat bekerja di acara yang menampilkan ratusan artifak Titanic. Staf akuarium kemudian membawa paranormal penyelidik yang kemudian menyimpulkan bahwa pameran Titanic tersebut memang merupakan tempat hunian makhluk halus.

  3. Menurut San Francisco Chronicle, pada 1990an, seorang pria San Francisco bernama Jaime Rodriguez mengatakan ia dihantui arwah. Kemudian ia baru mengetahui bahwa seorang penumpang Titanic pernah tinggal di apartemennya. Tetapi si penumpang tersebut, Dr Henry Washington Dodge bukanlah seorang pahlawan. Dr Dodge mengaku ia mempersilakan perempuan dan anak-anak untuk ikut naik ke sekoci yang menyelamatkan istri dan anak laki-lakinya, tapi kemudian ia sendiri ikut naik ke sekoci tersebut dan mendapat sorotan publik akibat perilakunya itu. Setelah menerima tuntutan hukum dan kerugian keuangan, Dodge menjadi depresi dan bunuh diri di apartemennya di San Francisco pada 1919. Hantunya kemudian muncul di apartemennya itu setiap musim panas setiap tahun, dan selalu di tempat yang sama.

  4. Sosialita legendaris Margaret "Molly" Brown selamat dari tenggelamnya Titanic, tapi bekas rumahnya di Denver adalah tempat terjadinya hal-hal aneh. Menurut blog Mysterious Colorado, peristiwa-peristiwa yang bersifat paranormal terjadi secara rutin di Museum Rumah Molly Brown di Denver, termasuk gangguan pada perabot dan penampakan hantu Molly Brown serta suaminya James Joseph Brown. Penampakan ibu Molly di jendela atas rumah juga pernah terjadi, begitu juga dengan munculnya bau-bau tembakau Tuan Brown dan parfum favorit istrinya yang beraroma mawar.

  5. Menurut Daily Mail, rumah kelahiran kapten Titanic di Inggris juga memiliki sejarah misteri. Rumah masa kecil Kapten Edward John Smith diwarnai banjir-banjir misterius dan angin dingin yang muncul tiba-tiba, selain juga penampakan hantu.

Saturday, April 14, 2012

Belajar Siaga Gempa dari Jepang

Jangan Panik dan Ikuti Prosedur Penyelamatan Diri


Tidak boleh terjadi lagi seperti pada Rabu 11 April 2012 di Padang paska gempa pertama berkekuatan 8,5 Skala Richter mengguncang Aceh: sirine peringatan dini tsunami di Komplek GOR H Agus Salim meraung-raung, 30 menit setelah guncangan terjadi. Tidak juga diharapkan terjadi lagi dimana sebanyak 920 ribu warga Padang serempak dilanda panik.

Tanpa komando, mereka langsung mengevakuasi diri ke lokasi yang lebih tinggi. Kemacetan hebat di sejumlah titik menuju jalan By Pass, sekitar 7 kilometer dari bibir pantai karena semua orang panik. Terlihat wajah-wajah tegang yang makin frustrasi menyaksikan lalu lintas yang sedemikian semrawut. 

Lemahnya informasi publik membuat warga bergerak sendiri dan terjebak di titik yang sama. Warga belum memahami apa itu 'waspada', 'siaga'  yang dalam SoP tidak perlu evakuasi, dan 'awas' yang harus evakuasi. Informasi yang tidak sepenuhnya diterima masyarakat dengan baik tersebut menimbulkan kepanikan.

Semua orang tahu, soal peringatan dini bencana, Jepang belum tertandingi. Rahasia Jepang menyelamatkan ribuan nyawa ada pada peringatan dini. Di Tokyo, tayangan siaran langsung dari gedung parlemen tiba-tiba berganti menjadi siaran peringatan dini, bahwa tanah yang mereka injak akan segera berguncang hebat. 

Beberapa menit sebelum guncangan besar terjadi, sistem peringatan mengirimkan jutaan pesan pendek langsung ke ponsel warga. Stasiun kereta dan pabrik sontak menghentikan operasi dan melakukan tindakan pengamanan, setelah menerima surat elektronik berisi peringatan. 

