Tuesday, May 21, 2013

Reformasi Birokrasi Berjalan Lamban?

Pencapaian demokrasi mestinya paralel dengan reformasi di tubuh birokrasi.



Pada saat ini, birokrasi pemerintahan baik di pusat maupun di daerah masih mewarisi kultur masa kolonial yang memandang birokrasi hanya sebagai sarana melanggengkan kekuasaan. Kultur ini semakin menguat dalam liberalisasi politik pascareformasi. Hal ini karena sudut pandang para birokrat selama ini memersepsi birokrasi hanya untuk mengontrol perilaku masyarakat.

Pascareformasi, tuntutan agar birokrasi pemerintahan di daerah berubah menjadi profesional dan benar-benar menjadi entitas pelayanan publik (public service) semakin menguat. Namun, seringkali ekspektasi ini tidak sejalan dengan kenyataan di lapangan. 

Prof Mason C Hoadley, PhD (Indonesianis dari Universitas Lund, Swedia) menegaskan, meskipun demokrasi berlangsung cepat di Indonesia, reformasi birokrasi justru melangkah sangat lamban. Dibandingkan dengan negara-negara Asia bahkan Skandinavia sekalipun, pencapaian demokrasi di Indonesia berjalan revolusioner. Namun persoalannya, pencapaian demokrasi yang mestinya paralel dengan reformasi di tubuh birokrasi tidak berlangsung di negeri ini. Otonomi daerah yang bergulir kencang pasca reformasi, kenyataannya malah menjadi sarana desentralisasi KKN.

Akankah di masa depan, birokrasi pemerintahan kita semakin adaftif dan responsif terhadap tuntutan dan ekspektasi publik? Atau malah sebaliknya, bertahan dalam kejumudan kultur dan praktik lama yang merasa diri penguasa sehingga sering bertindak sok kuasa? 

Satu hal yang tidak boleh diabaikan para pemangku kekuasaan, bahwa rakyat semakin cerdas menyikapi lingkungannya. Melalui pesta demokrasi bernama pemilu, rakyat akan semakin pandai memilih masinis lokomotif perubahan kultur demokrasi. Rakyat juga akan menjadi pendobrak penyebab utama kemandegan birokrasi untuk keluar dari kultur tradisionalnya.

Ilustrasi : foto.news.viva.co.id

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.