Wednesday, May 22, 2013

Bagaimana Menkeu Chatib Menjaga Stabilitas Fiskal?

Langkah mendesak yang harus ditangani Chatib setelah dilantik.




Muhammad Chatib Basri dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi menteri keuangan (menkeu) menggantikan agus DW Martowardoyo. Harapan semua pihak, menteri yang baru ini dapat menjalankan perannya sebagai pengawal anggaran negara yang harus tegas dan cepat dalam mengambil keputusan.

Ada tiga tugas utama yang diinstruksikan Presiden kepada Chatib selaku menkeu yang baru, diantaranya : 

Pertama, mempertahankan kebijakan fiskal yang ekstra hati-hati (prudent) agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap sehat di terngah gejolak  perekonomian dunia.

Kedua, menerbitkan kebijakan fiskal untuk mendorong pertumbuhan investasi Indonesia.

Ketiga, menciptakan kebijakan yang mampu mengarahkan investasi ke sektor-sektor ekonomi padat karya guna mendorong penyerapan tenaga kerja.

Langkah mendesak yang harus ditangani Chatib setelah dilantik adalah menyiapkan draf rancangan APBN Perubahan 2013 yang akan segera memasuki masa pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan sekaligus mengawal RAPBN 2014. Terlebih belum lama ini pemerintah menyatakan akan merevisi asumsi dasar penyusunan postur APBN-P 2013 terkait rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan pemberian kompensasi kepada rakyat terdampak kenaikan.

Kondisi fiskal terkini berada pada tekanan sangat tinggi akibat ketidakseimbangan neraca pembayaran dan berbagai faktor lain oleh karena itu Chatib harus fokus untuk melakukan langkah-langkah pendek yang akan menjaga kinerja perekonomian. Para pelaku usaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Indonesia dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berharap Chatib Basri pro pelaku usaha tanpa harus merugikan keuangan negara. 

Sebagai Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, waktu Muhammad Chatib Basri relatif pendek untuk menghasilkan sesuatu yang terbaik bagi perekonomian nasional. Bisakah sisa waktu yang hanya 1,5 tahun membuat DPR terkesan, mengingat dua menteri keuangan sebelumnya dinilai menunjukkan sikap inkonsistensi dan malah bertentangan dengan DPR?

Selamat bertugas Pak Menteri....! Dipundakmu, tanggung jawab mengawal anggaran negara dibebankan sebagai amanat. Rakyat Indonesia kini menanti kebijakanmu yang pro lapangan kerja!

Ilustrasi : www.beritadaerah.com

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.