Wednesday, January 2, 2013

Tips Menjadi Orang Tua Tunggal

Berhentilah mengatakan "seandainya".



Tidak ada seorang pun yang merencanakan untuk gagal dalam kehidupannya, juga dalam kehidupan rumah tangganya. Apalagi harus menjadi orang tua tunggal atau single parent yang disebabkan perceraian atau pun kematian. Selain berat untuk diri pribadi juga berat untuk anak-anak.

Sesempurna apa pun seorang perempuan atau laki-laki, ia tidak akan dapat tampil dengan dua karakter sekaligus di hadapan anak-anaknya. Tidak ada seorang pun yang sangat sempurna dan bisa berperan ganda, ibu memerankan seorang ayah atau sebaliknya ayah memerankan seorang ibu. Kepuasan batin anak-anak tidak tergantikan dengan pertukaran posisi tersebut, ayah tetaplah sebagai figur ayah. (Dikutip dari Menepis Badai Pernikahan, Fitri R. Ghozally dan Juniarta Karim).

Menjadi orang tua tunggal, meski mampu mencukupi kebutuhan sang anak namun tidak bisa memberikan kasih sayang ibu atau ayah yang hilang. Namun, apapun yang terjadi, berhentilah mengatakan "seandainya" dan mulailah bertindak melakukan yang terbaik untuk anak-anak. Jangan terjebak pada masa lalu dengan tidak ada harapan untuk hari esok. 

Jika Anda orang tua tunggal itu, semoga beberapa tips menjadi orang tua tunggal atau single parent berikut mampu menjadi pembangkit semangat :
  1. Awali mempersiapkan mental pribadi dengan menerima kenyataan secara ikhlas.
  2. Tunjukkan kasih sayang Anda sekalipun dengan hal-hal yang sangat kecil.
  3. Jangan hiraukan omongan tetangga.
  4. Tetap tegar dalam situasi apapun, tidak mudah putus asa meski harus menyelesaikan semua permasalahan seorang diri.
  5. Jangan abaikan kesehatan.
  6. Tetap menjaga tali persaudaraan dengan keluarga pasangan dan teman-temannya.
  7. Posisi Anda sebagai single parent harus senantiasa mengedepankan anak. Termasuk ketika Anda berkeinginan mencari pasangan baru.
  8. Selalu mensyukuri segala hal yang Anda dapat, caranya dengan menikmati kehidupan Anda dalam kondisi apapun.
Menjadi orang tua tunggal bukanlah masalah besar jika Anda mampu mengambil langkah yang tepat dengan menjadikan anak-anak sebagai prioritas yang normal. Anda hanya harus lebih percaya diri dan proaktif, maka Anda mampu melakukannya. 

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.