Sunday, March 24, 2013

Mengapa Harus Buat Provinsi Baru?

Belum satupun daerah otonom yang dapat dijadikan prototipe.




Mengapa harus selalu lahir provinsi baru dengan alasan mensejahterakan rakyat serta pembangunan di sebuah wilayah? Bukankah itu hanya upaya memenuhi hajat birahi elite politik yang tidak kebagian wilayah kekuasaan?

Terlepas dari apa pun tujuan pembentukan sebuah provinsi, riak-riak politik yang ada di balik kepentingan itu lebih mudah dibaca. Berbagai komentar pun bermunculan, namun belum mengerucut pada sebuah kesepahaman. Seperti wacana ingin melahirkan provinsi baru di Jawa Barat dengan wilayah kabupaten dan kota perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Siapapun yang menggulirkan wacana pemekaran atau pembentukan sebuah provinsi baru bahkan pemisahan wilayah administratif, semestinya beritikad tulus memajukan daerah untuk mensejahterakan wilayah tersebut. Jangan hanya mengedepankan aspek politis semata, yang akhirnya akan menjadikan Negara Kesatuan Republik Indonesia bercerai berai. 

Boleh saja ide pemekaran lahir karena membandingkan Provinsi Jawa Barat berpenduduk 45 juta jiwa di 26 kabupaten dan kota dalam wilayah geografis 34.817 km persegi, dengan Jawa Tengah berpenduduk 26 juta jiwa tersebar di 35 kabupaten dan kota dalam wilayah seluar 32.548 km persegi. Namun, luasnya cakupan wilayah geografis Jawa Barat bukanlah alasan bahwa masyarakat yang jauh dari pusat pemerintahan daerah sehingga harus dibuatkan provinsi baru untuk itu. 

Studi empiris tentang pembentukan daerah otonom, belum satupun daerah otonom yang dapat dijadikan prototipe karena benar-benar mampu mensejahterakan rakyatnya. R Siti Zuhro, Peneliti Utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), menyatakan bahwa kegagalan mayoritas daerah otonom baru terjadi karena sebenarnya alasan politis lebih dominan ketimbang alasan lain. Elitelah yang mendorong pemekaran daerah. Namun, orientasinya untuk mengejar kepentingan politik dan ekonomi. Keuntungan politik dengan menguasai pemerintahan dan keuntungan ekonomi dengan menguasai proyek-proyek pembangunan di daerah.

BACA JUGA :
Dinasti Politik di Indonesia
Kiat Menang Tender tanpa KKN
Dextro, Mabuk dan Perkosaan
Kiat Memahami Sustainability
Bawang di Antara Kartel dan Spekulan
Kenangan dari Training for Trainers ESD
Penyebab Hilangnya Kesejahteraan Spiritual
Mengapa Menghindari Pajak?
Mengapa Perlu Sekolah Sobat Bumi?
Belajar Soal Perempuan dari Kerala dan Finlandia

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.