Wednesday, April 10, 2013

Margaret Thatcher, Penemu Es Krim Lembut

Bagi pengusaha, mendapatkan keuntungan yang maksimal adalah yang terpenting.




Margaret Thatcher selama berkuasa sebagai Perdana Menteri Inggris (1979 - 1990), telah memberikan warisan penting bagi dunia internasional. Hancurnya komunisme di Uni Soviet yang mengakhiri perang dingin antara Amerika Serikat dengan negara komunis selama puluhan tahun menjadi warisannya yang tak terlupakan dalam sejarah di muka bumi ini.

Warisan lain yang jarang dipublikasikan dari perempuan yang dijuluki Wanita Besi ini adalah es krim lembut sebagai produk olahan susu. Berkat penelitiannya yang tanpa lelah di salah satu laboratorium kimia di Inggris, wujud es krim tidak akan selembut yang kita kenal sekarang ini.

Margaret Thatcher adalah ahli kimia lulusan Universitas Oxford tahun 1947 dan langsung bekerja di sejumlah perusahaan dan laboratorium kimia di negara Ratu Elizabeth itu. Perusahaan pertama tempatnya bekerja adalah salah satu pabrik lem ternama di Inggris. Karena terdorong ingin mendapat tantangan lain, ia pindah ke perusahaan makanan bernama J. Lyons and Company di Hammersmith.

Di industri makanan terbesar Inggris itu, Margaret diberi posisi sebagai peneliti yang bertugas  menemukan cara efektif untuk membuat es krim  dengan komposisi udara lebih banyak dari sebelumnya. Dengan kompoisisi ini, berat es krim akan jauh lebih ringan dan penggunaan material pembuat es krim pun dapat dikurangi sehingga biaya produksi dapat diminimalkan dan keuntungan dapat dimaksimalkan. Hal ini adalah prinsip utama kapitalisme dengan segala turunannya seperti neoliberalisme yang kini banyak diadopsi dalam sistem ekonomi di berbagai negara termasuk bagi pengusaha.

Bagi pengusaha, mendapatkan keuntungan yang maksimal adalah yang terpenting agar bisnis terus berjalan dan pundi-pundi kekayaan terus bertambah. Prinsip ini diyakini pula oleh konglomerat Lyons tempat Margaret mendedikasikan ilmunya. Lyons tidak ingin kualitas produk es krim pabriknya berkurang namun tetap dibuat dengan biaya murah.

Margaret bekerja tanpa lelah untuk menjawab tantangan yang diberikan bosnya, dia kemudian menemukan es krim ringan yang di dalamnya diisi ekstra udara. Dengan sejumlah bahan emulsi, Margaret berhasil menuntaskan tugasnya. Es krim yang dihasilkan perusahaan J Lyons and Company bukan hanya jauh lebih ringan tapi juga lebih lembut bagaikan sutra. Sejak es krim bertekstur lembut itu tercipta, popularitasnya di Inggris dan Amerika lengsung meroket. Bahkan perusahaan J. Lyons membuat merek baru untuk es krim tersebut. Produk es krim yang terkenal itu dinamakan "Mr. Whipy".

Sumber gambar : islampos.com

BACA JUGA :
Menghitung Titik Impas Biaya Pembuatan Perda
Perda K3 Mengatur Polisi Tidur
Anak Jalanan Tanggung Jawab Siapa?
Sanksi Komite Etik Ketika KPK Ceroboh?
Pohon Gendruwo Penghasil Biodiesel
Jabatan Rangkap Presiden Melanggar Etika Politik?
Pilkada Langsung Mencederai Demokrasi?
Penyebab Pengajaran PKn Diacuhkan Siswa
Beda Kesalahan dan Kejahatan Jabatan

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.