"Bahkan satu menit, bisa menentukan," kata Dr. Tom Jordan, Kepala Pusat Gempa Bumi California Selatan, seperti dimuat situs 10 News. "Bayangkan, jika Anda dokter yang sedang melakukan operasi, atau ketika Anda berada di lift. Kesempatan menit, atau detik, bisa jadi penyelamat." 

Seperti dimuat VOA News, pemerintah Jepang mengirimkan peringatan tsunami tiga menit setelah gempa terjadi 11 Maret 2011 lalu. Dan meski tak memicu tsunami, seperti yang dikhawatirkan, dua gempa besar yang mengguncang Aceh, Rabu 11 April 2012, merenggut korban nyawa. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, ada 10 orang tewas akibat lindu berkekuatan 8,5 SR yang disusul gempa 8,1 SR.

Kita memang tidak boleh berhenti belajar, bukan sebatas teori tapi dilakukan dalam simulasi darurat bencana. Berikut cara orang Jepang menyelamatkan diri dari gempa, yang tentu saja patut kita tiru (VIVAnews, 9 Oktober 2009) :

1. Masyarakat Jepang rajin melakukan pelatihan bencana. Di dekat pintu, mereka mempersiapkan ransel yang berisi air botolan, makanan kering atau makanan kalengan, obat-obatan P3K, uang tunai, pakaian kering, radio, senter, dan beberapa baterai pengganti. 

Masyarakat bisa menambahkan suplemen, kacamata, obat-obatan khusus, atau makanan bayi dalam tas khusus mereka. Alat-alat penyelamatan gempa bahkan dijual di supermarket. 

2. Pelatihan menghadapi bencana dilakukan secara rutin, bahkan dijadikan mata pelajaran khusus di sekolah-sekolah dasar. 

3. Kekayaan Jepang sebagian diinvestasikan untuk membangun gedung dan infrastruktur tahan gempa. Mahal memang, tapi menurut ahli, kebijakan ini terbukti telah menyelamatkan ribuan jiwa.

4. Pemerintah daerah atau pemerintah lokal dilatih secara khusus untuk mengumumkan terjadinya bencana dan melakukan evakuasi secara cepat. Mereka juga dilatih untuk mendistribusikan makanan dan selimut di tempat-tempat penampungan. 

5. Masyarakat Jepang tahu mereka harus melindungi kepala dengan meja yang kuat, agar tidak kejatuhan benda-benda keras. Lalu, di bawah lindungan meja, itu, dengan cepat mereka mematikan aliran gas, dan memastikan pintu tetap terbuka untuk mengurangi resiko terjebak di antara reruntuhan. 

6. Penduduk Jepang dianjurkan menyimpan sepatu di bawah tempat tidur dan sepeda di halaman. Sepatu untuk mengamankan kaki dari pecahan kaca. Sedangkan sepeda adalah alat transportasi yang paling tepat saat gempa. 

7. Masyarakat Jepang mengaktifkan peringatan gempa di telepon genggamnya. Anak-anak di sekolah memiliki pelindung kepala tahan api di mejanya masing-masing. Tak hanya itu, simulator gempa canggih juga digunakan untuk membiasakan anak-anak dengan getaran gempa. 

8. Pemerintah Jepang memastikan pusat energi nuklir dan kereta listrik akan mati secara otomatis ketika bumi bergetar dalam batas tertentu.

Friday, April 13, 2012

Mengurangi Depresi Dengan Makanan Sehat

Hiduplah Lebih Sehat dan Lebih Bijaksana


Kehilangan semangat hidup, sering merasa kelelahan, diliputi perasaan sedih dan terganggu pola tidur adalah keadaan depresi pada seseorang. Depresi yang berawal dari tingkat stress yang sedemikian tinggi dan bisa berasal dari beban pekerjaan dan tekanan dari berbagai pihak.

