Wednesday, April 24, 2013

Bagaimana Merekrut Caleg yang Baik?

Harapan mempunyai anggota DPR yang berkualitas belum terlambat.



Partai politik (parpol) harus kembali kepada fungsinya sebagai lembaga perekrutan politik. Idealnya, parpol sejak dini mengajarkan masyarakat peran dan fungsi parpol dengan tidak melakukan tindakan asal comot caleg, apalagi dengan ukuran kepentingan tanpa dasar. Perekrutan caleg yang baik oleh parpol, akan menghasilkan caleg yang baik yang dapat menjadi garda terdepan dalam mengawal bangsa dan negara. 

Harapan mempunyai DPR yang kuat, berkualitas, dan berintegritas yang berkaitan dengan parpol belumlah terlambat. Hari "H" pelaksanaan Pemilu 2014 memang semakin dekat, namun untuk menghasilkan caleg masih ada waktu.

Pada tahap pendaftaran bakal calon anggota legislatif (caleg) DPR RI yang berakhir Senin, 22 April 2013, sebanyak 12 parpol peserta Pemilu 2014 telah menyerahkan berkas pencalonan sebanyak 6.576 orang ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Caleg tersebut terdiri dari 2.434 orang perempuan dan 4.142 orang laki-laki yang akan memperebutkan 560 kursi.

Tahap berikutnya menuju Pemilu 2014 adalah verifikasi terhadap syarat pengajuan pencalonan dan syarat bakal calon yang akan berlangsung dari 23 April - 6 Mei 2013. Banyak figur publik masuk dalam daftar itu, seperti pejabat atau pun yang sudah mantan, termasuk menteri, politisi, artis, pengusaha, atltet, kalangan profesional dan bahkan narapidana.

Parpol sebenarnya sengaja menempatkan nama-nama mereka lebih karena alasan emosional seperti popularitas, kedekatan dengan kerabat dan daerah asal, atau alasan lain. Kemudian aroma jual beli nomor urut dengan angka ratusan juta bahkan miliar juga tercium. Siapa yang mampu membayar paling besar, barang tentu akan mendapat nomor urut kecil. Pasalnya, semakin kecil nomor urut atau berada dalam urutan teratas lebih berpeluang mendapat suara lebih banyak.

Ilustrasi gambar : www.antarajateng.com

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.