Wednesday, April 3, 2013

Pilkada Langsung Mencederai Demokrasi?

Presiden SBY  mengingatkan pentingnya Inpres  Nomor 2 Tahun 2013



Aksi pembakaran Gedung KPU Palopo dan Panitia Pengawas Pemilu Palopo Sulawesi Selatan (31 Maret 2013) merupakan aksi kriminal yang mencederai demokrasi lokal (pilkada). Diduga tidak puas dengan hasil suara, pendukung salah satu calon kepala daerah melakukan perusakan terhadap beberapa kantor pemerintah antara lain Kantor Partai Golkar, Kantor Panitia Pengawas (Panwas), Kantor Camar Wara Timur, dan Kantor Media Palopo Pos.

Aksi pembakaran itu, menurut Toto Sugiarto dari Soegeng Sarjadi Syndaicate (SSS) mungkin dilakukan oleh pihak yang kalah dalam pilkada. Kalau hal itu terjadi maka sangat jelas oknum tersebut telah mencederai demokrasi dan mereka terbukti tidak siap kalah (PR, 2 April 2013).

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan bahwa pihaknya kini meninjau ulang perlunya pilkada langsung, sebab ajang pilkada sejak tahun 2005 yang lalu atau delapan tahun ini ternyata telah menimbulkan korban jiwa lebih dari 50 orang. Kini, pemerintah dengan DPR sedang melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pilkada langsung.

Menurut Gamawan, ada beberapa opsi yang ditawarkan untuk penyempurnaan UU Pilkada, antara lain bupati atau walikota sebagai lapisan terdepan dari legal hukum pemerintahan nasional ini ada kemungkinan untuk dipilih melalui keterwakilan atau DPRD.

Terkait kerusuhan sosial yang terjadi pascapenghitungan suara hasil pilkada di Palopo, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan pentingnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2013, yang memungkinkan setiap daerah untuk menyusun prosedur tetap ataupun aturan yang bisa diberlakukan di daerahnya untuk menciptakan keamanan publik dan keamanan dalam negeri. 

"Saya kembali menggaris bawahi kalau itu dijadikan prioritas sampai saya terbitkan inpres untuk itu, berarti harus dijalankan, " kata Presiden SBY.

Sumber gambar : www.antaranews.com

BACA JUGA :
Isu Kudeta dan Bakti Sosial
Mengapa Harus Buat Provinsi Baru?
Dinasti Politik di Indonesia
Kiat Menang Tender tanpa KKN
Dextro, Mabuk dan Perkosaan
Kiat Memahami Sustainability

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.