Friday, March 1, 2013

Benarkah Partai Politik Mesin Uang?

Partai politik adalah unsur penting dalam sistem demokrasi.



Partai politik di Indonesia harus melakukan introspeksi dan pembenahan internal secara besar-besaran untuk menempatkan kembali demokrasi kita pada substansi yang seharusnya. Masyarakat atau publik sebagai bagian eksternal dan eksistensi partai politik tentu saja harus terlibat dalam upaya penyelamatan keberadaan partai politik saat ini.

Munculnya gejala yang cenderung mendelegitimasi partai politik di mata publik saat ini sangat beralasan. Publik lebih banyak melihat partai politik sebagai sekumpulan oknum yang ambisius, gila jabatan, dan yang paling menakutkan lagi bermental korup. Dari sekian nama koruptor kelas kakap, kalau disebutkan, pasti di antara mereka berasal dari partai politik. Hal ini tidak berarti pebisnis atau birokrat luput dari kasus korupsi, kalau pun ada itu karena akibat persekongkolan dengan aktivis partai politik.

Kondisi dan pemahaman masyarakat yang antipati terhadap partai politik dan cenderung mendelegitimasi partai politik tidak dapat dibiarkan tanpa upaya perbaikan, terutama perubahan mengenai kesejahteraan dalam masyarakat dan bangsa kita. Partai politik adalah unsur penting dalam sistem demokrasi dan membubarkannya adalah langkah tidak produktif. 

Partai politik harus didorong untuk sanggup melakukan proses rekrutmen dan kaderisasi politik dengan baik. Artinya, jangan ada lagi praktek mengusung calon legislatif dengan mempersyaratkan mahar politik yang akan menepatkan partai politik sebagai mesin uang.

Peneliti politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro, menyampaikan bahwa karut marut politik yang terjadi di Indonesia saat ini akibat partai politik (parpol) sudah dijadikan mesin uang, alat produksi, dan industri uang. Tujuannya hanya untuk mengeruk keuangan negara. (Pikiran Rakyat, 28 Februari 2013).

Partai politik seharusnya memiliki peran vital dengan fungsi yang sangat mulia yaitu terjalinnya kesejahteraan bersama seluruh masyarakat. Bahkan, partai politik harus menjadi sarana paling sahih untuk memunculkan lebih banyak lagi figur-figur legislator maupun aparatur birokrasi yang melakukan pengelolaan anggaran negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Bukan malah menjadi sarana instan kemunculan politisi-politisi karbitan yang akhirnya mendegradasi dan mendelegitimasi hakikat demokrasi seperti yang terjadi selama ini.

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.