Sebenarnya mudah saja untuk mengatasi depresi, karena tersedia berbagai macam obat untuk itu. Namun semua jenis obat itu bila dikonsumsi dalam jangka waktu panjang tentu akan mempunyai efek samping yang berbahaya. 

Depresi dapat diatasi dengan cara yang lebih sehat, misalnya dengan meningkatkan asupan nutrisi pada otak. Berikut ini adalah jenis-jenis makanan yang dapat mengurangi depresi (naturalnews-Senin, 26/3) :

1. Minyak Ikan
Archives of General Psychiatry menampilkan hasil penelitian tahun 2002, bahwa orang yang depresi seringkali  kekurangan asam lemak yang dikenal sebagai EPA.
Minyak ikan kaya akan asam lemak omega-3 yang dapat meningkatkan EPA dalam tubuh. Omega-3 juga terkandung dalam biji kenari, biji rami dan ikna salmon atau tuna.

2. Beras Merah
Vitamin B1, vitamin B3 dan asam folat serta banyak mineral yang dibutuhkan oleh tubuh terdapat pada beras merah. Beras merah merupakan makanan yang dapat melepaskan glukosa ke dalam aliran darah secara bertahap, sehingga dapat mengendalikan peribahan mood.
Beras merah selain berserat tinggi, dapat memperlancar sistim pencernaan dan menurunkan kolesterol.

3. Ragi
Ragi mengandung vitamin B1, B2, B3, 16 asam amino dan 14 mineral. Asam amino penting bagi sistim saraf, yang membuat ragi dapat mengatasi depresi. Ragi dapat dicampur ke dalam jus yang dikonsumsi sehari-hari.

4. Oatmeal
Oatmeal mengandung asam folat, asam pantotenat dan vitamin B6 dan B1 yang dapat membantu menurunkan kolesterol, melancarkan saluran pencernaan dan mengendalikan mood.

5. Kubis
Kubis banyak mengandung vitamin C dan asam folat. Mengonsumsi kubis dapat mencegah stress, infeksi dan penyakit jantung, serta banyak jenis kanker, menurut American Association for Cancer Research.

Thursday, April 12, 2012

Curahan Hati Presiden SBY

Bocornya Pidato Presiden SBY


Ternyata manusia itu tempatnya berkeluh kesah, dan pasti membutuhkan telinga untuk mencurahkan isi hati agar gundah gulana dalam dada sirna. Bahkan seorang presiden pun membutuhkan orang lain yang mau mendengarkan isi hatinya. Bukankah presiden juga manusia yang memiliki sisi yang semestinya dipandang secara manusiawi?

Celakanya seorang presiden di negeri ini sudah dianggap sebagai manusia sempurna yang tidak pantas lagi berkeluh kesah. Sangat menarik sekali bila keluhan seorang presiden harus didengarkan semua rakyat yang dipimpinnya, bahkan disaat rakyat itu sendiri pun harus juga mengeluh kepada presidennya. Jadi, siapa yang harus mendengarkan suatu keluhan kalau keadaan begitu? 

Seperti apa keluhan seorang presiden? Apakah sama dengan keluhan rakyat yang susah makan dan susah menyekolahkan anak-anaknya? Apapun keluhannya, curahan hati seorang SBY sudah terlanjur terucap dan layak juga kita simak. 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku harus mengawal detik demi detik proses lobi menjelang paripurna DPR 30 Maret lalu terkait adanya kelompok yang menolak pemerintah diberi ruang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

»Kemarin itu sangat berbahaya,” ujar Yudhoyono saat memimpin rapat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat di kantor DPP Demokrat, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Ahad, 1 April 2012, (seperti dilansir  Tempo.co 11 April 212).

Siang itu, selama lebih satu jam, SBY mencurahkan kekhawatirannya dan masuk dalam rekaman berdurasi 41 menit 49 detik yang salinannya dimiliki Tempo.

SBY gundah bukan tanpa alasan. Jika paripurna DPR tidak menyepakati masuknya pasal 7 ayat 6a Undang-Undang APNNP 2012 ekonomi Indonesia akan kolaps. Alasannya ruang pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jika sewaktu-waktu harga minyak dunia bergejolak akan terkunci. »Kita akan kolaps.”

