Monday, January 14, 2013

Mengenal Peraturan Pemerintah tentang Tembakau

Pemerintah tidak melarang para petani untuk menanam tembakau.



Kendatipun ada Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Aditif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan, namun Pemerintah tidak melarang para petani untuk menanam tembakau. Hal ini disebabkan PP tersebut hanya mengatur dampak dari rokok yang merupakan faktor risiko dari banyak penyakit.

Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Kesehatan Bafisah Mboi, Menteri Pertanian Suswono, dan Menteri Kominfo menggelar jumpa pers terkait adanya penolakan dari petani tembakau mengenai disahkannya PP tersebut, karena dikhawatirkan akan mematikan nafkah pencarian mereka.

Menurut Agung Laksono, PP tersebut adalah untuk mengatur dampak konsumsi tembakau pada masyarakat. Tujuan disahkannya PP tersebut antara lain untuk mengendalikan dampak rokok, yang diatur melalui iklan dan mencegah bahaya rokok di masyarakat. Tujuan utamanya adalah mencegah dan melindungi generasi muda dan kelompok yang rentan terhadap penyakit yang dipicu asap rokok, seperti ibu hamil dan anak kecil.

Menteri Kesehatan Nafisah Mboi mengatakan, Indonesia masih merupakan negara dengan jumlah perokok yang cukup besar. Posisinya menduduki peringkat ketiga di dunia setelah Cina dan India. Diperkirakan ada 92 juta orang yang menjadi perokok pasif, yaitu 62 juta pria dan sekitar 30 juta wanita. Selain itu, ada 11,4 juta anak usia 0-4 tahun yang juga menjadi perokok pasif akibat orang tuanya atau orang di sekelilingnya. Sebatang rokok telah diketahui mengandung lebih dari 4.000 zat racun di mana 60 di antaranya bersifat karsinogenik atau memicu kanker.

Menteri Kesehatan Nafisah Mboi memaparkan, biaya yang dikeluarkan untuk penanganan rokok tersebut jauh lebih besar, daripada pemasukan rokok. Biaya pembelian rokok maupun biaya medis akibat sakit telah dikeluarkan sebesar Rp 231,27 trilyun, sementara penerimaan cukai hanya Rp 55 trilyun.

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.