Menurut presiden kehendak beberapa partai yang tidak memberikan kewenangan mengatur harga minyak pada pemerintah akan menganggu stabilitas ekonomi nasional. Pemerintah tidak akan bisa melakukan apa-apa jika sewaktu-waktu terjadi gejolak harga minyak dunia. Tanpa penambahan pasal dalam APBNP, pemerintah tidak punya kewenangan dan alat untuk menyesuaikkan harga minyak mentah Indonesia (ICP).

Dia mengatakan kelompok atau partai manapun yang tidak setuju menaikkan BBM tidak pantas mengatasnamakan berjuang untuk kepentingan rakyat. Menurut SBY, bahkan presiden Megawati Soekarnoputri yang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) saat berkuasa pernah pula menaikkan harga BBM atas alasan menyelamatkan APBN. »Jadi kali ini (penolakan) bukan untuk rakyat, tetapi supaya SBY, pemerintah, dan demokrat jatuh.”

SBY juga mengkritisi partai lain yang setuju kenaikan harga BBM tetapi tidak setuju membantu masyarakat miskin melalui program Bantuan Langsung Sementara (BLSM). Kondisi ini kata Yudhoyono akan menyebabkan efek yang tak kalah buruk bagi masyarakat. »Kalau kami tidak diberi ruang, otoritas, melalui Undang-Undang untuk mendeliver bantuan kepada masyarakat sesuai perlindungan sosial maka akan terjadi gelombang di seluruh indonesia karena masyarakat akan menjerit, kemudian pemerintah dituntut dan akhirnya jatuh juga.”

Dalam curhatnya itu, SBY mengatakan berbagai gerakan menolak kenaikan harga BBM yang terjadi sudah tidak lagi berdasar. »Ujungnya sudah ke sana ke mari tapi intinya pemerintah diharapkan jatuh secepat-cepatnya. Tentu tidak seorang presidenpun yang mau dikadali, mau dibegitukan dan kita tidak berjuang.” Atas alasan itu Yudhoyono mengatakan ia terus berjuang agar pasal 7 ayat 6a disepakati paripurna.

Wednesday, April 11, 2012

Ekstasi Dapat Obati Kanker Darah

Tumbuhkan Harapan Hidupnya Lebih Baik Lagi!


Terlepas dari sisi buruk akibat penggunaan ekstasi yang beberapa waktu lalu sangat menggemparkan di awal tahun 2012 ini (baca Ekstasi Nikmat Sesaat Berujung Maut), ternyata beberapa ilmuwan di Universitas Birmingham, Inggris malah sedang menyelidiki apakah obat yang digandrungi pecandu klub malam  "ekstasi" dapat efektif dalam menyembuhkan penyakit kanker darah. Ekstasi didorong kemampuannya untuk menghancurkan sel kanker sampai 100 kali lipat lebih kuat.

Sekitar setahun lalu, beberapa peneliti mendapati sel kanker  yang menyerang darah putih tampaknya bereaksi pada obat "psikotropika". Termasuk obat penurun berat tubuh, anti depresan jenis Prozac, dan derivatif amphetamine seperti MDMA (masyarakat umum menyebutnya ekstasi).

Temuan para ilmuwan di Birmingham mengarah pada turunan MDMA yang dipakai dalam percobaan pada pasien. Turunan tersebut dapat efektif dalam pengobatan kanker darah seperti leukemia, limfoma dan myeloma.

"Ini adalah tahap lanjutan yang menarik ke arah pemanfaatan bentuk MDMA yang diubah, guna membantu orang yang menderita akibat kanker darah," kata Profesor John Gordon dari School of Immunology and Infection di University of Birmingham (seperti dikutip AFP).

"Meskipun kami tak bermaksud memberi orang harapan palsu, hasil penelitian ini memiliki potensi bagi peningkatan pengobatan dalam beberapa tahun ke depan," ungkap Profesor John Gordon.